Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan
  • Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 
  • *Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*
  • PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri
  • Aroma ‘Makelar’ Proyek Irigasi Perpompaan Menyengat, Pengadaan Diduga Dikendalikan Supplier Paralon
Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:25 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Akselerasi Reformasi Birokrasi: Dispendukcapil Tulungagung Tuntaskan Safari Gerdu Kalimasada di 12 Kelurahan

redaksiKamis, 2 Juli 2026 - 18:11 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260702 WA0094
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, Liputan 11.Com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung secara resmi berhasil menuntaskan seluruh rangkaian program Safari GERDU KALIMASADA (Gerakan Peduli Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk Data Akurat). Program inovatif berbasis jemput bola ini telah menyelesaikan agendanya di 12 kelurahan yang berada di bawah wilayah administratif Kecamatan Tulungagung. Langkah taktis ini diambil sebagai bagian dari strategi makro pemerintah daerah guna mempercepat tertib administrasi kependudukan, sekaligus memurnikan kualitas data yang menjadi hulu dari berbagai kebijakan strategis dan pelayanan publik.

​Rampungnya pelaksanaan safari lapangan ini menandai berakhirnya masa pelayanan intensif yang telah bergulir selama hampir dua bulan, tepatnya sejak 19 Mei hingga 1 Juli 2026. Selama periode tersebut, para petugas dari Dispendukcapil berkomitmen penuh untuk turun langsung ke kantor-kantor kelurahan demi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Kehadiran para petugas di tengah-tengah pemukiman ini berhasil memotong rantai birokrasi, sehingga warga tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus maupun mengeluarkan biaya akomodasi untuk datang ke kantor pusat Dispendukcapil.

​Kepala Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung, Nina Hartiani, S.H., M.A.P., dalam keterangannya pada Kamis (2/7/2026), menegaskan bahwa urusan administrasi kependudukan (Adminduk) tidak boleh dipandang sebelah mata hanya sebagai aktivitas teknis penerbitan dokumen seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, ataupun Akta Kelahiran. Menurutnya, dokumen-dokumen tersebut merupakan representasi dari data kependudukan yang sejatinya adalah aset strategis negara serta instrumen utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan.

Baca Juga:  Merasa Jadi Korban Pencemaran Nama Baik, Perempuan Asal Tulungagung Melapor ke Polisi

​Nina menjelaskan bahwa validitas data kependudukan merupakan variabel penentu yang mengukur kualitas perencanaan program pemerintah. Mulai dari pemetaan klaster kemiskinan untuk penyaluran bantuan sosial (bansos), penyusunan daftar pemilih dalam pesta demokrasi, standarisasi akses pelayanan kesehatan dan pendidikan, hingga pemungutan sektor perpajakan, semuanya bermuara pada akurasi data Adminduk. Jika data yang dimiliki pemerintah cacat atau tidak diperbarui, maka kebijakan yang dilahirkan berpotensi besar menjadi salah sasaran dan memicu gejolak sosial di tengah masyarakat.

​Keberhasilan masif dari program Gerdu Kalimasada ini tidak lepas dari pendekatan kolaboratif yang diusung sejak awal. Dispendukcapil bertindak sebagai motor penggerak utama, namun dalam eksekusinya di lapangan, mereka bersinergi erat dengan jajaran pemerintah kelurahan serta pengurus RT dan RW setempat. Peran aktif dari perangkat lingkungan ini terbukti efektif dalam memobilisasi warga dan meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya memperbarui status hukum kependudukan mereka.

​Sebagai catatan historis, program ini pertama kali diuji coba sebagai proyek percontohan (pilot project) di Kelurahan Kedungsoko yang diluncurkan pada 28 November 2025 lalu. Keberhasilan memuaskan di wilayah percontohan tersebut yang kemudian menjadi cetak biru bagi Dispendukcapil untuk mereplikasinya ke wilayah yang lebih luas. Secara beruntun, safari pelayanan ini sukses menyambangi belasan kelurahan lainnya, yaitu Kelurahan Bago, Jepun, Kampungdalem, Karangwaru, Kauman, Kenayan, Kutoanyar, Panggungrejo, Sembung, Tamanan, Tertek, hingga berakhir di Kelurahan Kepatihan sesuai dengan lini masa yang telah ditargetkan.

Baca Juga:  Harlah ke-18 Partai Gerindra, Ahmad Baharudin Instruksikan Kader di Tulungagung Kompak dan Berdampak Nyata

​Melalui skema pelayanan mendekat ke masyarakat ini, dampak positif yang dirasakan bersifat timbal balik (mutualisme). Warga mendapatkan keuntungan nyata berupa efisiensi waktu, tenaga, dan materi. Di sisi lain, pemerintah daerah diuntungkan dengan perolehan data kependudukan yang sangat akurat. Proses verifikasi dan validasi data dapat dilakukan secara riil di lapangan, langsung di lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bersangkutan, sehingga potensi terjadinya data ganda atau data fiktif dapat ditekan hingga titik terendah.

​Kendati safari di seluruh kelurahan Kecamatan Tulungagung telah dinyatakan selesai, Dispendukcapil mengingatkan bahwa agenda pemutakhiran data bukanlah sebuah proyek musiman yang memiliki titik henti. Selesainya program ini justru memicu tantangan baru yang lebih besar, yakni bagaimana menjaga konsistensi dan keberlanjutan kualitas data yang sudah diperbarui tersebut. Data kependudukan bersifat dinamis dan terus berubah setiap detiknya seiring adanya peristiwa hukum seperti kelahiran, kematian, perpindahan domisili, maupun perubahan status perkawinan.

​Oleh karena itu, Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus merawat momentum ini dengan memperkuat jalinan koordinasi bersama pemerintah desa, kelurahan, dan perangkat RT/RW. Pemerintah juga terus mengimbau masyarakat luas untuk tidak pasif dan secara swadaya membangun budaya sadar Adminduk, dengan segera melaporkan setiap perubahan sekecil apa pun dalam elemen data keluarga mereka. Langkah ini menjadi bagian penting dari komitmen jangka panjang dalam menyukseskan reformasi birokrasi demi menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan tepat sasaran.(tot)

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung Gerakan Peduli Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk Data Akurat Program Safari GERDU KALIMASADA
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Plt Bupati Ahmad Baharudin Kukuhkan 77 Paskibraka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan Plt Bupati Tulungagung, Akses dan Ekonomi Warga Rejosari Kian Terbuka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:57 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:01 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.