Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung
  • Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite
  • HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan
  • Setengah Abad Berkarya, SMKN 2 Jombang Rayakan HUT ke-50 dengan Meriah Lewat Pawai Budaya Nusantara
  • Plt Bupati Tulungagung Hadiri Peringatan Hari Tari Dunia 2026
  • Prestasi Gemilang! Kabupaten Jombang Peringkat 4 Nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
  • Kapolres Situbondo Jawa Timur Pimpin Langsunh Kerja Bakti Bangun Jembatan Merah Putih Untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng
  • Sambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Situbondo Gelar Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup 2026
Kamis, 30 April 2026 - 05:38 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Internasional

Profesor Nishiura Sebut Omicron Berperan Terhadap Hepatitis Akut Pada Anak

RedaksiJumat, 13 Mei 2022 - 21:13 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1651544140 Hepatitis Anak
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JEPANG.LIPUTAN11.COM – Infeksi yang dipicu varian Omicron dari coronavirus mungkin “berperan” dalam kasus hepatitis akut pada anak-anak, demikian menurut penelitian baru yang dipresentasikan pada pertemuan panel kementerian kesehatan Jepang baru-baru ini.

Dikutip dari The Japan Times, Jumat (13/5/2022), Profesor Universitas Kyoto, Nishiura Hiroshi, mengatakan kepada dewan penasihat coronavirus di kementerian kesehatan bahwa negara-negara dengan sejumlah besar infeksi omicron seperti Inggris dan Amerika Serikat juga telah melaporkan jumlah kasus hepatitis akut pada anak yang relatif lebih tinggi.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada 348 kasus hepatitis yang tidak dapat dijelaskan pada anak-anak yang telah dikonfirmasi di seluruh dunia. Namun, hanya enam negara yang melaporkan lebih dari lima kasus.

Kementerian kesehatan Jepang telah mengidentifikasi tujuh kasus domestik sejauh ini, sementara AS saat ini sedang menyelidiki 109 kasus hepatitis anak yang tidak diketahui asalnya, demikian menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Baca Juga:  Jepang Hentikan Expor Mobil Mewah Dan Barang Lainnya ke Rusia

Adenovirus, virus umum yang dapat menyebabkan berbagai penyakit termasuk gastroenteritis (flu perut), kemungkinn juga merupakan penyebab penyakit hati yang parah.

Di Inggris, yang sejauh ini telah melaporkan 163 kasus, 126 kasus telah diuji untuk adenovirus. Di antara mereka yang terpapar, adenovirus terdeteksi pada 72%, atau 91 kasus.

Badan Keamanan Kesehatan (Health Security Agency) Inggris mengatakan lebih dari 75% dari mereka yang dilaporkan terpapar adalah anak-anak berusia 5 tahun atau lebih muda.

Gejala umumnya termasuk sakit perut, diare, muntah, rona kuning dan peningkatan kadar enzim hati. Kemungkinan kasus tersebut awalnya didefinisikan sebagai pasien rawat inap yang mengalami lonjakan kadar enzim hati, tetapi virus hepatitis A, B, C, D dan E semuanya telah disingkirkan sebagai penyebabnya.

Baca Juga:  Forkopimda Banyuwangi Sambut kunjungan Menko Marves di G-Land Pantai Plengkung

Nishiura mengatakan karena balita dan bayi saat ini tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan vaksin anti-coronavirus, mereka mungkin menjadi lebih berisiko terpapar hepatitis setelah infeksi adenovirus, terutama jika mereka berada di negara-negara di mana infeksi Covid-19 skala besar terjadi. .

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membangun hubungan sebab akibat antara infeksi omicron dan hepatitis anak, kata Nishiura

“Kita tidak dapat memungkiri kemungkinan infeksi omicron ada kaitannya dengan terjadinya hepatitis berat pada anak-anak,” ujar Nishiura.

Untuk mencegah hepatitis akut pada anak, pemerintah harus fokus pada mitigasi penyebaran varian omicron. (*red/hljpn)

Omicron Berperan Terhadap Hepatitis Akut Pada Anak Peneliti jepang Profesor Nishiura
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

SPPG Polres Tulungagung, Pertama Raih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dalam Penyelenggaraan MBG

Minggu, 2 November 2025 - 19:25 WIB

100 Orang Warga Masyarakat Tulungagung Ikuti Operasi Mata Katarak Gratis di Puskesmas Ngunut

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:03 WIB

Giat Donor Darah Karyawan RSUD dr. Iskak Sumbang 45 Kantong Darah Untuk PMI

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:11 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Kamis, 30 April 2026 - 00:15 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite

Kamis, 30 April 2026 - 00:12 WIB

HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 April 2026 - 10:55 WIB

Setengah Abad Berkarya, SMKN 2 Jombang Rayakan HUT ke-50 dengan Meriah Lewat Pawai Budaya Nusantara

Rabu, 29 April 2026 - 08:51 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.