Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan
  • Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 
  • *Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*
  • PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri
  • Aroma ‘Makelar’ Proyek Irigasi Perpompaan Menyengat, Pengadaan Diduga Dikendalikan Supplier Paralon
Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:57 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Ritual Adat Ulur – Ulur di Telaga Buret, Bupati Tulungagung: Kearifan Lokal Yang Perlu Dijaga Kelestariannya

RedaksiJumat, 9 Mei 2025 - 23:07 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1000269355
Ritual Adat Ulur - Ulur di Telaga Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11.com, Ritual adat Ulur – Ulur merupakan tradisi yang di gelar setiap tahun oleh masyarakat Kasepuhan Sendang Tirto Mulyo. Tradisi Ulur – ulur digelar menurut penanggalan Jawa setiap Bulan Selo bertempat di Telaga Buret Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

Ritual adat ni Ulur – ulur merupakan bentuk rasa syukur atas keberadaan Telaga Buret yang telah memberikan manfaat kebutuhan pengairan persawahan di Desa Sawo, Gedangan, Ngentrong, Gamping dan sekitarnya.

Upacara adat ini dihadiri Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo bersama Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin serta Forkopimca Campurdarat, sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, tokoh Kebudayaan dan tokoh masyarakat.

“Upacara adat ini merupakan ungkapan syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa yaitu berupa limpahan Rahmat berupa air yang mengalir tiada hentinya dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ucap Bupati Gatut Sunu dalam sambutannya, Jumat (09/05/2025).

Baca Juga:  Sebagai Wujud Syukur Atas Hasil Panen Padi Yang Meningkat, Ratusan Warga Desa Betak Kecamatan Kalidawir Gelar Tasyakuran

1000269357

Dikatakannya, adat tradisi Ulur – Ulur sekaligus merupakan kearifan lokal yang harus dijaga kelestariannya.

“Upacara tradisi ini juga sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda ( WBTB ) pada tahun 2020 lalu, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan senantiasa mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik secara materiil maupun moril,” ungkapnya.

“Semoga kedepannya pelaksanaan upacara tradisi Ulur – Ulur akan lebih baik dan semoga rasa kegotong royongan atau kebersamaan ini tetap terjaga sampai generasi – generasi penerusnya,” harapnya.

Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan warga mengantar temanten yang menggendong padi menuju Telaga Buret. Sepasang temanten yang mengendong padi menggambarkan perwujudan Dewi Sri dan Joko Sedono yang merupakan simbol kemakmuran petani.

Baca Juga:  Pastikan Mudik Lebaran Aman, Polres Tulungagung Siagakan 397 Personel Gabungan Pada Operasi Ketupat Semeru 2026

Di belakang arak-arakan pasangan temanten ada kesenian reog kendang yang dimainkan anak-anak turut memeriahkan kirab ulur-ulur ini. Sesampai dipinggir telaga, sesepuh desa membakar dupa dan mengelar berbagai sesaji.

Sementara para ibu menghias patung Dewi Sri dan Joko Sedono dengan memberi bedak, memasang mahkota dengan hiasan daun kelapa dan kalung ronce bunga melati, sebagai permohonan kepada penguasa alam agar lahan pertanian di desa mereka subur makmur.

Prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga di Telaga Buret oleh Bupati Tulungagung dan Wakil Bupati beserta jajarannya.

Usai prosesi tabur bunga, Bupati Tulungagung iku beksan tayub bersama masyarakat. Ritual ini ditutup dengan selamatan dan Doa permohonan kemakmuran agar dikabulkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa. (Nuha)

Bupati Tulungagung Kearifan Lokal Ritual Adat Ulur - Ulur Telaga Buret Ulur - Ulur
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Plt Bupati Ahmad Baharudin Kukuhkan 77 Paskibraka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan Plt Bupati Tulungagung, Akses dan Ekonomi Warga Rejosari Kian Terbuka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:57 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:01 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.