Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • *XL SMART Kembali Gelar Workshop Strategi Perencanaan Masa Depan Cemerlang di Aula SMAN 2 Situbondo*
  • Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Wakil Administratur KSKPH Bondowoso Selatan
  • Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan, Polisi Ungkap Motifnya
  • Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
  • Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan
  • Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga
  • Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo
  • Dinsos Tulungagung Serahkan Bantuan Atensi Sentra Terpadu Kartini Bagi PPKS, Ini Kata Plt. Bupati Ahmad Baharudin
Selasa, 9 Juni 2026 - 18:46 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Proyek Jalan Juglangan – Wonokoyo Disorot, Diduga Rugikan Negara Puluhan Juta

redaksiSabtu, 29 November 2025 - 23:13 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251129 WA0178
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11SITUBONDO – Proyek peningkatan jalan hotmix ruas Juglangan – Wonokoyo di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pemukiman (PUPP) Bidang Binamarga menuai sorotan serius dari masyarakat.

Proyek senilai Rp 370.426.641,31 dengan volume hanya 229 meter, yang dikerjakan oleh CV. PUTRA TUNGGAL, diduga kuat merugikan keuangan negara hingga puluhan juta rupiah.

Warga Situbondo bernama Hepi secara terbuka menyuarakan kekecewaannya. Ia mendesak adanya pemeriksaan mendalam terhadap pelaksanaan proyek tersebut dan menagih janji Bupati Situbondo yang sebelumnya meminta kontraktor mengerjakan proyek sesuai petunjuk teknis.

Kecurigaan muncul akibat ketidaksesuaian antara nilai kontrak dengan volume pekerjaan yang sangat minim. Proyek hotmix sepanjang 229 meter dengan pagu anggaran lebih dari Rp 370 juta dinilai tidak masuk akal. Hepi menduga adanya indikasi penyimpangan dalam pengerjaan yang berpotensi menyebabkan kerugian negara.

Baca Juga:  Tim Badan Pangan Nasional Turun Langsung ke Situbondo Cek Harga Beras ke Pasar Tradisional,  Supermarket, dan Produsen

“Ini adalah proyek rakyat yang dibiayai dari uang negara. Anggaran ratusan juta untuk jalan sepanjang 229 meter, tapi kualitasnya diragukan. Kami menduga ada praktik curang yang membuat negara merugi hingga puluhan juta rupiah,” tegas Hepi.

Selain menyoroti dugaan pengurangan ketebalan aspal hotmix, Hepi juga menuding lemahnya fungsi pengawasan dari pihak Dinas PUPP Kabupaten Situbondo, khususnya Bidang Binamarga, serta Konsultan Pengawas.

“Pihak Dinas PUPP dan Konsultan Pengawas seolah tutup mata, dan pengawasannya sangat lemah. Ini menunjukkan adanya pembiaran yang berpotensi menguntungkan oknum kontraktor dan merugikan Negara juga masyarakat,” lanjutnya dengan nada tajam.

Baca Juga:  Ditanya Peserta Aksi Damai Terkait Postingan Connie Bakrie, Waka Polres Tulungagung Tegaskan Polri Netral Dalam Pemilu 2024

Sebagai bagian dari masyarakat Situbondo, Hepi menuntut agar Bupati Situbondo segera mengambil langkah tegas dengan melakukan audit secara menyeluruh terhadap proyek Juglangan-Wonokoyo untuk membuktikan dugaan penyimpangan. Hepi menyatakan siap mempertanggungjawabkan temuannya.

“Kami meminta Bupati Situbondo dan Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya Kejaksaan atau Kepolisian, untuk turun tangan mengusut tuntas proyek ini. Jangan sampai uang rakyat terus menerus menjadi bancakan pihak-pihak tidak bertanggung jawab,” pungkas Hepi.

Sorotan publik ini menjadi alarm keras bagi Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk segera mengevaluasi dan memperketat pengawasan terhadap seluruh proyek infrastruktur demi memastikan setiap rupiah APBD benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Tim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

*XL SMART Kembali Gelar Workshop Strategi Perencanaan Masa Depan Cemerlang di Aula SMAN 2 Situbondo*

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Wakil Administratur KSKPH Bondowoso Selatan

Senin, 8 Juni 2026 - 13:59 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan, Polisi Ungkap Motifnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:14 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.