Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
  • SMAN Kesamben Jombang Ukir Prestasi Gemilang, Sapu Bersih Empat Gelar Juara 1 Kejurda Jatim 2026
  • RSUD Ploso Perluas Akses Layanan Kesehatan, Gandeng PT Probes Hadirkan MCU Mobile
Sabtu, 19 September 2026 - 18:06 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Internasional

Profesor Nishiura Sebut Omicron Berperan Terhadap Hepatitis Akut Pada Anak

RedaksiJumat, 13 Mei 2022 - 21:13 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1651544140 Hepatitis Anak
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JEPANG.LIPUTAN11.COM – Infeksi yang dipicu varian Omicron dari coronavirus mungkin “berperan” dalam kasus hepatitis akut pada anak-anak, demikian menurut penelitian baru yang dipresentasikan pada pertemuan panel kementerian kesehatan Jepang baru-baru ini.

Dikutip dari The Japan Times, Jumat (13/5/2022), Profesor Universitas Kyoto, Nishiura Hiroshi, mengatakan kepada dewan penasihat coronavirus di kementerian kesehatan bahwa negara-negara dengan sejumlah besar infeksi omicron seperti Inggris dan Amerika Serikat juga telah melaporkan jumlah kasus hepatitis akut pada anak yang relatif lebih tinggi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada 348 kasus hepatitis yang tidak dapat dijelaskan pada anak-anak yang telah dikonfirmasi di seluruh dunia. Namun, hanya enam negara yang melaporkan lebih dari lima kasus.

Kementerian kesehatan Jepang telah mengidentifikasi tujuh kasus domestik sejauh ini, sementara AS saat ini sedang menyelidiki 109 kasus hepatitis anak yang tidak diketahui asalnya, demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Baca Juga:  Sidak Toko Dan Grosir, Dinkes Tulungagung Temukan Produk Makanan Tak Layak

Adenovirus, virus umum yang dapat menyebabkan berbagai penyakit termasuk gastroenteritis (flu perut), kemungkinn juga merupakan penyebab penyakit hati yang parah.

Di Inggris, yang sejauh ini telah melaporkan 163 kasus, 126 kasus telah diuji untuk adenovirus. Di antara mereka yang terpapar, adenovirus terdeteksi pada 72%, atau 91 kasus.

Badan Keamanan Kesehatan (Health Security Agency) Inggris mengatakan lebih dari 75% dari mereka yang dilaporkan terpapar adalah anak-anak berusia 5 tahun atau lebih muda.

Gejala umumnya termasuk sakit perut, diare, muntah, rona kuning dan peningkatan kadar enzim hati. Kemungkinan kasus tersebut awalnya didefinisikan sebagai pasien rawat inap yang mengalami lonjakan kadar enzim hati, tetapi virus hepatitis A, B, C, D dan E semuanya telah disingkirkan sebagai penyebabnya.

Baca Juga:  Ini Yang Dilakukan Pemdes Betak, Kecamatan Kalidawir Tulungagung Antisipasi Penyebaran DBD di Wilayahnya

Nishiura mengatakan karena balita dan bayi saat ini tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin anti-coronavirus, mereka mungkin menjadi lebih berisiko terpapar hepatitis setelah infeksi adenovirus, terutama jika mereka berada di negara-negara di mana infeksi Covid-19 skala besar terjadi. .

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membangun hubungan sebab akibat antara infeksi omicron dan hepatitis anak, kata Nishiura

“Kita tidak dapat memungkiri kemungkinan infeksi omicron ada kaitannya dengan terjadinya hepatitis berat pada anak-anak,” ujar Nishiura.

Untuk mencegah hepatitis akut pada anak, pemerintah harus fokus pada mitigasi penyebaran varian omicron. (*red/hljpn)

Omicron Berperan Terhadap Hepatitis Akut Pada Anak Peneliti jepang Profesor Nishiura
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

SPPG Polres Tulungagung, Pertama Raih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dalam Penyelenggaraan MBG

Minggu, 2 November 2025 - 19:25 WIB

100 Orang Warga Masyarakat Tulungagung Ikuti Operasi Mata Katarak Gratis di Puskesmas Ngunut

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:03 WIB

Giat Donor Darah Karyawan RSUD dr. Iskak Sumbang 45 Kantong Darah Untuk PMI

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:11 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung

Kamis, 17 September 2026 - 19:41 WIB

Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur

Kamis, 17 September 2026 - 18:05 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.