Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • RSUD Ploso Hadirkan Poli Sore, Inovasi Layanan Kesehatan yang Lebih Fleksibel untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat
  • Polres Situbondo Kawal Haul Masyayikh 2026, Ratusan Ribu Jamaah Ikuti Sholawat Nariyah dengan Aman dan Lancar
  • Kapolres Situbondo Cek Pelayanan SIM dan Samsat, Pastikan Layanan Cepat, Transparan, dan Humanis
  • Perhutani Bondowoso Perkuat Sinergi Bersama LMDH untuk Optimalkan Produksi Getah Pinus Berkelanjutan
  • Plt. Dinas Pendidikan Tulungagung Buka Workshop Penguatan Kompetensi Guru
  • Bekerjasama Dengan BBPMP Jatim, Diknas Tulungagung Gelar SPM Pendidikan Tahun 2026
  • Pemkab Jombang Salurkan 350 Ton Pupuk Khusus Tembakau, Dongkrak Kualitas Panen dan Pendapatan Petani
  • Luruskan Isu Insentif Pajak, Pemkab Jombang Tegaskan Seluruh Mekanisme Bapenda Berlandaskan Aturan Hukum
Selasa, 21 Juli 2026 - 02:25 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

PJU Kabuh–Tapen Segera Ditender, 160 Titik Lampu Disiapkan Dishub Jombang untuk Terangi Jalur Industri dan Dongkrak Ekonomi

redaksiSelasa, 21 April 2026 - 10:41 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260421 WA0002
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Jombang,Liputan11.com -Proyek pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU) ruas Kabuh–Tapen yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Daerah (PSD) Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2026 kini mulai menunjukkan progres nyata. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang memastikan proyek senilai Rp1,7 miliar tersebut tengah bersiap memasuki tahap tender setelah proses review Harga Perkiraan Sendiri (HPS) oleh Inspektorat selesai dilakukan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kurnia mengungkapkan, hasil evaluasi dari Inspektorat telah disampaikan kepada pihaknya dan terdapat sejumlah catatan penting yang harus segera diperbaiki sebelum proses lelang resmi dimulai, Selasa (21/4/2026).

“Review HPS oleh Inspektorat sudah selesai. Dari hasil itu ada beberapa perbaikan yang harus kami lengkapi terlebih dahulu. Setelah semua selesai, baru prosesnya dilanjutkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) untuk masuk tahap tender,” jelas Yohan.

Menurutnya, karena nilai proyek mencapai Rp1,7 miliar, maka mekanisme pengadaan wajib dilakukan melalui proses tender terbuka. Hal ini bertujuan untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan dalam penggunaan anggaran daerah.

Saat ini, Dishub Jombang masih fokus menyiapkan berbagai dokumen teknis dan administratif yang menjadi syarat utama sebelum paket pekerjaan dapat diajukan ke PBJ Setdakab Jombang. Dokumen tersebut meliputi Kerangka Acuan Kerja (KAK), Harga Perkiraan Sendiri (HPS), spesifikasi teknis pekerjaan, metode pelaksanaan, hingga rancangan kontrak kerja.

“Semua dokumen harus lengkap. Ada KAK, HPS, spesifikasi pekerjaan, metode kerja, sampai rancangan kontrak. Itu semua menjadi dasar bagi PBJ untuk melaksanakan proses tender. Setelah pemenang tender ditetapkan, hasilnya akan dikembalikan ke Dinas Perhubungan untuk penetapan dan proses kontrak,” ujarnya.

Baca Juga:  Dari Jombang untuk Sumatera dan Aceh, Bupati Warsubi Resmi Lepas Tim Kemanusiaan BAZNAS

Salah satu catatan utama dari hasil review Inspektorat adalah perlunya penguatan data dukung terhadap harga material dan komponen pekerjaan. Dishub diminta melengkapi bukti survei harga dari distributor maupun penyedia barang, khususnya untuk material listrik dan komponen pendukung PJU agar anggaran yang disusun benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, standar harga pemerintah juga wajib menjadi dasar utama dalam penyusunan HPS. Mulai dari upah tenaga kerja yang harus mengacu pada Upah Minimum Regional (UMR), hingga harga barang yang harus sesuai dengan standar resmi pemerintah.

“Tidak bisa hanya berdasarkan perkiraan. Semua harus ada data survei yang valid, baik harga material, komponen listrik, maupun upah tenaga kerja yang harus mengacu pada UMR dan standar harga pemerintah,” tegasnya.

Dishub menargetkan seluruh proses perbaikan dan kelengkapan dokumen dapat rampung pada April 2026. Jika seluruh persyaratan dinyatakan lengkap, maka proses tender diperkirakan berlangsung pada Mei hingga Juni melalui sistem LPSE.

Koordinasi awal dengan Bagian PBJ juga telah dilakukan melalui SIPBANJAR (Sistem Informasi Pengadaan Barang dan Jasa). Sistem ini memungkinkan proses verifikasi berjalan lebih efektif karena apabila terdapat kekurangan dokumen, pihak Dishub dapat langsung melakukan perbaikan sebelum masuk ke tahap lelang resmi.

Baca Juga:  Pj. Sekda Trenggalek Intip Wisata Baru Bernuansa Pulau Dewata di Desa Malasan

“Kalau bulan April ini semua selesai, Insya Allah Mei atau Juni sudah masuk tender. Jika proses berjalan lancar, maka pekerjaan fisik bisa dimulai sekitar Juli hingga Agustus, dengan masa pelaksanaan kurang lebih tiga bulan,” paparnya.

Dalam perencanaannya, proyek ini akan mencakup pemasangan sekitar 160 titik lampu PJU di sepanjang ruas Kabuh–Tapen. Jalur tersebut dimulai dari kawasan perempatan arah timur yang sebelumnya sudah memiliki sebagian penerangan, kemudian dilanjutkan hingga wilayah Tapen agar seluruh ruas jalan dapat tercover secara maksimal.

Keberadaan PJU ini dinilai sangat strategis, tidak hanya untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan pada malam hari, tetapi juga untuk mendorong percepatan pertumbuhan kawasan industri di wilayah Kabuh–Tapen yang dinilai memiliki potensi besar bagi perkembangan ekonomi daerah.

Dishub berharap, dengan penerangan jalan yang memadai, aktivitas masyarakat menjadi lebih aman dan lancar, investasi kawasan industri semakin cepat berkembang, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami tentu jalan menjadi lebih terang, masyarakat lebih aman saat melintas, dan kawasan industri di sana bisa segera tumbuh. Jika kawasan industri berkembang, maka perekonomian masyarakat Jombang juga akan ikut maju, baik bagi warga sekitar maupun masyarakat secara umum,” pungkas Yohan.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

RSUD Ploso Hadirkan Poli Sore, Inovasi Layanan Kesehatan yang Lebih Fleksibel untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 16:48 WIB

Pemkab Jombang Salurkan 350 Ton Pupuk Khusus Tembakau, Dongkrak Kualitas Panen dan Pendapatan Petani

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:12 WIB

Luruskan Isu Insentif Pajak, Pemkab Jombang Tegaskan Seluruh Mekanisme Bapenda Berlandaskan Aturan Hukum

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:44 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

RSUD Ploso Hadirkan Poli Sore, Inovasi Layanan Kesehatan yang Lebih Fleksibel untuk Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 16:48 WIB

Polres Situbondo Kawal Haul Masyayikh 2026, Ratusan Ribu Jamaah Ikuti Sholawat Nariyah dengan Aman dan Lancar

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:19 WIB

Kapolres Situbondo Cek Pelayanan SIM dan Samsat, Pastikan Layanan Cepat, Transparan, dan Humanis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:35 WIB

Perhutani Bondowoso Perkuat Sinergi Bersama LMDH untuk Optimalkan Produksi Getah Pinus Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:50 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.