Drumband Melody Marchers SDN 1 Tamanan Raih Banyak Prestasi, Diknas Pendidikan Apresiasi

Tulungagung, Liputan 11.Com – Melody Marchers dumband milik SDN 1 Tamanan, Kecamatan Kota Tulungagung, menunjukkan kiprah luar biasa. Meski belum genap satu tahun berdiri, tim binaan Wildannul Aziz ini berhasil menorehkan berbagai prestasi, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Wildannul Aziz, yang akrab disapa Wildan, menjelaskan bahwa drumband tersebut mulai dibentuk pada Juli 2025, bertepatan dengan tahun ajaran baru. Sejak awal, para siswa menunjukkan semangat tinggi dalam berlatih dan langsung diberi kesempatan mengikuti berbagai ajang lomba.

“Awalnya kami ikut event di Tulungagung, yakni Drumband Tulungagung Soundsport Competition 2025 di Rejoagung, dengan mata lombanya colorguard contes junior dan Alhamdulillah berhasil meraih juara satu,” jelas Wildan.

Tak berhenti di situ, tim ini juga ikut ambil bagian dalam parade drumband dalam rangka Hari Jadi Tulungagung. Dalam ajang tersebut, Tamanan Melody Marchers kembali menunjukkan kualitasnya.

“Di level divisi kami meraih juara satu. Secara keseluruhan kami mendapatkan juara tiga, termasuk juara tiga Gitapati ,” ungkapnya, Rabu (1/4/2026).

Ke depan, tim ini dijadwalkan mengikuti Kediri Marching Competition pada Mei 2026. Bahkan, pada awal 2027, mereka menargetkan tampil di ajang bergengsi Hamengkubuwono Cup di Yogyakarta.
Wildan menambahkan, pembentukan tim drumband ini juga menjadi strategi sekolah dalam menarik minat peserta didik baru.

“Kami ingin meningkatkan daya tarik sekolah melalui kegiatan ekstrakurikuler. Jika prestasi terus bertambah, tentu akan semakin menarik minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di SDN 1 Tamanan,” ujarnya.

Saat ini, tim drumband tersebut beranggotakan sekitar 70 siswa. Selain berprestasi di bidang seni, SDN 1 Tamanan juga mencetak siswa unggul di bidang akademik dan olahraga. Di antaranya Fauzan Akbar Ghani yang berprestasi di cabang renang, serta M. Naufal S.A yang menorehkan berbagai juara Olimpiade Matematika hingga tingkat nasional.

Guru pembimbing Olimpiade Matematika, Mayang, menyampaikan bahwa Naufal memiliki kemampuan istimewa karena mampu belajar secara mandiri tanpa mengikuti les tambahan.

“Sejak kelas empat, Naufal sudah meraih juara di Olimpiade IPA dan lomba pembuatan video. Saat ini di kelas enam, ia baru meraih juara tiga Olimpiade Matematika tingkat kabupaten dan masuk 15 besar tingkat nasional,” jelasnya.

Baca Juga:  Dinas Pendidikan Tulungagung Monev Pelaksanaan Gladi di Kecamatan Kauman, Pastikan Kesiapan TKA

Sementara itu, Sekretaris Disdik Tulungagung, Deni Susanti, memberikan apresiasi atas capaian tersebut.

“Prestasi yang diraih SDN 1 Tamanan, khususnya melalui Tamanan Melody Marchers, merupakan bukti bahwa sekolah dasar mampu melahirkan talenta hebat jika dikelola dengan baik dan didukung pembinaan yang konsisten. Kami sangat mengapresiasi dedikasi para guru dan semangat siswa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah sebagai wadah pembentukan karakter dan prestasi siswa.

“Ekstrakurikuler seperti drumband bukan hanya melatih keterampilan, tetapi juga disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri. Ini penting dalam membentuk generasi unggul di masa depan,” pungkasnya.(tot)

Berita Terkait

Back to top button