JOMBANG,Liputan11.com – SMKN 3 Jombang menjadi panggung apresiasi bagi pelajar berprestasi sekaligus penguatan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap keberlanjutan pendidikan. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara langsung memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi dalam kegiatan penyerahan bantuan biaya pendidikan bagi murid afirmasi di Aula SMKN 3 Jombang, Jumat (28/8/2026).
Kehadiran Khofifah di sekolah tersebut tidak sekadar menyerahkan bantuan pendidikan. Momentum itu juga menjadi penegasan bahwa sekolah vokasi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu berkompetisi dan menorehkan prestasi.
Salah satu yang mendapat apresiasi adalah Jihan Akbar Sifansyah, siswa SMKN 3 Jombang. Prestasi Jihan menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah sekaligus bukti bahwa pendidikan vokasi mampu melahirkan siswa dengan kompetensi dan daya saing.
Kepala SMKN 3 Jombang, Drs. Khasanuddin, M.M.Pd, mengaku bersyukur atas apresiasi yang diberikan kepada siswanya. Ia menilai capaian tersebut merupakan buah dari ketekunan siswa yang diperkuat dengan pembinaan dan pendampingan para guru.
> “Ini bukti kerja keras, ketekunan, dan semangat siswa, serta dukungan para guru. Kami berharap prestasi ini menjadi pemantik bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kompetensi dan berani bersaing di tingkat lebih tinggi,” ungkap Khasanuddin.
Menurutnya, SMKN 3 Jombang tidak ingin berhenti pada capaian yang sudah diraih. Sekolah terus mendorong penguatan keterampilan sekaligus pembinaan berbagai bidang kompetisi agar siswa memiliki kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja sekaligus memiliki mental juara.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim tahun ini menyalurkan bantuan biaya pendidikan kepada 50.000 anak di seluruh Jawa Timur melalui skema afirmasi.
Khusus Kabupaten Jombang, terdapat 2.110 siswa penerima bantuan. Sebanyak 112 siswa hadir dalam penyerahan simbolis, sementara penerima lainnya memperoleh bantuan melalui sekolah masing-masing.
Aries menegaskan, bantuan tersebut diharapkan mampu mencegah anak-anak berhenti sekolah karena persoalan ekonomi.
“Harapan kita dan harapan Ibu Gubernur tentunya tidak ada anak yang tidak bersekolah, tidak ada anak yang putus di perjalanan untuk tidak melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.
Tak hanya soal keberlangsungan pendidikan, Pemprov Jatim juga menaruh perhatian terhadap capaian prestasi pelajar Jombang. Sepanjang tahun ini, tercatat 193 prestasi diraih pelajar Jombang pada berbagai tingkatan, mulai kabupaten hingga internasional.
Aries meminta capaian tersebut tidak menjadi angka akhir.
> “Kita tidak berhenti di 193. Kita ingin anak-anak Jombang menghasilkan prestasi terbaik, bukan hanya lokal dan nasional, bahkan di tingkat internasional,” tegasnya.
Sementara itu, Khofifah menyampaikan pesan langsung kepada para pelajar agar tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk berhenti mengejar masa depan.
“Jangan putus sekolah. Apapun kondisinya, sekolah harus jalan terus. Dan jangan berhenti berprestasi,” pesan Khofifah.
Pesan tersebut menjadi semangat tersendiri bagi keluarga besar SMKN 3 Jombang. Sekolah diharapkan terus menjadi ruang tumbuh bagi siswa untuk mengasah keterampilan, membangun karakter, sekaligus membuktikan bahwa lulusan sekolah vokasi mampu bersaing hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Dari SMKN 3 Jombang, semangat pendidikan dan prestasi itu diharapkan tidak berhenti pada satu siswa. Namun terus menular menjadi budaya prestasi bagi seluruh peserta didik.(im)
