Pemkab Jombang Pastikan Keamanan dan Ketertiban Jemaah 1 Abad NU, Satpol PP Kawal Transit di UB

JOMBANG, LIPUTAN11.COM – Pemerintah Kabupaten Jombang menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala besar dengan memfasilitasi secara penuh keberangkatan jemaah Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi Nahdlatul Ulama (NU) asal Kabupaten Jombang menuju Stadion Gajayana, Kota Malang. Dukungan tersebut diwujudkan melalui koordinasi lintas perangkat daerah, penyediaan sarana pendukung, serta penugasan aparat guna memastikan keamanan dan ketertiban jemaah sepanjang rangkaian kegiatan.

Sebagai bagian dari skema pengaturan perjalanan, Universitas Brawijaya (UB) Kota Malang ditetapkan sebagai lokasi transit bagi jemaah asal Kabupaten Jombang sebelum melanjutkan perjalanan menuju Stadion Gajayana. Penetapan lokasi transit ini bertujuan untuk mengatur mobilisasi jemaah secara terkoordinasi, sekaligus menghindari penumpukan massa di satu titik.

Untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama proses transit, Pemerintah Kabupaten Jombang menugaskan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jombang guna melaksanakan pengamanan dan pengaturan jemaah di area Universitas Brawijaya.

Penugasan tersebut merupakan bagian dari dukungan Pemkab Jombang terhadap puncak rangkaian peringatan Harlah 1 Abad Masehi Nahdlatul Ulama yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur pada tanggal 7–8 Februari 2026.
Kepala Satpol PP Kabupaten Jombang, Samsudi, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa keterlibatan Satpol PP dalam pengamanan lokasi transit merupakan bentuk pelaksanaan tugas yang diberikan oleh pemerintah daerah dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah besar.

Baca Juga:  886 Karyawan MPS Perak Terima BLT DBHCHT 2025: Wujud Nyata Kepedulian Pemerintah terhadap Pekerja Industri Rokok

IMG 20260210 WA0008

“Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi NU. Dalam hal keamanan dan ketertiban jemaah, Satpol PP ditugaskan untuk melakukan pengamanan dan pengaturan, termasuk di lokasi transit Universitas Brawijaya sebelum jemaah melanjutkan perjalanan ke Stadion Gajayana,” ujar Samsudi.

Ia menjelaskan bahwa personel Satpol PP Kabupaten Jombang disiagakan di sejumlah titik strategis di lingkungan Universitas Brawijaya, mulai dari area parkir kendaraan, jalur pergerakan bus, hingga lokasi berkumpul jemaah. Seluruh rangkaian pengamanan dilakukan dengan pendekatan humanis, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, serta tetap memperhatikan ketertiban umum.

Menurut Samsudi, pengamanan di lokasi transit memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran keseluruhan rangkaian kegiatan. Dengan pengaturan yang tertib di titik transit, arus pergerakan jemaah menuju lokasi utama dapat berjalan sesuai jadwal dan menghindari potensi gangguan ketertiban.

“Kami mengarahkan jemaah agar tetap berada dalam rombongan, mengikuti arahan petugas, serta menjaga ketertiban selama berada di lokasi transit. Dengan demikian, proses pemberangkatan menuju Stadion Gajayana dapat berlangsung aman dan lancar,” tambahnya.

Baca Juga:  Berusia 14 Tahun, RSUD Ploso Terus “Level Up” dalam Pelayanan Kesehatan

Pemerintah Kabupaten Jombang memandang bahwa fasilitasi dan pengamanan yang optimal merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan yang sejalan dengan nilai religius dan kearifan lokal Kabupaten Jombang sebagai Kota Santri.

Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi Nahdlatul Ulama menjadi momentum spiritual yang sarat makna, tidak hanya sebagai peringatan satu abad perjalanan NU, tetapi juga sebagai sarana memperkuat persatuan, kebersamaan, dan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Oleh karena itu, seluruh aspek pelaksanaan, termasuk pengaturan transit jemaah, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Jombang.

Dengan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Jombang serta penugasan Satpol PP dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Universitas Brawijaya, diharapkan para jemaah asal Kabupaten Jombang dapat mengikuti Mujahadah Kubro 1 Abad Masehi NU dengan tertib dan khusyuk. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan organisasi keagamaan ini diharapkan mampu menjadi contoh pelaksanaan kegiatan keagamaan yang aman, tertib, dan bermartabat.(Im)

tampilkan lebih banyak

Berita Terkait

Back to top button