Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
  • Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
  • Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0
  • Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib
  • Buka TMMD ke-130 Tahun 2026, Plt. Bupati Tulungagung “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”
  • Ludruk Kontemporer “WUH” Tombo Ati Pikat Gen Z, Gedung Kesenian Jombang Dipadati Penonton
Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:33 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Proyek Jalan Widoro Payung – Baderan Diduga Bermasalah, Kerugian Ratusan Juta Rupiah Mengintai

redaksiSelasa, 9 Desember 2025 - 18:05 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251209 WA0075
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Situbondo, Jawa Timur – Sorotan tajam kembali mengarah pada proyek pembangunan infrastruktur di Kabupaten Situbondo. Kali ini, proyek peningkatan Jalan Ruas Widoro Payung – Baderan (R. 31) yang dikelola Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Bidang Binamarga Situbondo, menjadi pusat perhatian publik. Hepi, warga asli Situbondo yang dikenal aktif memantau jalannya pembangunan di daerahnya, mengungkap dugaan kuat adanya ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek, yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat hingga ratusan juta rupiah.

Hepi menyampaikan temuannya langsung di lokasi proyek yang baru saja selesai dikerjakan. “Kami menemukan banyak kejanggalan, mulai dari aspal yang mengelupas di Sejumlah titik hingga ketebalan aspal yang tidak sesuai standar,” ungkap Hepi kepada media. Hal ini mengindikasikan adanya pelanggaran terhadap petunjuk teknis yang seharusnya menjadi pedoman dalam pelaksanaan proyek.9/12/2025

Baca Juga:  Anggota Polres Tanjung Perak diganjar Penghargaan, Berprestasi

IMG 20251209 132329 scaled

 

Proyek hotmix yang dikerjakan oleh CV. CAHAYA BARU ini memiliki nilai anggaran fantastis, mencapai Rp 3.257.129.125,98 dengan volume 4.126 meter. Besarnya anggaran ini tentu menjadi perhatian serius, terutama jika kualitas proyek tidak sesuai dengan harapan dan potensi kerugian negara.

Hepi menegaskan bahwa sebagai warga, ia sangat menginginkan pembangunan di Situbondo berjalan dengan baik dan berkualitas. Ia juga menagih janji Bupati Situbondo, Mas Rio, yang sebelumnya berjanji akan memberikan sanksi tegas berupa pemblokiran (blacklist) kepada kontraktor yang terbukti bermasalah. “Kami ingin melihat komitmen Bupati, apakah beliau berani mengambil tindakan tegas terhadap kontraktor nakal?” tanya Hepi.

Baca Juga:  Material Longsor Dibersihkan, Akses Jalan Penghubung Dua Desa di Kecamatan Sendang Kembali Normal

Dugaan kecurangan dalam proyek ini juga mengundang pertanyaan besar terkait fungsi pengawasan. Hepi menyoroti lemahnya pengawasan dari Dinas PUPP dan konsultan pengawas, yang dinilai seolah-olah memberikan peluang kepada pihak kontraktor untuk melakukan kecurangan. Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan proyek pembangunan di Situbondo.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan yang ketat dalam setiap proyek pembangunan. Masyarakat berharap, pihak berwenang segera melakukan investigasi mendalam terhadap proyek Jalan Ruas Widoro Payung – Baderan (R. 31) untuk mengungkap kebenaran dan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti bersalah. Keadilan dan pembangunan yang berkualitas adalah harapan bersama untuk kemajuan Kabupaten Situbondo.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:07 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.