Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
  • Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
  • Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0
  • Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib
  • Buka TMMD ke-130 Tahun 2026, Plt. Bupati Tulungagung “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”
Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:05 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Truk Terguling di JLS Tulungagung Diduga Angkut BBM Ilegal, Polisi Panggil PT Ganani 

RedaksiSabtu, 29 November 2025 - 09:46 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1000698814 2
Kolase (atas) Kasat Lantas, Kasat Reskrim, Kepala Unit Meteorologi Legal Tulungagung, Kasihumas Polres Tulungagung, (bawah) truk pengangkut Bbm terguling di JLS.
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung – liputan11, Sebuah truk tangki pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kecelakaan tunggal di Jalur Lintas Selatan (JLS) arah Pantai Midodaren, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jumat (28/11/2025) sekira pukul 05.30 WIB. Truk tersebut tergelincir dan terbalik ke dalam parit setelah gagal menanjak di salah satu titik tanjakan menuju pantai.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Taufik Nabila menjelaskan bahwa dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk tangki melaju dari pertigaan JLS menuju ke arah Pantai Midodaren. Ketika melewati tanjakan, kendaraan diduga kehilangan tenaga sehingga tidak mampu naik dan akhirnya mundur tak terkendali hingga tergelincir dan terbalik ke parit.

“Saat kami tiba di lokasi untuk olah TKP, sopir tidak berada di tempat. Yang kami temukan hanya kendaraan dalam kondisi terbalik”, terang Kasat Lantas.

Baca Juga:  Kapolres Menerima Kunjungan Silaturahmi Komisioner Bawaslu Kabupaten Tulungagung

Proses evakuasi kendaraan dilakukan mulai pukul 10.00 WIB dengan memindahkan muatan BBM jenis solar sebanyak kurang lebih 6.000 liter ke truk kosong, sebelum kendaraan yang terbalik ditarik (towing) menuju gudang Unit Laka Satlantas Polres Tulungagung.

IMG 20251129 WA0033

“Alhamdulillah proses evakuasi sudah selesai dan kendaraan saat ini sudah kami amankan di gudang laka”, tambahnya.

Dalam pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah kejanggalan pada identitas kendaraan. Nomor polisi yang tertera pada truk yaitu AG 9462 UT, tidak sesuai dengan data pada STNK yang seharusnya AG 9642 UT. Selain itu, keterangan warna kendaraan pada STNK tertulis hijau, tetapi kondisi kendaraan sebenarnya berwarna biru. Namun, setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, nomor rangka (noka) dan nomor mesin (nosin) dipastikan sesuai dengan data STNK asli.

Baca Juga:  Dandim 0825 Berikan Wawasan Kebangsaan Ke Generasi Muda

Kasat Lantas menjelaskan bahwa nopol yang tertera pada kendaraan diketahui telah mati pajak sejak 08 September 2018, dan status STNK-nya mati sejak 08 September 2022. Sementara itu, nopol asli kendaraan masih aktif dengan pajak berlaku hingga 6 Juni 2026 dan masa berlaku STNK hingga tahun 2029.

“Terkait penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai spesifikasi, itu merupakan pelanggaran pasal 280 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, dengan ancaman kurungan dua bulan atau denda Rp500 ribu”, tegasnya.

1 2
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:06 WIB

RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.