Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Patut Di Contoh,.Kepedulian Haji Nono Zalwa Secara Sukarela Memperbaiki Jalan Rusak Di Desa Jangkar
  • Polisi Cek Distribusi Gas Melon di Situbondo, Pastikan Pasokan Lancar dan Stok Tersedia
  • Kajati Jatim Apresiasi Pengelolaan Agroforestry dan Wisata Hutan di Bondowoso
  • KPK OTT di Tulungagung, 16 Orang Diamankan Termasuk Bupati
  • Pemkab Jombang Tertibkan PKL di Zona Merah, Alun-Alun Kembali Bersih dan Nyaman
  • Kolaborasi Zulkifli Hasan dan Warsubi Percepat Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
  • Pemkab Jombang Launching Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Ribuan Warga Plandaan Terima Beras dan Minyak
  • Sinergi Tiga Pilar Penegak Hukum, Polres Bondowoso Bersama Kejari Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkrah
Sabtu, 11 April 2026 - 21:49 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
You are at:Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Bapenda Sosialisasikan PBB-P2 Tahun 2026, Bupati Tulungagung Sebut Capaian 2025 Sudah Lampaui Target

redaksiJumat, 6 Februari 2026 - 16:03 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260208 WA0130
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, Liputan11.com – Pemkab Tulungagung pada awal tahun 2026 sudah memulai menyiapkan langkah untuk meningkatkan pendapatan daerah yang salah satunya yaitu melalui Sosialisasi SPPT dan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Tahun 2026.

Dalam Sosialisasi yang digelar di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (06/02/2026) dihadiri jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), perbankan, instansi terkait, para camat, kasi pemerintahan hingga kepala desa se-Kabupaten Tulungagung.

Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo mengapresiasi atas kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam pemungutan PBB-P2 tahun sebelumnya. Pihaknya menyebut capaian PBB-P2 tahun 2025 sebagai prestasi yang patut dibanggakan.

“Realisasi PBB-P2 Kabupaten Tulungagung tahun 2025 berhasil melampaui target dan mencapai lebih dari 100 persen. Ini prestasi luar biasa. Artinya, kalau kita solid dan berkomitmen, target apa pun bisa kita raih,” ujar Bupati Gatut Sunu.

Namun demikian, pihaknya mengingatkan agar capaian tersebut tidak menjadikan seluruh jajaran terlena. Dikatakannya, keberhasilan pada tahun 2025 justru bisa dijadikan sebagai standar untuk dilampaui pada tahun 2026.

Bupati menegaskan, PBB merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang strategis dan sangat menentukan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Tulungagung. Oleh karena itu, efektivitas koordinasi dari tingkat kabupaten hingga desa menjadi kunci utama.

Dalam arahannya, Bupati Gatut Sunu juga menekankan empat poin penting.
Pertama, distribusi SPPT harus dilakukan cepat dan tepat. Ia meminta kepala desa tidak menahan SPPT di kantor desa dan segera menyerahkannya kepada wajib pajak.

Baca Juga:  Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-114, Bupati Tulungagung Bacakan Sambutan Menkominfo

“Semakin cepat SPPT sampai ke warga, semakin cepat pula kesadaran untuk melunasi. Jangan ada penundaan,” tegasnya.

Kedua, Bupati meminta peran aktif kasi pemerintahan kecamatan untuk melakukan fungsi kontrol dan monitoring secara ketat terhadap progres pelunasan di desa-desa. Ia mengingatkan agar kecamatan tidak bersikap pasif dan segera mencari solusi jika ditemukan kendala di lapangan.

Ketiga, soal integritas. Gatut Sunu mengingatkan bahwa pajak adalah amanah rakyat yang tidak boleh disalahgunakan. Ia menegaskan tidak boleh ada penundaan penyetoran maupun penyimpangan pengelolaan dana pajak.

“Sekali kepercayaan rakyat hilang, maka roda pemerintahan di desa tidak akan berjalan dengan baik,” sebutnya.

Sedangkan yang Keempat yaitu, pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara edukatif, santun namun tegas. Masyarakat perlu diberi pemahaman bahwa pajak yang dibayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan nyata.

“Sampaikan hasil kerja kita kepada masyarakat, agar mereka bangga ikut berkontribusi membangun Tulungagung,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menegaskan pihaknya akan memantau langsung desa dan kecamatan yang memiliki komitmen tinggi dalam pelunasan pajak sebelum jatuh tempo. Menurutnya, kinerja tersebut akan menjadi bahan evaluasi penting ke depan.

Baca Juga:  Daftar ke KPU Tulungagung, Pasangan Gatut Sunu - Ahmad Baharudin Disambut Hadrah Sholawat

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Tulungagung, Sukowinarno, juga memaparkan hasil cetak massal ketetapan PBB-P2 Tahun Anggaran 2026. Ia menyampaikan bahwa jumlah SPPT yang dicetak mencapai 693.638 lembar.

“Total ketetapan pajak PBB-P2 Tahun 2026 sebesar Rp42.651.808.139. Untuk tahun ini besaran pajak tidak mengalami kenaikan, kecuali ada penambahan objek pajak,” jelasnya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, Bapenda akan tetap berkomitmen mendorong optimalisasi penerimaan melalui berbagai inovasi. Salah satunya dengan kembali menghadirkan program stimulus berupa hadiah undian bagi wajib pajak yang taat membayar PBB-P2.

Bapenda juga terus mendorong sistem pembayaran berbasis digital guna meminimalisir potensi penyalahgunaan. Kanal pembayaran seperti QRIS, marketplace, dan mobile banking terus diperluas sebagai bagian dari percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

“Untuk mencapai target maksimal, kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan camat, lurah, kepala desa, perangkat desa, RT/RW, perbankan, dan stakeholder lainnya sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Bapenda juga melaporkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Tulungagung tahun 2025 yang mencapai 114,33 persen atau sebesar Rp902,33 miliar dari target Rp789,22 miliar.

“Capaian ini tidak lepas dari peran besar bapak ibu camat, lurah, dan kepala desa. Atas kerja sama tersebut, kami sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya,” tutupnya.(tot)

Bapenda Tulungagung Bupati Tulungagung Pajak Daerah Pemkab Tulungagung Realisasi PBB-P2 Kabupaten Tulungagung tahun 2025 SPPT
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

KPK OTT di Tulungagung, 16 Orang Diamankan Termasuk Bupati

Sabtu, 11 April 2026 - 10:51 WIB

Dinas Pendidikan Tulungagung Gelar ToT Literasi Keuangan “Cha-Ching Curriculum” Siapkan Generasi Emas

Kamis, 9 April 2026 - 10:32 WIB

Hadiri Rakor di Dyandra Convention Center, Bupati Tulungagung Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Kemarau 2026

Kamis, 9 April 2026 - 05:38 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.