Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan
  • Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi
  • Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan
  • *AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*
Rabu, 4 November 2026 - 19:35 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

Lebih dari 111 Km Jalan Rusak Berhasil Ditangani, Kondisi Infrastruktur Jombang Kian Membaik

redaksiSelasa, 2 Juni 2026 - 14:54 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
IMG 20260602 WA0002
Kantor Dinas PUPR Kabupaten Jombang Jl. K.H. Romli Tamim No. 09, Jombang, Jawa Timur

JOMBANG,Liputan11.com – Narasi yang menyebut kerusakan jalan di Kabupaten Jombang semakin meluas belakangan ramai diperbincangkan. Namun, data resmi Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan fakta yang berbanding terbalik. Alih-alih bertambah parah, kondisi jalan kabupaten justru mengalami perbaikan signifikan dengan tingkat kerusakan yang terus menurun dan kemantapan jalan yang semakin meningkat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, menegaskan bahwa penilaian terhadap kondisi jalan harus dilakukan secara objektif berdasarkan data serta memahami kewenangan pengelolaannya.

Menurutnya, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, terdapat pembagian tanggung jawab yang jelas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Karena itu, tidak seluruh ruas jalan yang berada di wilayah Jombang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Sering kali masyarakat melihat jalan yang rusak lalu menganggap semuanya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Padahal ada jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten yang masing-masing memiliki penanggung jawab berbeda,” ujar Bustomi, Selasa (2/6/2026).

Di balik berbagai persepsi yang berkembang, angka-angka yang dimiliki Dinas PUPR justru menunjukkan capaian yang menggembirakan. Pada tahun 2024, panjang jalan kabupaten yang tercatat dalam kondisi rusak mencapai 306,4 kilometer. Setahun kemudian, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 195,196 kilometer.

Baca Juga:  Catatan Nuansa Idul Fitri 1447 H Halal Bi Halal: Menyalakan Kembali Obor yang Hampir Padam
IMG 20260602 WA0003
Imam Bustomi, S.T. kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang

Artinya, dalam kurun waktu satu tahun, Pemerintah Kabupaten Jombang mampu mengurangi tingkat kerusakan jalan lebih dari 111 kilometer. Sebuah capaian yang mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.

Tidak hanya itu, kualitas jalan kabupaten juga terus mengalami peningkatan. Persentase kemantapan jalan yang pada tahun 2024 berada di angka 74,75 persen, meningkat menjadi 75,44 persen pada tahun 2025. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin banyak ruas jalan yang berada dalam kondisi baik dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Peningkatan kualitas infrastruktur itu tidak terjadi begitu saja. Sepanjang tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan penanganan jalan sepanjang 31,848 kilometer. Pada tahun 2025, angka tersebut meningkat drastis menjadi 51,498 kilometer, menunjukkan komitmen yang semakin kuat dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah.

Sementara itu, pemerintah pusat juga terus melakukan peningkatan kualitas jalan nasional yang melintasi Kabupaten Jombang. Pada periode 2025 hingga 2026, penanganan jalan nasional telah dilakukan sepanjang 7,5 kilometer untuk menjaga kelancaran arus transportasi dan distribusi barang.

Perhatian pemerintah daerah juga tidak berhenti pada jalan kabupaten. Melalui Program Desa Mantra, Pemkab Jombang mengalokasikan dukungan anggaran bagi pembangunan dan perbaikan jalan desa. Bahkan, untuk sejumlah ruas jalan desa dengan tingkat kerusakan berat, bantuan khusus juga diberikan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  Keterbatasan Lahan Tak Halangi Prestasi, SMPN 1 Mojoagung Sabet Adiwiyata Provinsi 2025.

Bagi Pemkab Jombang, pembangunan jalan bukan sekadar memperbaiki aspal yang rusak. Lebih dari itu, infrastruktur yang baik merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, kelancaran aktivitas masyarakat, peningkatan akses layanan publik, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Data ini menunjukkan bahwa kondisi jalan di Kabupaten Jombang terus bergerak ke arah yang lebih baik. Karena itu, informasi yang menyebut kerusakan jalan semakin bertambah tidak sesuai dengan fakta yang ada. Kami akan terus bekerja dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara berkelanjutan demi kepentingan masyarakat,” tegas Bustomi.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap masyarakat dapat melihat perkembangan infrastruktur secara lebih utuh dan proporsional. Kritik dan masukan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan, namun harus didasarkan pada data yang valid agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, satu hal yang tidak terbantahkan adalah bahwa upaya perbaikan jalan di Kabupaten Jombang terus berjalan. Data menunjukkan kerusakan menurun, kualitas meningkat, dan komitmen pembangunan tetap menjadi prioritas demi menghadirkan konektivitas yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB

Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi

Selasa, 3 November 2026 - 06:49 WIB

Pangkas Birokrasi Pelayanan, Dispendukcapil Jombang Gandeng Rumah Sakit: Bayi Pulang Langsung Bawa Akta dan KK

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:43 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses

Rabu, 4 November 2026 - 13:26 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026

Rabu, 4 November 2026 - 11:39 WIB

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.