Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 
  • *Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*
  • PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri
  • Aroma ‘Makelar’ Proyek Irigasi Perpompaan Menyengat, Pengadaan Diduga Dikendalikan Supplier Paralon
  • Polres Situbondo Imbau Masyarakat Gunakan Sepeda Listrik Sesuai Aturan dan Utamakan Keselamatan
  • Muktamar ke-35 NU Tinggal Sepekan, Bupati Warsubi Pastikan Jombang Siap Jadi Tuan Rumah
Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:32 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Diduga Ketebalan Aspal Dipangkas, Negara Rugi Ratusan Juta , Kontraktor dan Pengawas Dinilai ‘Bermain’

redaksiSenin, 24 November 2025 - 11:50 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251124 WA0088
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Situbondo, Jawa Timur – Upaya Pemerintah Kabupaten Situbondo di bawah kepemimpinan Bupati Rio untuk meningkatkan infrastruktur, khususnya pembangunan jalan, mendapat sorotan tajam dari masyarakat. Karena, niat baik pemerintah diduga dinodai oleh praktik korupsi dalam proyek peningkatan Jalan Ruas Pondok Langger – Banongan, yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Proyek yang dilaksanakan oleh CV. CINDY JAYA UTAMA dengan nilai kontrak Rp 446.266.702,00 untuk pengaspalan hotmix sepanjang 749 meter, kini menjadi pusat perhatian. Hepi, seorang warga Situbondo yang aktif memantau pembangunan daerahnya, mengungkap dugaan adanya penyimpangan dalam pengerjaan proyek tersebut.24/11/2025

Awalnya, Hepi mengaku sempat terkecoh dengan tampilan jalan yang tampak mulus dan rata. Namun, setelah melakukan pengecekan mendalam, ia menemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah pada dugaan korupsi. Salah satu temuan krusial adalah ketebalan aspal hotmix yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (spek).

Baca Juga:  Wujudkan Layanan Prima untuk Masyarakat, Polres Nganjuk Lakukan Inovasi Cermat SIM

“Di balik tampilan yang bagus, ternyata ada ‘Aroma Anyir’ yang merugikan masyarakat dan negara,” ungkap Hepi. Perhitungan rinci yang dilakukannya mengindikasikan kerugian negara mencapai angka yang fantastis, yaitu sekitar Rp 123.802.000,00.

Hepi menuding kontraktor, CV. CINDY JAYA UTAMA, bekerja tidak profesional dengan mengabaikan mutu dan kualitas proyek. Namun, ia juga menyoroti peran pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (PUPP) serta konsultan pengawas yang diduga turut bertanggung jawab atas terjadinya penyimpangan ini.

“Pengawas dari Dinas dan konsultan berada di lokasi proyek, namun mereka diduga membiarkan kontraktor melakukan kecurangan,” tegas Hepi. Ia menduga adanya kerjasama yang sistematis antara kontraktor, pengawas dinas, dan konsultan pengawas yang memungkinkan pengurangan volume, termasuk ketebalan aspal.

Baca Juga:  Paypal Online Casino Liste: Seriöse Und Legale Anbieter

Hepi kini tengah mengumpulkan data tambahan dan berencana segera melaporkan temuan ini kepada pihak terkait, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH). Sebagai perwakilan masyarakat Situbondo, ia mendesak Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan korupsi ini. Ia juga meminta agar dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek infrastruktur lainnya di Situbondo untuk mencegah terulangnya kasus serupa.

Kasus ini menjadi peringatan keras bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan infrastruktur di daerah, khususnya di tengah upaya pemerintah daerah untuk memacu pembangunan dan mensejahterakan masyarakat. Masyarakat Situbondo kini menanti tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan keadilan ditegakkan.

Tim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:23 WIB

*Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.