Musda Dekopinda 2026, Yuliati Nugrahani Aklamasi Jadi Ketua Dekopinda Jombang

JOMBANG, LIPUTAN11.COM -Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jombang sukses menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2026 pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi forum tertinggi bagi insan koperasi di Kabupaten Jombang dalam rangka evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus menentukan arah dan kepemimpinan Dekopinda untuk lima tahun ke depan.

Musda Dekopinda Kabupaten Jombang digelar di Gedung Pertemuan Bank Jombang Tower dan berlangsung dengan suasana demokratis, tertib, serta penuh semangat kebersamaan. Sebanyak 64 perwakilan koperasi dari berbagai sektor hadir sebagai peserta, yang terdiri dari Koperasi Unit Desa (KUD), Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Koperasi Serba Usaha (KSU), Koperasi Wanita (Kopwan), Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) se-Kabupaten Jombang.

Musda secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, S.Ag., M.Pd., yang hadir bersama jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jombang. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan peran koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan di Kabupaten Jombang.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang Salmanudin menyampaikan pesan dan arahan dari Bupati Jombang, Warsubi. Pemerintah Kabupaten Jombang menekankan pentingnya koperasi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital dan persaingan ekonomi yang semakin kompleks.

Koperasi di Kabupaten Jombang diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga ekonomi yang modern, profesional, dan inovatif, tanpa meninggalkan jati diri serta nilai-nilai dasar koperasi. Pemanfaatan teknologi digital dalam tata kelola, manajemen, dan layanan kepada anggota dinilai menjadi kunci agar koperasi tetap relevan dan memiliki daya saing yang kuat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jombang juga berharap Dekopinda dapat berperan aktif sebagai motor penggerak bagi koperasi-koperasi kecil dan menengah agar mampu berkembang dan naik kelas melalui pendampingan, pembinaan berkelanjutan, serta penguatan kelembagaan. Upaya tersebut selaras dengan visi pembangunan daerah, yakni Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.

Rangkaian Musda Dekopinda Kabupaten Jombang Tahun 2026 berlangsung secara sistematis melalui tiga tahapan sidang pleno. Sidang Pleno I membahas pengesahan kuorum, penetapan agenda persidangan, serta tata tertib Musda sebagai dasar pelaksanaan kegiatan. Sidang Pleno II diisi dengan penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus Dekopinda periode 2022–2026 oleh Ketua Demisioner, Edi Santoso, S.H. Dalam laporan tersebut disampaikan berbagai program kerja, capaian, serta evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan selama masa kepengurusan.

Sidang Pleno III menjadi puncak pelaksanaan Musda, yaitu proses pemilihan pimpinan baru Dekopinda Kabupaten Jombang. Melalui musyawarah mufakat yang berlangsung kondusif, seluruh peserta Musda sepakat secara bulat untuk memilih Yuliati Nugrahani Warsubi sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang periode 2026–2030 secara aklamasi. Pemilihan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur untuk menyusun struktur kepengurusan baru.

Dalam sambutan perdananya setelah terpilih sebagai ketua, Yuliati Nugrahani Warsubi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta Musda. Ia juga memberikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian pengurus Dekopinda periode sebelumnya yang telah berkontribusi dalam memajukan gerakan koperasi di Kabupaten Jombang.

Baca Juga:  Rotasi Strategis Pemkab Jombang, 84 Pejabat Dilantik Langsung Bupati Warsubi

Yuliati Nugrahani menyatakan kesiapannya untuk mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan. Ke depan, ia berharap Dekopinda Kabupaten Jombang dapat semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus mampu menghadirkan koperasi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anggota dan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh elemen koperasi di Kabupaten Jombang untuk mengesampingkan perbedaan, memperkuat sinergi, serta membangun kerja sama yang berlandaskan nilai gotong royong. Menurutnya, koperasi yang modern adalah koperasi yang mampu berinovasi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur kebersamaan yang menjadi ciri khas ekonomi kerakyatan.

Sementara itu, perwakilan Dekopinwil Jawa Timur, Budi Utomo, menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru Dekopinda Kabupaten Jombang mampu menghadirkan pemikiran-pemikiran strategis serta solusi konkret terhadap berbagai persoalan perkoperasian di daerah. Dekopinda diharapkan dapat menjadi wadah konsolidasi dan advokasi koperasi yang efektif, sekaligus mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan ekonomi.

Sebagai tindak lanjut hasil Musda, Yuliati Nugrahani Warsubi selaku Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang terpilih akan segera menyusun dan menetapkan struktur kepengurusan periode 2026–2030. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, diharapkan program kerja Dekopinda dapat segera dijalankan secara terarah dan berkelanjutan.
Kegiatan Musda Dekopinda Kabupaten Jombang Tahun 2026 pun ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan dukungan dari seluruh peserta serta undangan yang hadir.

Momen tersebut menandai dimulainya kepemimpinan baru Dekopinda Kabupaten Jombang dengan harapan besar terhadap penguatan peran koperasi dalam mewujudkan kesejahteraan anggota dan masyarakat Kabupaten Jombang secara luas.(Im)

tampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Back to top button