Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan
  • Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin
  • *”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*
  • *Skandal Perselingkuhan Guncang Desa Kedungdowo Kec.Arjasa Situbondo Jawa Timur ,Suami Buka Suara*
  • Perhutani KPH Bondowoso Gelar Rapat Evaluasi Pekerjaan Semester I Tahun 2026
  • *Bertempat Di Aula MTS Fathus Salafi , XLSMART Menggelar Workshop “Bijak Bermedsos di Era Digitalisasi”*
  • *Workshop XLSMART Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial di Era Digitalisasi*
  • Bhabinkamtibmas Desa Boro Monitoring Penanaman Jagung di Desa Binaan
Senin, 22 Juni 2026 - 02:55 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Ribuan PPPK Paruh Waktu Datangi Kantor DPRD Tulungagung Tuntut Kesejahteraan

RedaksiRabu, 11 Februari 2026 - 23:03 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
1000874847
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

PGRI berharap proses penataan yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dilakukan secara matang agar tidak merugikan guru. Karena kewenangan ada di Dinas Pendidikan.

“Dan itu kami memahaminya. Namun alangkah baiknya jika penataan tersebut dikoordinasikan lebih dulu, sehingga tidak terjadi kondisi seperti yang kami sampaikan,” tandasnya.

Yang lebih miris lagi, kata Suryono, masih ada guru yang sebelumnya menerima honor daerah serta tambahan penghasilan, namun setelah dipindahkan justru tidak lagi menerima TPG karena kekurangan jam mengajar. Padahal di tempat asal masih terjadi kekurangan guru, sementara di tempat baru jam mengajar tidak terpenuhi.

Baca Juga:  Wabub Ahmad Baharudin Bersama Disnakkeswan Tulungagung Dukung Upaya Peternak Kambing PE Jerabang Dapatkan Penetapan Galur Resmi dari Pemerintah

Suryono menyebut sebelum perubahan status, guru honorer tingkat SD menerima sekitar Rp350 ribu per bulan dan SMP sekitar Rp400 ribu dari pemerintah daerah. Dan sebagian juga masih mendapatkan tambahan dari dana BOS sekolah yang besarannya variatif.

“Ketika masih honorer, ada honor dari daerah dan tambahan dari sekolah melalui dana BOS. Namun setelah menjadi paruh waktu, hanya menerima sekitar Rp350 ribu karena dana BOS sekarang tidak boleh digunakan untuk itu. Jadi justru penghasilannya turun,” terangnya.

Baca Juga:  *"Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop "Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart"*

Disampaikannya juga, jumlah guru PPPK paruh waktu yang terdampak kondisi tersebut di Kabupaten Tulungagung mencapai sekitar 600 orang, baik jenjang SD maupun SMP yang mana pada Persoalan ini menjadi perhatian bersama.

“Penataan tenaga pendidik tetap mengedepankan prinsip keadilan dan tidak berdampak pada menurunnya kesejahteraan guru yang pada akhirnya berpengaruh terhadap kualitas pendidikan,” tutupnya. (Nuha)

1 2
Demo DPRD Tulungagung Dinas Pendidikan Tulungagung PGRI Tulungagung PPPK Paruh Waktu
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Pj. Sekda Tri Hariadi di Lantik Sebagai Ketua PMI Tulungagung Masa Bhakti 2026–2031, Ini Kata Plt.Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:49 WIB

*”Madrasah Aliyah Fathus Salafi Gelar Workshop “Jejak Digital: Dampak Positif & Negatif Era Digitalisasi Bersama XLsmart”*

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:25 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Perhutani KPH Bondowoso Gelar Rapat Evaluasi Pekerjaan Semester I Tahun 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:55 WIB

*Bertempat Di Aula MTS Fathus Salafi , XLSMART Menggelar Workshop “Bijak Bermedsos di Era Digitalisasi”*

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:45 WIB

*Workshop XLSMART Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial di Era Digitalisasi*

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53 WIB

Bhabinkamtibmas Desa Boro Monitoring Penanaman Jagung di Desa Binaan

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.