Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Polres Situbondo Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Jangkar
  • Proyek Irigasi Puton Rp156 Juta Dipertanyakan, Dinas Pertanian Belum Beri Penjelasan Soal Dua Tahun Anggaran
  • Plt Bupati Tulungagung Hadiri Tasyakuran Jamaah Haji 2026 dan Pengukuhan DPD Forum Komunikasi KBIHU
  • DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Usulan Pengganti Pimpinan DPRD
  • Terminal Barang Glagahan Resmi Beroperasi, Dishub Kejar Kelengkapan Sarana Pendukung
  • Perhutani KPH Bondowoso Bersama Bupati dan Forkopimda Laksanakan Petik Kopi Perdana Panen Raya Tahun 2026
  • *Suasana Memanas, LSM Ber-SKP Geruduk DPRD Situbondo Pertanyakan Warga Jual Sapi dan Kambing Demi Berobat*
  • Kapolres Aryo Beri Penghargaan kepada 36 Personel Berprestasi, Tegaskan Budaya Prestasi di Polres Bondowoso
Jumat, 10 Juli 2026 - 20:14 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Banyuwangi

Operasi Pasar Migor Murah di Banyuwangi, Warga Kaligoro dan Dasri Rela Antre 

Selasa, 24 Mei 2022 - 13:51 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Screenshot 2022 0524 133428
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

BANYUWANGI.LIPUTAN11.COM-Berdasarkan kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini serta mempertimbangkan adanya 17 juta orang tenaga kerja di industri sawit, baik petani, pekerja dan juga tenaga pendukung lainnya, maka Presiden Republik Indonesia Joko Widodo membuka kembali ekspor minyak goreng pada Senin,23 Mei 2022.di kutip melalui situs Sekretariat Kabinet.

Perlu di ketahui, Pemerintah sempat melarang ekspor minyak goreng dan produk turunan kepala sawit di karenakan tingginya harga minyak goreng di pasar domestik.

Meskipun saat ini ekspor di buka kembali, pemerintah akan tetap mengawasi dan memantau dengan ketat agar pasokan terpenuhi serta harga terjangkau untuk kebutuhan masyarakat.

Berdasarkan hasil pengecekan, kebutuhan nasional untuk minyak goreng curah adalah kurang lebih 194 ribu ton per bulan. Sementara, sebelum di lakukan pelarangan ekspor, pasokannya hanya 64,5 ribu ton. Hal tersebut berbanding berbalik setelah dilakukan pelarangan ekspor di bulan April, pasokan mencapai 211 ribu ton per bulan.artinya melebihi kebutuhan nasional bulanan.

Baca Juga:  Dandim 0825 Teken Perjanjian Kerjasama Dengan Yayasan Robithotul Islam Banyuwangi

Terlepas dari itu, kebutuhan masyarakat akan minyak goreng curah harga murah tampak masih terbilang tinggi, faktanya di hari yang sama, antrian masyarakat pada operasi pasar minyak goreng curah murah yang di laksanakan oleh Toko Purnomo Banyuwangi di sejumlah titik seperti di dusun kaligoro Desa sukomaju, Kecamatan Srono, maupun di dusun Sumbergayam, Desa Dasri, kecamatan Tegalsari, kerumunan warga yang di dominasi kaum emak-emak sudah memadati lokasi sejak pukul.09.00 WIB.

Menurut Tokoh masyarakat setempat bernama Lukman Hakim, kegiatan operasi pasar minyak goreng curah harga murah dengan harga 14 ribu rupiah per liter ini sangat membantu meringankan beban masyarakat terutama wong cilik.

Baca Juga:  Catar AAL Sub Panda Banyuwangi Akan Ikuti Tes di Surabaya, Ini Pesan Danlanal Letkol Laut Ansori

“Saya sebagai perwakilan masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada Haji Edi Purnomo yang rela berjuang menyalurkan penjualan minyak goreng curah harga murah ini kepada masyarakat langsung. Semoga atas perjuangannya, baik itu berupa material maupun non material akan berdampak positif untuk kesuksesannya,” ucapnya.

Ditempat terpisah, H.Edi Purnomo mengatakan, “saya manut saja, karena saya yakin apa yang dilakukan pemerintah pasti untuk kebaikan bersama.dan yang terpenting bagi saya adalah berjuang untuk masyarakat terutama pada wong cilik,” ujarnya.

Di kawasan Banyuwangi sendiri, H. Edi Purnomo di kenal sebagai Pengusaha dan politikus senior dari Partai Kebangkitan Bangsa. Maka tak heran jika setiap kegiatannya sering di bantu oleh Fatayat, Muslimat maupun Banser yang sangat dekat dengan kaum Nahdliyyin. (Joko)

Berita Banyuwangi dasri Kaligoro Migor Murah Minyak goreng Operasi Pasar
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

109 KPM Desa Tambak Rejo Terima BLT-DD Tahap IX

Jumat, 9 September 2022 - 16:09 WIB

Rapat DPC PDIP Diperluas Banyuwangi, Merdeka Bersatu Dalam Langkah Lima Mantap

Minggu, 4 September 2022 - 09:29 WIB

Pihak SPBU Akan Mengganti Kerugian Konsumen Jika Dari Hasil Investigasi Ditemukan Adanya Kadar Air Dalam Tangki Pendam

Kamis, 1 September 2022 - 17:50 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Polres Situbondo Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Jangkar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:44 WIB

Proyek Irigasi Puton Rp156 Juta Dipertanyakan, Dinas Pertanian Belum Beri Penjelasan Soal Dua Tahun Anggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:35 WIB

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Tasyakuran Jamaah Haji 2026 dan Pengukuhan DPD Forum Komunikasi KBIHU

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:15 WIB

DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Usulan Pengganti Pimpinan DPRD

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:03 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.