Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan
  • Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin
  • *”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*
  • *Skandal Perselingkuhan Guncang Desa Kedungdowo Kec.Arjasa Situbondo Jawa Timur ,Suami Buka Suara*
  • Perhutani KPH Bondowoso Gelar Rapat Evaluasi Pekerjaan Semester I Tahun 2026
  • *Bertempat Di Aula MTS Fathus Salafi , XLSMART Menggelar Workshop “Bijak Bermedsos di Era Digitalisasi”*
  • *Workshop XLSMART Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial di Era Digitalisasi*
  • Bhabinkamtibmas Desa Boro Monitoring Penanaman Jagung di Desa Binaan
Senin, 22 Juni 2026 - 16:02 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa Karanganom, Tuntut Kaur Kesra Mundur

RedaksiKamis, 12 Mei 2022 - 18:48 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220512 184051
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

TULUNGAGUNG.LIPUTAN11.COM – Buntut perselingkuhan yang dilakukan WHS Kaur Kesra Desa Karanganom Kecamatan Kauman, membuat warga geram. Puluhan warga mendatangai Kantor Desa Karanganom menuntut WHS mundur dari jabatannya, Kamis (12/05/2022).

Puluhan warga yang datang membawa baner yang berisi tuntutan mundur WHS yang kemudian ditempelkan di dalam dan luar kantor desa.

Salah satu bener yang dipasang tertulis “Surat Pernyataan Mosi Tidak Percaya Kepada Kaur Kesra Desa Karanganom” yang menyatakan tidak percaya terhadap kinerja Kaur kesra. Dalam tulisannya, menuntut mundur Saudara Wahyu Hadi Santoso dari jabatannya. Dibawah tuntutan tercantum kolom nama dan tanda tangan.

Dari pantaun, kolom tersebut ditandatangani 40 nama dari perwakilan warga, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Intinya kami selaku warga bersama tokoh – tokoh masyarakat menyatakan mosi tidak percaya terhadap WHS dan itupun kami menyertakan semua tanda tangan tokoh tokoh yang ada di Karanganom, kyai, takmir, RT hampir semua, jadi ini tidak main – main dan tetap kita tunggu sampai WHS benar – benar mundur dari jabatannya,” kata Agus Prayitno.

Baca Juga:  Ops Sikat Semeru 2024, Polres Tulungagung Ungkap 35 Kasus dan Amankan 38 Tersangka 

Senada dengan Agus, perwakilan pemuda Desa Karanganom, Latif mengatakan perbuatan WHS selaku Kaur Kesra atau Modin Karanganom yang terlibat perselingkuhan dengan dua perempuan asal Kecamatan Kalidawir dan Ngunut itu dinilai sudah menginjak – injak harga diri warga dan Desa Karanganom.

“Pak WHS ini mengaku sebagai duda anak satu yang bekerja sebagai pegawai di dinas PUPR, namun dalam kenyataannya pak WHS ini masih mempunyai istri dan sebagai Kaur Kesra. Bahkan saat apel ke perempuan – perempuan tersebut memakai kendaraan dinas istrinya yang bekerja di PUPR Tulungagung,” ungkap Latif.

Untuk itu kami bersama warga lainnya akan bersikukuh menuntut WHS agar mengundurkan diri dari jabatannya.

Baca Juga:  Rapat Paripurna Pengumuman Usulan Pemberhentian Bupati dan Wabup Tulungagung

“Sebelumnya permasalahan ini sudah diupayakan mediasi di kantor desa, namun hingga saat ini belum ada keputusan yang sesuai keinginan warga. Yang jelas warga tetap menuntut pak WHS untuk mundur, karena itu merupakan harga mati,” terangnya.

GridArt 20220512 184210268

Pemuda tersebut menegaskan, mereka akan menduduki kantor desa sampai WHS mau legowo untuk mundur. “Kalaupun mundur sekarang warga tidak akan memusuhinya, justru warga akan mengacungi jempol,” tandas latif.

Sejumlah perwakilan warga ditemui langsung oleh Kepala Desa Karanganom, Camat Kauman, Kapolsek Kalangbret, Danramil Kauman dan juga menghadirkan WHS. WHS meminta waktu seminggu untuk menentukan sikap, dan akan berkonsultasi dengan PPDI.

Aksi puluhan warga di kantor desa Karanganom mendapat pengawalan dari personil Polsek Kalangbret, Polres Tulungagung serta Koramil Kauman. (Nuha)

Kasus perselingkuhan Tuntut Kaur Kesra Mundur Warga Geruduk Kantor Desa Karanganom
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:49 WIB

*”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:25 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:49 WIB

*”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:25 WIB

*Skandal Perselingkuhan Guncang Desa Kedungdowo Kec.Arjasa Situbondo Jawa Timur ,Suami Buka Suara*

Kamis, 18 Juni 2026 - 11:43 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.