Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 
  • *Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*
  • PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri
  • Aroma ‘Makelar’ Proyek Irigasi Perpompaan Menyengat, Pengadaan Diduga Dikendalikan Supplier Paralon
  • Polres Situbondo Imbau Masyarakat Gunakan Sepeda Listrik Sesuai Aturan dan Utamakan Keselamatan
  • Muktamar ke-35 NU Tinggal Sepekan, Bupati Warsubi Pastikan Jombang Siap Jadi Tuan Rumah
Senin, 24 Agustus 2026 - 01:31 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

Ketua MKKS SMP Negeri Jombang Pastikan SPMB 2026 Berjalan Sesuai Juknis, Sistem Dinilai Lebih Adil dan Memberi Kesempatan Lebih Luas

redaksiRabu, 1 Juli 2026 - 20:55 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

IMG 20260701 WA0039

JOMBANG,Liputan11.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 jenjang SMP Negeri di Kabupaten Jombang mendapat respons positif dari masyarakat. Selain berjalan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan, mekanisme penerimaan tahun ini juga dinilai lebih memberikan ruang dan kesempatan kepada calon murid dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni Tri Joko Kurnianto, S.Pd., M.Si, yang juga merupakan Kepala SMP Negeri 1 Mojoagung, mengatakan bahwa seluruh tahapan SPMB dilaksanakan berdasarkan aturan yang telah disusun secara matang bersama berbagai pihak tNegeri, (1/7/2026).

Menurutnya, penyusunan juknis tidak hanya dilakukan oleh Dinas Pendidikan semata, melainkan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD) hingga perwakilan satuan pendidikan. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan mampu menghasilkan kebijakan yang objektif, transparan, serta dapat diterapkan secara seragam di seluruh SMP Negeri.

“Pelaksanaan SPMB tahun ini berjalan sesuai dengan juknis yang telah ditetapkan. Dalam penyusunannya juga melibatkan berbagai stakeholder, baik OPD terkait maupun perwakilan satuan pendidikan. Karena itu seluruh sekolah memiliki pedoman yang sama dalam melaksanakan proses penerimaan murid baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jalur penerimaan pada SPMB 2026 masih tetap mengacu pada empat jalur utama, yakni jalur domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi orang tua. Keempat jalur tersebut disusun untuk mengakomodasi berbagai latar belakang calon murid sekaligus memberikan kesempatan yang setara sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Ratusan Ojol Jombang Gelar Doa Bersama di Kediaman Abah Warsubi

Antusiasme masyarakat, lanjut Yoni, terlihat sejak dibukanya pendaftaran tahap pertama. Hampir seluruh lulusan sekolah dasar telah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendaftar di sekolah tujuan. Sementara bagi peserta yang belum berhasil lolos seleksi tahap pertama, masih diberikan kesempatan mengikuti tahap kedua.

“Ini menjadi salah satu kelebihan pelaksanaan tahun ini. Anak-anak yang belum diterima pada tahap pertama masih memiliki peluang pada tahap kedua sehingga kesempatan mereka untuk memperoleh sekolah tujuan menjadi lebih besar,” katanya.

Mengenai transparansi seleksi, Yoni menegaskan bahwa sekolah tidak memiliki kewenangan mengubah hasil seleksi karena seluruh proses dilakukan melalui sistem berbasis online. Sekolah hanya menerima hasil akhir yang telah diproses oleh aplikasi SPMB.

“Kami hanya menerima hasil dari sistem. Kami percaya aplikasi yang digunakan telah dirancang dengan berbagai mekanisme pengamanan sehingga mampu meminimalkan potensi kecurangan dan menghasilkan seleksi yang objektif serta dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Yoni juga menyampaikan pesan khusus kepada para orang tua yang putra-putrinya belum diterima di SMP Negeri. Ia mengajak masyarakat untuk tidak memandang kualitas pendidikan hanya dari status sekolah negeri.

“Yang terpenting adalah anak tetap mendapatkan pendidikan. SMP swasta juga memiliki kualitas yang baik, tenaga pendidik yang kompeten, serta berbagai prestasi yang membanggakan. Oleh karena itu, kami mengajak para orang tua tetap semangat menyekolahkan putra-putrinya di mana pun mereka diterima,” tuturnya.

Baca Juga:  DKPP Jombang Hadirkan 15.750 Apem di Grebeg Apem 2026, Ribuan Warga Padati Alun-Alun

Ia menambahkan, pelaksanaan SPMB 2026 membawa sejumlah perubahan yang dinilai lebih berpihak kepada peserta didik. Salah satunya adalah pelaksanaan seleksi yang kini dibagi menjadi dua tahap. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya berlangsung dalam satu tahap, sistem baru memberi kesempatan kedua bagi peserta yang belum berhasil lolos pada tahap awal.

Perubahan lainnya terdapat pada jalur prestasi. Jika sebelumnya prestasi akademik dan prestasi kejuaraan berada dalam satu kelompok seleksi, kini keduanya dipisahkan sehingga peluang bagi siswa yang memiliki prestasi akademik menjadi lebih luas.

“Kalau tahun lalu kesempatan melalui jalur prestasi akademik masih sangat terbatas, sekarang seluruh siswa yang memenuhi syarat dapat mencoba jalur tersebut. Ini tentu menjadi langkah positif dalam memberikan kesempatan yang lebih adil kepada peserta didik sesuai kemampuan dan prestasi yang dimiliki,” paparnya.

Sebagai Ketua MKKS SMP Negeri Kabupaten Jombang, Yoni berharap pelaksanaan SPMB pada tahun-tahun berikutnya semakin baik. Menurutnya, hal yang perlu terus ditingkatkan adalah sosialisasi kepada masyarakat agar seluruh orang tua memahami aturan, mekanisme, hingga tahapan pendaftaran sejak awal.

“Harapan kami, sosialisasi kepada orang tua dan masyarakat terus diperluas. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat tidak lagi bingung menghadapi proses SPMB, sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung lebih lancar, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.(im)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 07:00 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:23 WIB

*Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.