Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
  • Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan
  • Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga
  • Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo
  • Dinsos Tulungagung Serahkan Bantuan Atensi Sentra Terpadu Kartini Bagi PPKS, Ini Kata Plt. Bupati Ahmad Baharudin
  • Dinas Pendidikan Tulungagung Deklarasi SPMB 2026/2027, Plt.Bupati Tegaskan Komitmen Pendidikan Bersih
  • Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis
  • Pertanyakan Progres Laporan, Hepi Di Dampingi Kuasa Hukumnya Kembali Sambangi Mapolres Situbondo
Sabtu, 6 Juni 2026 - 07:07 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

Lebih dari 111 Km Jalan Rusak Berhasil Ditangani, Kondisi Infrastruktur Jombang Kian Membaik

redaksiSelasa, 2 Juni 2026 - 14:54 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link
IMG 20260602 WA0002
Kantor Dinas PUPR Kabupaten Jombang Jl. K.H. Romli Tamim No. 09, Jombang, Jawa Timur

JOMBANG,Liputan11.com – Narasi yang menyebut kerusakan jalan di Kabupaten Jombang semakin meluas belakangan ramai diperbincangkan. Namun, data resmi Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan fakta yang berbanding terbalik. Alih-alih bertambah parah, kondisi jalan kabupaten justru mengalami perbaikan signifikan dengan tingkat kerusakan yang terus menurun dan kemantapan jalan yang semakin meningkat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, Imam Bustomi, menegaskan bahwa penilaian terhadap kondisi jalan harus dilakukan secara objektif berdasarkan data serta memahami kewenangan pengelolaannya.

Menurutnya, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Jalan, terdapat pembagian tanggung jawab yang jelas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten. Karena itu, tidak seluruh ruas jalan yang berada di wilayah Jombang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Jombang.

“Sering kali masyarakat melihat jalan yang rusak lalu menganggap semuanya menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Padahal ada jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten yang masing-masing memiliki penanggung jawab berbeda,” ujar Bustomi, Selasa (2/6/2026).

Di balik berbagai persepsi yang berkembang, angka-angka yang dimiliki Dinas PUPR justru menunjukkan capaian yang menggembirakan. Pada tahun 2024, panjang jalan kabupaten yang tercatat dalam kondisi rusak mencapai 306,4 kilometer. Setahun kemudian, angka tersebut berhasil ditekan menjadi 195,196 kilometer.

Baca Juga:  DLH Jombang Diduga Tidak Transparan, Program TPS3R Hanya Dirasakan Kalangan Tertentu
IMG 20260602 WA0003
Imam Bustomi, S.T. kepala Dinas PUPR Kabupaten Jombang

Artinya, dalam kurun waktu satu tahun, Pemerintah Kabupaten Jombang mampu mengurangi tingkat kerusakan jalan lebih dari 111 kilometer. Sebuah capaian yang mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur.

Tidak hanya itu, kualitas jalan kabupaten juga terus mengalami peningkatan. Persentase kemantapan jalan yang pada tahun 2024 berada di angka 74,75 persen, meningkat menjadi 75,44 persen pada tahun 2025. Kenaikan tersebut menunjukkan semakin banyak ruas jalan yang berada dalam kondisi baik dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.

Peningkatan kualitas infrastruktur itu tidak terjadi begitu saja. Sepanjang tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan penanganan jalan sepanjang 31,848 kilometer. Pada tahun 2025, angka tersebut meningkat drastis menjadi 51,498 kilometer, menunjukkan komitmen yang semakin kuat dalam memperbaiki konektivitas antarwilayah.

Sementara itu, pemerintah pusat juga terus melakukan peningkatan kualitas jalan nasional yang melintasi Kabupaten Jombang. Pada periode 2025 hingga 2026, penanganan jalan nasional telah dilakukan sepanjang 7,5 kilometer untuk menjaga kelancaran arus transportasi dan distribusi barang.

Perhatian pemerintah daerah juga tidak berhenti pada jalan kabupaten. Melalui Program Desa Mantra, Pemkab Jombang mengalokasikan dukungan anggaran bagi pembangunan dan perbaikan jalan desa. Bahkan, untuk sejumlah ruas jalan desa dengan tingkat kerusakan berat, bantuan khusus juga diberikan berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:  SMPN 1 Jombang Teguhkan Julukan ‘Sekolahnya Para Juara’, Siswa Raih Juara 1 Silat di Pasuruan.

Bagi Pemkab Jombang, pembangunan jalan bukan sekadar memperbaiki aspal yang rusak. Lebih dari itu, infrastruktur yang baik merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi, kelancaran aktivitas masyarakat, peningkatan akses layanan publik, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah.

“Data ini menunjukkan bahwa kondisi jalan di Kabupaten Jombang terus bergerak ke arah yang lebih baik. Karena itu, informasi yang menyebut kerusakan jalan semakin bertambah tidak sesuai dengan fakta yang ada. Kami akan terus bekerja dan memastikan pembangunan infrastruktur berjalan secara berkelanjutan demi kepentingan masyarakat,” tegas Bustomi.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap masyarakat dapat melihat perkembangan infrastruktur secara lebih utuh dan proporsional. Kritik dan masukan tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan, namun harus didasarkan pada data yang valid agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan pembangunan, satu hal yang tidak terbantahkan adalah bahwa upaya perbaikan jalan di Kabupaten Jombang terus berjalan. Data menunjukkan kerusakan menurun, kualitas meningkat, dan komitmen pembangunan tetap menjadi prioritas demi menghadirkan konektivitas yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:23 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:14 WIB

Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:34 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.