Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin
  • Ansor Jatim Dorong Muktamar NU Mendatang Digelar di Kawasan Hutan
  • Persidangan PMH Situbondo Kembali Di Gelar,Wakil Bupati Dan DPRD Jatim Hadir Lewat Kuasa Hukum
  • (*SMKS Ibrahimy Situbondo Semarakkan “Sehat Bersama, Hebat Bersama” Melalui Jalan Sehat*)
  • Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:29 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin

redaksiSabtu, 29 Agustus 2026 - 11:28 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

IMG 20260829 WA0001

JOMBANG, Liputan11.com — Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) mendeklarasikan Gerakan FANTIK (Fatayat Anti Kekerasan) sebagai ikhtiar menghadirkan kasih sayang, keadilan, serta perlindungan bagi setiap perempuan dan anak.

Deklarasi penolakan terhadap kekerasan terhadap perempuan dan anak tersebut digaungkan di tengah pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama, tepatnya di Posko Ramah Muktamirin. Deklarasi dibacakan oleh Sekretaris Posko Ramah Muktamirin, Gus Faiz.

Dalam deklarasi tersebut ditegaskan:

“Tidak ada toleransi bagi kekerasan. Gerakan FANTIK (Fatayat Anti Kekerasan), ikhtiar menghadirkan kasih sayang, keadilan dan perlindungan bagi setiap perempuan dan anak. Bersama Fatayat NU, hadirkan Indonesia yang aman, setara dan bermartabat. Jangan biarkan luka menjadi warisan, cegah kekerasan, tumbuhkan perlindungan. Setiap anak berhak tumbuh tanpa takut. Setiap perempuan berhak hidup tanpa kekerasan. Lindungi hari ini, selamatkan masa depan.”

Baca Juga:  DPRD Tulungagung Setujui Ranperda Perubahan APBD TA 2024

Gus Faiz, yang dikenal sebagai aktivis kemanusiaan di Jombang, menyatakan dukungannya terhadap Gerakan FANTIK. Menurutnya, gerakan tersebut tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus menjadi gerakan bersama yang mampu membangun kesadaran masyarakat dan mendorong pencegahan kekerasan sejak dini.

“Gerakan ini dapat membangun kesadaran publik tentang pencegahan kekerasan dan meningkatkan interaksi serta partisipasi publik. Pentingnya penguatan strategi kampanye dengan pendekatan partisipatif dan kolaborasi lintas komunitas untuk memperluas jangkauan pesan serta mendorong keterlibatan publik yang lebih aktif dan berkelanjutan,” ujar Gus Faiz.

Baca Juga:  100 Becak Listrik untuk Jombang: Wujud Kepedulian Presiden Prabowo kepada Tukang Becak Lansia

Ia menilai perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi keagamaan, komunitas, lembaga pendidikan, keluarga, hingga masyarakat luas.

Menurutnya, kampanye antikekerasan harus mampu mengubah kesadaran menjadi tindakan nyata: berani mencegah, berani melindungi, dan berani bersuara ketika terjadi kekerasan.

Deklarasi FANTIK di Posko Ramah Muktamirin menjadi pesan kuat bahwa perjuangan menghadirkan ruang yang aman bagi perempuan dan anak merupakan tanggung jawab bersama.

“Setiap anak berhak tumbuh tanpa takut. Setiap perempuan berhak hidup tanpa kekerasan. Lindungi hari ini, selamatkan masa depan.”

FANTIK: Bersama Fatayat NU, hadirkan Indonesia yang aman, setara dan bermartabat.(lil) 

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Ansor Jatim Dorong Muktamar NU Mendatang Digelar di Kawasan Hutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Persidangan PMH Situbondo Kembali Di Gelar,Wakil Bupati Dan DPRD Jatim Hadir Lewat Kuasa Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:08 WIB

(*SMKS Ibrahimy Situbondo Semarakkan “Sehat Bersama, Hebat Bersama” Melalui Jalan Sehat*)

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:24 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.