Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
Selasa, 22 September 2026 - 07:45 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

Ketua TP PKK Jombang Perkuat Gerakan Sampah Sayang di HPSN 2026: Dari Rumah, Untuk Masa Depan

redaksiJumat, 13 Februari 2026 - 10:24 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260213 WA0003
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

JOMBANG,Liputan11.com – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 di Kabupaten Jombang berlangsung penuh semangat dan komitmen. Momentum tahunan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan panggung penguatan gerakan kolektif masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan melalui Gerakan Asri Jombang (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menegaskan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari hulu, yakni dari rumah tangga. Menurutnya, keluarga adalah kunci utama perubahan dan garda terdepan dalam membangun budaya baru yang lebih peduli lingkungan.

Dalam sambutannya, Yuliati menyampaikan bahwa komitmen ini sejalan dengan kebijakan nasional sebagaimana arahan Presiden Republik Indonesia terkait reformasi tata kelola sampah. Di tingkat daerah, gerakan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Jombang agar seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

“Persoalan sampah bukan semata urusan pemerintah. Dampaknya dirasakan bersama, maka tanggung jawabnya pun harus kita pikul bersama. Perubahan besar itu dimulai dari keluarga,” tegasnya.

TP PKK Kabupaten Jombang, lanjutnya, telah mencanangkan Gerakan Sampah Sayang sejak tahun 2025 sebagai gerakan masif berbasis keluarga. Melalui peran aktif kader PKK di seluruh tingkatan, mulai kabupaten, kecamatan hingga desa, gerakan ini mendorong lahirnya budaya baru: budaya memilah sampah sejak dari rumah, budaya mengurangi timbunan sampah, serta budaya mengelola sampah agar memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi kesejahteraan keluarga.

Baca Juga:  Melalui Skema PIK, Dishub Jombang Percepat Pemerataan PJU

Gerakan ini mengusung pesan sederhana namun kuat, “Dari Sampah Menjadi Manfaat.” Pesan tersebut bukan sekadar slogan, tetapi telah diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan. Berdasarkan laporan petugas, selama satu bulan pelaksanaan gerakan serentak di seluruh kecamatan, berhasil terkumpul 5.432,43 kilogram sampah anorganik.

Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat Jombang terhadap pentingnya pemilahan dan pengelolaan sampah. Jika dalam satu bulan mampu terkumpul lebih dari lima ton sampah anorganik, maka dalam setahun jumlahnya bisa mencapai puluhan ton yang dapat dikelola dan dimanfaatkan kembali, sehingga mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA).

“Ini bukti bahwa ketika masyarakat diberikan pendampingan, penguatan, dan teladan, gerakan pengelolaan sampah bisa berjalan nyata. Bukan hanya seremonial, tetapi berkelanjutan,” ujar Yuliati.
Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Ketua TP PKK Kecamatan yang telah menggerakkan kader hingga tingkat desa, serta mengajak keluarga-keluarga untuk terlibat aktif dalam pemilahan sampah.

Tak hanya itu, dukungan dari pemerintah daerah, OPD, pemerintah desa, sekolah, pondok pesantren, hingga dunia usaha dinilai menjadi faktor penting dalam memperluas dampak gerakan ini.

IMG 20260213 WA0002

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kekuatan utama dalam membangun ekosistem pengelolaan sampah yang terpadu. Mulai dari edukasi, pendampingan, hingga penguatan bank sampah dan pengolahan limbah rumah tangga, seluruhnya diarahkan untuk menciptakan sistem yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.

Baca Juga:  Kabupaten Jombang Raih Juara III Penyelenggaraan Nama Rupabumi Tingkat Provinsi Jawa Timur: Bukti Komitmen dalam Tertib Administrasi dan Tata Ruang

Pada momentum HPSN 2026 ini, Yuliati mengajak seluruh keluarga di Kabupaten Jombang untuk tidak menunda memulai kebiasaan baik. Ia menekankan bahwa perubahan tidak harus menunggu sempurna.

“Mulai dari rumah, mulai hari ini, mulai dari hal yang paling sederhana: memilah sampah. Tidak perlu menunggu fasilitas lengkap atau kondisi ideal. Yang terpenting adalah konsisten.

Karena perubahan besar selalu berasal dari langkah kecil yang dilakukan bersama-sama,” pesannya.
Ia berharap Gerakan Asri Jombang (Aman, Sehat, Resik, Indah) benar-benar menjadi budaya baru masyarakat Jombang. Tidak hanya digaungkan saat peringatan HPSN, tetapi menjadi kebiasaan sehari-hari dalam kehidupan rumah tangga.

Lebih dari itu, ia menekankan bahwa kepedulian terhadap sampah bukan sekadar persoalan kebersihan, tetapi juga menyangkut kesehatan, lingkungan, dan masa depan generasi mendatang. Setiap langkah kecil dalam mengurangi dan mengelola sampah diharapkan menjadi amal jariyah yang membawa manfaat jangka panjang.

“Semoga apa yang kita lakukan hari ini menjadi awal yang baik. Setiap sampah yang kita pilah, setiap langkah kecil yang kita ambil, adalah investasi untuk lingkungan yang lebih sehat dan kesejahteraan generasi mendatang,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen berbasis keluarga, Kabupaten Jombang terus bergerak menuju daerah yang lebih bersih, sehat, dan berdaya melalui pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.(Im)

Gerakan Sampah Sayang HPSN TP PKK Jombang
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 11:50 WIB

SMAN Kesamben Jombang Ukir Prestasi Gemilang, Sapu Bersih Empat Gelar Juara 1 Kejurda Jatim 2026

Selasa, 15 September 2026 - 09:29 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.