Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Jamaah Calon Haji Tulungagung 1447 Hijriyah Diberangkatkan, Ini pesan Plt. Bupati Ahmad Baharudin
  • Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB
  • Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untuk Keselamatan
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:55 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa Bersama Jajaran Pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Timur Kunjungan Kerja Ke Kab.Situbondo Untuk Meninjau Dampak Bencana Banjir 

redaksiSabtu, 24 Januari 2026 - 11:04 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260124 WA0074
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Situbondo-Gubernur Khofifah dalam kujungan tersebut didampingi langsung oleh Bupati Situbondo Yusuf Wahyu Rio Prayogo dan Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah. Rombongan menyasar dua desa terdampak paling parah, yakni Desa Kalianget dan Desa Lubawang, Kecamatan Banyuglugur.

Gubernur Jawa Timur bersama Bupati dan Wakil Bupati Situbondo menyempatkan diri menyapa warga, meninjau rumah-rumah yang terdampak banjir, serta menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut.

Dan Selain mengunjungi warga, rombongan juga meninjau langsung kondisi Sungai Lubawang yang diduga menjadi salah satu faktor utama terjadinya banjir di wilayah tersebut akibat meluap saat intensitas hujan tinggi.23/1/2026

Di hadapan sejumlah wartawan, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa kunjungannya merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menangani bencana alam yang terjadi di daerah.
“Ini respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap bencana hidrometeorologi yang terjadi di Situbondo. Kami ingin memastikan penanganan berjalan dan masyarakat mendapat perhatian,” jelas Khofifah.
Lebih lanjut, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Timur telah melakukan upaya pengendalian banjir melalui pengerukan dan normalisasi sungai di sejumlah wilayah rawan banjir, khususnya di Kecamatan Mlandingan dan Kendit.IMG 20260124 WA0073

Baca Juga:  Bupati Warsubi Tinjau Hasil Pembangunan Jalan 2025 di Plandaan dan Kabuh

“Sejauh ini normalisasi sungai di wilayah Kecamatan Mlandingan dan Kendit sudah membaik dan bisa teratasi. Upaya ini akan terus kami lanjutkan,” ujar Gubernur Khofifah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jawa Timur juga mengungkapkan bahwa potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
“Pada bulan Desember 2025 potensi bencana berada di angka 20 persen, namun memasuki Januari 2026 meningkat hingga 58 persen. Ini harus menjadi kewaspadaan bersama,” ungkapnya.

Untuk menekan dampak bencana, Pemprov Jawa Timur telah melakukan operasi modifikasi cuaca sejak 5 Desember 2025. Namun, pelaksanaannya masih terkendala keterbatasan anggaran.
“Idealnya Jawa Timur bisa melakukan modifikasi cuaca di empat hingga lima titik. Namun karena keterbatasan anggaran APBD provinsi, saat ini baru mampu di dua hingga tiga titik,” kata Khofifah.

Baca Juga:  Warga Desa Tanjung Antusias ikuti Vaksinasi Booster

Gubernur Khofifah juga menjelaskan bahwa modifikasi cuaca dilakukan dengan dua metode, yakni penaburan garam untuk awan di laut dan penaburan kapur untuk awan yang sudah bergerak ke daratan agar hujan tidak terkonsentrasi di satu wilayah.
Selain itu, Gubernur Jawa Timur menginstruksikan Dinas Cipta Karya untuk menambah bronjong berlapis di sepanjang tepi Sungai Lubawang sebagai penguatan tebing sungai, yang akan dibarengi dengan pengerukan sungai menggunakan alat berat.

Sementara itu, Bupati Situbondo (*Yusuf Wahyu Rio Prayogo*) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur atas perhatian dan kunjungan langsung ke lokasi bencana. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Situbondo dan atas nama pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur yang telah meninjau langsung korban banjir yang ada di Situbondo,” ujarnya. (Sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Jamaah Calon Haji Tulungagung 1447 Hijriyah Diberangkatkan, Ini pesan Plt. Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:36 WIB

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untuk Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.