Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Gelar Pembinaan Produksi Getah Pinus dan Tasyakuran Capaian 100 Persen Target
  • Resmikan Layanan CT Scan RSUD Campurdarat dr. Karneni, Ini Harapan Plt.Bupati Tulungagung
  • Baru Rampung, Aspal Jalan Kemuning Jombang Bergelombang, Rabat Beton Retak: Kualitas Proyek Rp1,16 Miliar Dipertanyakan
  • *Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Kewirausahaan Tahun Anggaran 2026, Diskoperindag Situbondo Gelar Pelatihan Batik di Tempat Aula Desa Sumberkolak*
  • Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SMAN Jogoroto Juara 1 Chemical Engineering Competition X 2026
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Ikuti KAI JLS 100 Tulungagung
  • Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:49 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Ritual Adat Ulur – Ulur di Telaga Buret, Bupati Tulungagung: Kearifan Lokal Yang Perlu Dijaga Kelestariannya

RedaksiJumat, 9 Mei 2025 - 23:07 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1000269355
Ritual Adat Ulur - Ulur di Telaga Buret, Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11.com, Ritual adat Ulur – Ulur merupakan tradisi yang di gelar setiap tahun oleh masyarakat Kasepuhan Sendang Tirto Mulyo. Tradisi Ulur – ulur digelar menurut penanggalan Jawa setiap Bulan Selo bertempat di Telaga Buret Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.

Ritual adat ni Ulur – ulur merupakan bentuk rasa syukur atas keberadaan Telaga Buret yang telah memberikan manfaat kebutuhan pengairan persawahan di Desa Sawo, Gedangan, Ngentrong, Gamping dan sekitarnya.

Upacara adat ini dihadiri Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo bersama Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin serta Forkopimca Campurdarat, sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Tulungagung, tokoh Kebudayaan dan tokoh masyarakat.

“Upacara adat ini merupakan ungkapan syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa yaitu berupa limpahan Rahmat berupa air yang mengalir tiada hentinya dan bermanfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” ucap Bupati Gatut Sunu dalam sambutannya, Jumat (09/05/2025).

Baca Juga:  Kesebelasan Tulungagung Tahan Tim Sepakbola Jombang 3-3 pada Laga Kedua Pra Porprov IX Jatim

1000269357

Dikatakannya, adat tradisi Ulur – Ulur sekaligus merupakan kearifan lokal yang harus dijaga kelestariannya.

“Upacara tradisi ini juga sudah ditetapkan menjadi warisan budaya tak benda ( WBTB ) pada tahun 2020 lalu, maka dari itu Pemerintah Kabupaten Tulungagung akan senantiasa mendukung terselenggaranya kegiatan ini, baik secara materiil maupun moril,” ungkapnya.

“Semoga kedepannya pelaksanaan upacara tradisi Ulur – Ulur akan lebih baik dan semoga rasa kegotong royongan atau kebersamaan ini tetap terjaga sampai generasi – generasi penerusnya,” harapnya.

Kegiatan ini diawali dengan arak-arakan warga mengantar temanten yang menggendong padi menuju Telaga Buret. Sepasang temanten yang mengendong padi menggambarkan perwujudan Dewi Sri dan Joko Sedono yang merupakan simbol kemakmuran petani.

Baca Juga:  Hadiri Rakor di Dyandra Convention Center, Bupati Tulungagung Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026

Di belakang arak-arakan pasangan temanten ada kesenian reog kendang yang dimainkan anak-anak turut memeriahkan kirab ulur-ulur ini. Sesampai dipinggir telaga, sesepuh desa membakar dupa dan mengelar berbagai sesaji.

Sementara para ibu menghias patung Dewi Sri dan Joko Sedono dengan memberi bedak, memasang mahkota dengan hiasan daun kelapa dan kalung ronce bunga melati, sebagai permohonan kepada penguasa alam agar lahan pertanian di desa mereka subur makmur.

Prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga di Telaga Buret oleh Bupati Tulungagung dan Wakil Bupati beserta jajarannya.

Usai prosesi tabur bunga, Bupati Tulungagung iku beksan tayub bersama masyarakat. Ritual ini ditutup dengan selamatan dan Doa permohonan kemakmuran agar dikabulkan oleh Tuhan yang Maha Kuasa. (Nuha)

Bupati Tulungagung Kearifan Lokal Ritual Adat Ulur - Ulur Telaga Buret Ulur - Ulur
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Resmikan Layanan CT Scan RSUD Campurdarat dr. Karneni, Ini Harapan Plt.Bupati Tulungagung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Ikuti KAI JLS 100 Tulungagung

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani KPH Bondowoso Gelar Pembinaan Produksi Getah Pinus dan Tasyakuran Capaian 100 Persen Target

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Resmikan Layanan CT Scan RSUD Campurdarat dr. Karneni, Ini Harapan Plt.Bupati Tulungagung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Baru Rampung, Aspal Jalan Kemuning Jombang Bergelombang, Rabat Beton Retak: Kualitas Proyek Rp1,16 Miliar Dipertanyakan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:41 WIB

*Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Kewirausahaan Tahun Anggaran 2026, Diskoperindag Situbondo Gelar Pelatihan Batik di Tempat Aula Desa Sumberkolak*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.