Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan
  • Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
  • Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak
  • Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental
  • Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi
  • Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027
  • Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
  • Hadiri Bersih Desa Gombang, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ingatkan Warga Jaga Kerukunan
Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:13 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

Pasar Ploso Ambruk di Dini Hari, Bangunan Baru Bernilai Miliaran Jadi Sorotan Tajam

redaksiRabu, 18 Maret 2026 - 13:36 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

 

IMG 20260318 WA0000
Faizuddin FM Ketua Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM)

JOMBANG,Liputan11.com – Suasana mencekam menyelimuti Pasar Ploso, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, pada Rabu (18/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Ratusan pedagang dan pengunjung yang masih beraktivitas mendadak panik setelah salah satu bangunan di area pasar tersebut ambruk secara tiba-tiba.

Peristiwa itu sontak memicu kepanikan luar biasa. Teriakan histeris pecah di tengah gelapnya malam, sementara para pedagang berlarian menyelamatkan diri. Insiden ini tak hanya menyisakan trauma, tetapi juga memantik tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Pasalnya, bangunan yang roboh tersebut tergolong masih sangat baru—bahkan belum genap setahun berdiri. Pasar Ploso sendiri diketahui baru saja rampung direvitalisasi pada sekitar akhir tahun 2025, atau hanya berselang beberapa bulan sebelum insiden ini terjadi. Ironisnya, proyek revitalisasi yang menelan anggaran miliaran rupiah dari APBD Provinsi Jawa Timur itu kini justru menyisakan keraguan publik terhadap kualitas pembangunan.

Baca Juga:  Amankan Aset Daerah, BPKAD dan BPN Jombang Percepat Proses Sertifikasi Tanah Pemerintah

Lembaga Bantuan Hak Asasi Manusia (LBHAM) pun angkat bicara. Mereka mempertanyakan secara serius seluruh proses penyelenggaraan bangunan tersebut, mulai dari perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, hingga pengawasan dan kualitas material yang digunakan.

“Bangunan ini baru selesai direnovasi, tetapi sudah ambruk. Ini bukan sekadar kelalaian biasa, melainkan indikasi adanya persoalan serius dalam proses pembangunan,” tegas LBHAM.

Lebih lanjut, LBHAM mengingatkan bahwa sesuai ketentuan dalam Perppu Cipta Kerja yang mengubah Undang-Undang Bangunan Gedung, setiap bangunan wajib memiliki Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Jika bangunan yang roboh tersebut tidak mengantongi PBG, maka ada konsekuensi hukum yang harus ditegakkan.

Tak hanya itu, LBHAM juga mengungkap dugaan awal terkait penyebab ambruknya bangunan tersebut. Setidaknya terdapat tiga faktor yang patut dicurigai. Pertama, kemungkinan adanya kesalahan dalam perhitungan struktur yang diperparah lemahnya pengawasan di lapangan. Kedua, adanya celah dalam proses tender dan pembangunan yang berpotensi mengarah pada praktik korupsi. Ketiga, lemahnya fungsi pengawasan dari pihak legislatif (DPRD) yang dinilai tidak berjalan optimal.

Baca Juga:  Operasi Keselamatan Semeru 2022, Satlantas Polresta Banyuwangi Bagikan Master dan Himbauan Prokes

“Kami mendesak Bupati Jombang untuk bertanggung jawab atas insiden ini. Selain itu, aparat penegak hukum harus segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh dan transparan, termasuk menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran hukum dalam proyek ini,” lanjut LBHAM.

Insiden ambruknya bangunan Pasar Ploso ini menjadi alarm keras bagi pemerintah dan seluruh pihak terkait. Di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan, masyarakat menuntut jaminan keselamatan, kualitas, dan akuntabilitas—bukan justru bangunan yang runtuh sebelum waktunya.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027

Senin, 3 Agustus 2026 - 19:12 WIB

Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:09 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.