Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin
  • Ansor Jatim Dorong Muktamar NU Mendatang Digelar di Kawasan Hutan
  • Persidangan PMH Situbondo Kembali Di Gelar,Wakil Bupati Dan DPRD Jatim Hadir Lewat Kuasa Hukum
  • (*SMKS Ibrahimy Situbondo Semarakkan “Sehat Bersama, Hebat Bersama” Melalui Jalan Sehat*)
  • Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan
Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:46 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

LBH Cakra Situbondo Soroti Jaminan Keselamatan Kerja Proyek Tender, Pertanyakan Kepatuhan Kontraktor Terhadap UU Ketenagakerjaan

redaksiSelasa, 9 Desember 2025 - 20:42 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251209 WA0176
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Situbondo – LBH Cakra Kabupaten Situbondo mendesak klarifikasi dan transparansi mengenai perlindungan hak-hak pekerja di lingkungan proyek-proyek pembangunan yang dilaksanakan oleh kontraktor pemenang tender di wilayah Situbondo.

Ketua LBH Cakra Situbondo, Nofika Syaiful Rahman, yang Akrab Disapa Opek secara tegas mempertanyakan apakah setiap kontraktor pemenang tender proyek di Kabupaten Situbondo telah menjamin keselamatan dan mengasuransikan para pekerjanya selama masa kontrak berlangsung.

Opek menekankan bahwa jaminan keselamatan kerja bukan hanya kewajiban moral, tetapi juga kewajiban hukum mutlak yang harus dipenuhi oleh setiap perusahaan penyedia jasa konstruksi, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan dan peraturan terkait lainnya.

“Setiap pekerja konstruksi memiliki risiko kerja yang tinggi. Oleh karena itu, jaminan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta asuransi, baik melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan maupun asuransi lain yang setara, adalah hak dasar yang tidak boleh diabaikan. Kami ingin memastikan, apakah dalam setiap pelaksanaan proyek di Situbondo, hak ini sudah menjadi komponen wajib yang dipenuhi kontraktor,” ujar Opek.

LBH Cakra meminta Pemerintah Kabupaten Situbondo, khususnya instansi terkait yang mengawasi proyek, untuk secara ketat memverifikasi kepatuhan kontraktor terhadap aturan ini sejak tahap awal kontrak hingga penyelesaian proyek.

Baca Juga:  RSUD Ploso Resmikan RSUP Mart, Gandeng AFCO Fresh untuk Wujudkan Layanan Kesehatan yang Lebih Nyaman dan Humanis

LBH Cakra Situbondo juga mengingatkan bahwa terdapat sanksi hukum yang berat bagi kontraktor yang terbukti lalai atau sengaja tidak memberikan jaminan keselamatan dan asuransi kepada pekerjanya.

I. Sanksi Berdasarkan Undang-Undang dan Peraturan

• Sanksi Pidana: Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, perusahaan yang melanggar ketentuan K3 dapat dikenakan sanksi pidana kurungan dan denda.
• Sanksi Administratif: Kontraktor yang tidak mendaftarkan pekerjanya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat dikenakan sanksi administratif berupa teguran tertulis, denda, bahkan tidak mendapat pelayanan publik tertentu (seperti perizinan yang berkaitan dengan proyek).
• Sanksi Perdata: Jika terjadi kecelakaan kerja dan pekerja tidak terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, kontraktor dapat dituntut secara perdata untuk membayar seluruh ganti rugi dan kompensasi yang seharusnya menjadi tanggung jawab BPJS, termasuk biaya pengobatan, cacat, hingga santunan kematian.

Baca Juga:  Warga Desa Kresikan Tanggunggunung Terima Bantuan Sumur Bor dan Kamar Mandi dari NU Care Lazisnu Tulungagung

II. Sanksi dalam Kontrak Proyek (Sanksi Lelang)

Selain sanksi hukum di atas, kontraktor yang melanggar ketentuan K3 dan Jaminan Sosial dapat dikenakan sanksi yang diatur dalam dokumen kontrak pengadaan barang/jasa pemerintah,
meliputi:

• Pemutusan Kontrak Sepihak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).
• Pencairan Jaminan Pelaksanaan Proyek.
• Sanksi Daftar Hitam (Blacklist): Kontraktor dapat dimasukkan ke dalam daftar hitam dan dilarang mengikuti tender proyek pemerintah di seluruh Indonesia untuk jangka waktu tertentu.

LBH Cakra mendesak Pemerintah Daerah Situbondo untuk:

• Mewajibkan bukti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai salah satu syarat pencairan termin pembayaran proyek.
• Melakukan inspeksi mendadak secara berkala (sidak) ke lokasi proyek untuk memverifikasi kelengkapan K3 dan status kepegawaian pekerja.
• Memublikasikan data kontraktor yang telah memenuhi standar K3 dan jaminan sosial sebagai bentuk transparansi.

“LBH Cakra Situbondo akan terus memantau pelaksanaan proyek-proyek ini dan siap mengambil langkah hukum jika ditemukan adanya pelanggaran hak-hak pekerja. Kesejahteraan pekerja adalah cerminan kualitas pembangunan di daerah,” tutup Opek.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Fatayat NU Deklarasikan Gerakan FANTIK Bersama Posko Ramah Muktamirin

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Ansor Jatim Dorong Muktamar NU Mendatang Digelar di Kawasan Hutan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Persidangan PMH Situbondo Kembali Di Gelar,Wakil Bupati Dan DPRD Jatim Hadir Lewat Kuasa Hukum

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:08 WIB

(*SMKS Ibrahimy Situbondo Semarakkan “Sehat Bersama, Hebat Bersama” Melalui Jalan Sehat*)

Jumat, 28 Agustus 2026 - 09:24 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.