Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sinergi KPK dan Polri di Situbondo Jawa Timur, Sosialisasi Pencegahan Korupsi Pengelolaan APBD
  • Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung
  • Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite
  • HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan
  • Setengah Abad Berkarya, SMKN 2 Jombang Rayakan HUT ke-50 dengan Meriah Lewat Pawai Budaya Nusantara
  • Plt Bupati Tulungagung Hadiri Peringatan Hari Tari Dunia 2026
  • Prestasi Gemilang! Kabupaten Jombang Peringkat 4 Nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
  • Kapolres Situbondo Jawa Timur Pimpin Langsunh Kerja Bakti Bangun Jembatan Merah Putih Untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng
Kamis, 30 April 2026 - 11:04 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Guru Besar UI Apresiasi Kebijakan Pro-Rakyat Bupati Warsubi Soal Pajak Jombang

Jumat, 5 September 2025 - 21:00 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20250905 WA0034
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

 

JOMBANG,Liputan11.com – Isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Jombang yang sempat menimbulkan keresahan warga, akhirnya terjawab dengan langkah nyata Bupati Jombang, H. Warsubi. Kebijakan yang diambil tidak hanya menurunkan nilai ketetapan PBB untuk tahun 2026, tetapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh keringanan pada tahun 2025.

Respons cepat Abah Warsubi, sapaan akrab sang bupati, mendapat apresiasi dari Guru Besar Sejarah Universitas Indonesia (UI), Prof Yon Machmudi. Menurutnya, langkah tersebut merupakan cerminan kepemimpinan yang responsif sekaligus merangkul semua elemen masyarakat.

“Alhamdulillah saat ini kondisi nasional semakin kondusif. Bagus langkah-langkah Bupati Jombang yang responsif menjawab keresahan masyarakat dengan menurunkan PBB dan turun ke bawah merangkul semua elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas Jombang,” ujar Prof Yon, Jumat (5/9/2025).

Ia menegaskan, di tengah situasi ekonomi yang timpang, aparat pemerintah juga harus menunjukkan gaya hidup sederhana.

Baca Juga:  Rapat Paripurna DPRD Kota Blitar Tetapkan PROPEMPERDA dan APBD 2026

“Masalah kesenjangan ekonomi sering menjadi pintu masuk memobilisasi kemarahan rakyat dengan tindakan destruktif. Karena itu, pemimpin perlu hadir dengan kesederhanaan dan keberpihakan nyata,” tambahnya.

*Ketulusan Bupati Warsubi Merespons Keresahan Rakyat*
Langkah Warsubi memang bukan sebatas wacana. Ia mendatangi langsung Posko Pengaduan Kenaikan Pajak yang dibuka oleh forum masyarakat Jombang.

Di hadapan warga, Abah Bupati menegaskan bahwa untuk tahun 2026, nilai ketetapan PBB akan diturunkan menjadi Rp 28,34 miliar, angka yang bahkan lebih rendah dari tahun 2022.

“Yang penting tidak memberatkan masyarakat Jombang,” tegasnya.

Untuk tahun 2025, ia membuka ruang keberatan bagi warga. Mekanismenya dibuat sederhana: cukup melalui kantor desa masing-masing, yang kemudian akan meneruskan ke kecamatan. Selanjutnya, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) akan turun langsung agar wajib pajak bisa memperoleh keringanan.

Baca Juga:  Semarak Peringatan Karnaval Hasil Bumi HUT RI ke-80

“Saya ingin sambang. Saya merasakan kesusahan masyarakat Jombang. Maka kami bersama DPRD berkomitmen untuk mencari solusi,” tutur Warsubi dengan nada tulus.

Data resmi menunjukkan, PBB Jombang memang terus meningkat sejak 2022, yakni Rp 29,08 miliar (2022), Rp 31,55 miliar (2023), Rp 39,44 miliar (2024), hingga Rp 43,15 miliar (2025). Penurunan drastis menjadi Rp 28,34 miliar di tahun 2026 menjadi kabar baik sekaligus penanda keberpihakan pemerintah daerah pada rakyat.

Kebijakan ini sekaligus menjadi pesan penting bahwa pemerintah hadir mendengar suara rakyat, bukan semata mengejar target pendapatan daerah.

Seperti yang disampaikan Prof Yon, langkah Warsubi bisa menjadi teladan nasional bagaimana pemimpin daerah merespons keresahan masyarakat dengan sikap sederhana, merangkul, dan nyata.

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 April 2026 - 10:55 WIB

Setengah Abad Berkarya, SMKN 2 Jombang Rayakan HUT ke-50 dengan Meriah Lewat Pawai Budaya Nusantara

Rabu, 29 April 2026 - 08:51 WIB

Prestasi Gemilang! Kabupaten Jombang Peringkat 4 Nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 05:20 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Sinergi KPK dan Polri di Situbondo Jawa Timur, Sosialisasi Pencegahan Korupsi Pengelolaan APBD

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Kamis, 30 April 2026 - 00:15 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite

Kamis, 30 April 2026 - 00:12 WIB

HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 April 2026 - 10:55 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.