Tulungagung liputan11 — Komitmen untuk membangun masa depan sepak bola usia muda di Kabupaten Tulungagung kembali mendapat energi positif melalui penyelenggaraan Tulungagung Junior League (TJL) Season 4 Tahun 2026. Kompetisi pembinaan sepak bola usia muda tersebut resmi dibuka melalui Opening Ceremony di Lapangan Sepak Bola Natadiwirya, Desa Tawing, Kecamatan Gondang, pada Minggu (21/6/2026).
Tulungagung Junior League merupakan kompetisi liga yang diinisiasi oleh para penggiat sepak bola usia muda yang tergabung dalam operator TJL. Memasuki tahun keempat penyelenggaraan sejak pertama kali digelar pada 2023, TJL terus berkembang menjadi salah satu wadah kompetisi pembinaan usia muda yang konsisten dan berkelanjutan di Kabupaten Tulungagung.
Pada edisi 2026, Tulungagung Junior League diikuti oleh 33 Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan total 1.278 pemain. Kompetisi mempertandingkan kelompok usia U10, U11, U12, U13, dan U15, dengan peserta berasal dari klub-klub sepak bola di Kabupaten Tulungagung serta sejumlah klub dari kabupaten/kota di sekitar Tulungagung.
Kompetisi dijadwalkan bergulir setiap akhir pekan hingga akhir tahun, dengan pertandingan dilaksanakan di sejumlah lapangan yang menjadi venue TJL, yakni Srikaton Park Arena Desa Srikaton, Lapangan Pinggirsari, dan Lapangan Natadiwirya Desa Tawing.

Keberadaan kompetisi seperti TJL mendapat apresiasi dari PSSI Kabupaten Tulungagung. PSSI menilai pembinaan sepak bola usia muda tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara federasi, pemerintah daerah, klub, SSB, pelatih, orang tua, serta para penggiat sepak bola.
PSSI Tulungagung memandang keberadaan Tulungagung Junior League sebagai bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang memberikan ruang bermain dan pengalaman kompetitif secara berkelanjutan kepada para pemain muda.
“PSSI Kabupaten Tulungagung sangat mengapresiasi kegiatan ini. Sejatinya, semua pihak harus berjalan seiring dan bersama-sama mendukung pembinaan sepak bola usia muda. Kompetisi seperti TJL memberikan ruang yang sangat baik bagi anak-anak untuk berkembang melalui pengalaman bertanding,” menjadi semangat yang diusung PSSI Tulungagung.
Selain mengejar prestasi, Tulungagung Junior League juga membawa misi pembentukan karakter. Kompetisi ini diharapkan menjadi sarana untuk menanamkan disiplin, sportivitas, kerja sama, tanggung jawab, serta mental juara kepada para pemain sejak usia dini. (Nuha)
