Tulungagung, Liputan11.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung terus menegaskan komitmen menghadirkan pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan dan manfaat nyata bagi masyarakat. Di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, S.M., M.M., penguatan infrastruktur dasar permukiman menjadi bagian penting dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, tertata, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Tulungagung dengan menuntaskan pekerjaan Peningkatan Saluran Drainase Lingkungan Desa Karangrejo, Kecamatan Boyolangu.
Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari subkegiatan Pembangunan Sistem Drainase Lingkungan. Saluran dibangun menggunakan konstruksi U-Ditch berukuran 40 × 60 sentimeter dengan gandar 10 ton, dengan total panjang mencapai 261,60 meter.
Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tulungagung, Agus Sulistiono, S.T., M.T., menegaskan bahwa pembangunan drainase bukan sekadar pekerjaan fisik, melainkan bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pekerjaan peningkatan saluran drainase di Desa Karangrejo telah selesai. Kami berharap keberadaan saluran ini mampu memperlancar dan mengarahkan aliran air permukaan sekaligus mengurangi potensi genangan di lingkungan masyarakat,” ujar Agus Sulistiono, Rabu (26/8/2026).
Menurut Agus, kualitas dan fungsi infrastruktur menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan pembangunan. Infrastruktur yang telah dibangun harus mampu menjalankan fungsi sebagaimana tujuan awalnya dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

Pelaksanaan pekerjaan memperhatikan spesifikasi teknis dan kondisi lapangan. Yang paling penting, hasil pembangunan dapat berfungsi secara optimal, memiliki kapasitas pengaliran yang memadai, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Agus menambahkan, keberadaan drainase yang baik memiliki peran strategis dalam pengelolaan tata air kawasan permukiman. Saluran yang mampu mengalirkan limpasan air secara efektif dapat membantu mengurangi potensi genangan, menjaga kondisi lingkungan, serta menunjang kenyamanan aktivitas warga.
Jangan sampai pembangunan hanya berhenti pada selesai secara fisik. Infrastruktur harus berfungsi dan memberikan manfaat. Itu yang menjadi perhatian kami,” tandas Agus.
Dengan rampungnya pekerjaan tersebut, sistem drainase lingkungan di Desa Karangrejo diharapkan semakin efektif dalam mengendalikan limpasan air hujan. Peningkatan kapasitas pengaliran juga diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih tertata dan nyaman.
Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Perkim terus mengarahkan pembangunan infrastruktur dasar pada prinsip tepat sasaran, tepat fungsi, berkualitas, dan memberikan manfaat jangka panjang.
Pembangunan drainase Karangrejo menjadi salah satu wujud nyata bahwa pembangunan infrastruktur permukiman tidak sekadar mengejar capaian fisik, tetapi harus mampu menjawab persoalan lingkungan dan kebutuhan masyarakat secara langsung.
Di bawah kepemimpinan Plt. Bupati Ahmad Baharudin, S.M., M.M., Pemkab Tulungagung terus mendorong pembangunan yang memiliki nilai manfaat dan dampak nyata, sehingga setiap infrastruktur yang dibangun mampu menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(tot)
