Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
  • Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
  • May Day dan Ilusi Solusi: Saat Tuntutan Belum Menjadi Kebijakan
Kamis, 7 Mei 2026 - 09:04 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Material Proyek Rehabilitasi Dam Siguwo Diduga Ilegal, LPK Jatim Desak Polres Situbondo Usut Tuntas!

redaksiSelasa, 4 November 2025 - 19:55 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251104 WA0171
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11 ,Situbobdo-Aktivitas pengerjaan proyek Rehabilitasi Dam Siguwo yang dikerjakan oleh CV. Tri Utama dengan nilai Rp. 2.923.992.228 di Desa Tambak Ukir kecamatan Kendit Resmi dilaporkan LPK Jatim Hal itu lantaran material jenis batu dan pasir yang digunakan membangun proyek tersebut diduga ilegal. (3/11)

Misyono ketua LPK Jatim mengatakan ” Hari ini saya laporkan Cv tri utama ke polres Situbondo lantaran pekerjaan dari anggaran APBD tersebut kuat dugaan menggunakan bahan material pasir dan batu secara ilegal, untuk itu kami meminta kepada polres situbondo untuk melakukan penyelidikan serius dan menindak tegas kontraktor yang diduga menggunakan dan mengambil bahan material dari tambang ilegal karena ini jelas melanggar hukum” Tegasnya.

Baca Juga:  Panen Jagung Raya Serentak Kapolres Kediri: Dukung Program Pemerintah Tingkatkan Ketahanan Pangan di Daerah

Dirinya juga meminta untuk memanggil Dinas PUPR Situbondo ,Pejabat pembuat komitmen, Misyono menilai pengawasan yang lemah dari Dinas PUPR Situbondo sebagai celah terjadinya dugaan pelanggaran hukum dalam proyek ini.

” Dinas PUPR tidak boleh lepas tangan , pihak-pihak dari dinas PUPR juga harus diperiksa atas dugaan kelalaiannya dalam fungsi pengawasan dalam penggunaan material ilegal” tambahnya

Tim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.