Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Jenjang IV
  • Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Masyarakat
  • Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025
  • Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.
  • Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri
  • Keadilan yang Terpaksa: Cerita Pilu Istri oknum Polisi di Situbondo Berdamai Demi Masa Depan Anak
  • Polres Situbondo Tetapkan Empat Orang Tersangka Perjudian Sabung Ayam di Mangaran
  • Ratusan Gamer Ramaikan Kapolres Cup Mobile Legends di Situbondo Jawa Timur
Kamis, 14 Mei 2026 - 07:04 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Hukum dan Kriminal

Satreskrim Polres Tulungagung Tangkap Tersangka Pencabulan Anak Tiri, Ini Motifnya

Kamis, 1 Februari 2024 - 13:58 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20240201 WA0020
Tersangka SD Insert: Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi saat diwawancarai sejumlah awak media usai konferensi pers di depan Mapolres setempat
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11.com,– Seorang ayah tiri berinisial SD (36) warga asal Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri diamankan Unit PPA Satreskrim Polres Tulungagung.
SD ditangkap polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak tirinya yakni Bunga (13) asal Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Teuku Arsya Khadafi usai konferensi pers yang bertempat di halaman Mapolres setempat, Kamis (01/02/2024).

“Tersangka SD ini juga merupakan ayah tiri korban,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan kronologi kejadian pada Minggu (06/08/2023) lalu sekira pukul 23.00 WIB dimana korban dijemput ayah tirinya di sebuah ponpes di Tulungagung dengan alasan nenek korban sedang sakit.

“Dengan alasan nenek korban sedang sakit, korban yang saat itu di salah satu ponpes dijemput tersangka dengan mengendarai sepeda motor Scoopy menuju ke daerah Sendang,” jelasnya.

Sesampainya di kawasan hutan pinus masuk wilayah Desa Kedoyo Kecamatan Sendang, tersangka berhenti dengan alasan buang air kecil.

Baca Juga:  Pulung Agustanto Caleg DPR RI Dapil Jatim 6 Sebut UMKM di Tulungagung Perlu Ditingkatkan Lagi

Tak lama kemudian, tersangka yang mengetahui korban masih duduk diatas jok motor langsung dipukulnya dari belakang hingga korban terjatuh ke tanah.

“Tak berhenti disitu, tersangka mencekik leher korban hingga pingsan yang selanjutnya tersangka mencabuli korban,” tambahnya.

Usai melakukan pencabulan lanjut Kapolres, tersangka meninggalkan korban yang tak berdaya di pinggir hutan pinus. Dan setelah korban sadarkan diri kemudian berjalan pulang kerumahnya meski sempat pingsan dua kali.

Korban yang ditemukan oleh warga kemudian diantar pulang dan setibanya di rumah korban menceritakan apa yang barusan dialaminya kepada saudaranya, yang selanjutnya keluarga korban melapor ke Polres Tulungagung.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan akhirnya pada Selasa (25/01/2024) sekira pukul 20.00 WIb petugas Satreskrim Polres Tulungagung yang diback up Polres Kediri berhasil menangkap tersangka yang saat bersama istri sirinya di tempat kosnya yakni di wilayah Pagi Kabupaten Kediri,” lanjutnya.

Baca Juga:  Bupati Gatut Sunu Pimpin Apel Ketupat 2026

Dari hasil penyidikan, Kapolres mengatakan, tersangka mengaku melakukan pencabulan terhadap korban karena sakit hati kepada ibu korban.

“Motif tersangka adalah karena sakit hati kepada ibu korban,” paparnya.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang diantaranya adalah hasil visum et repertum dan pakaian korban.

Atas perbuatannya, tersangka hingga kini masih dilakukan penahanan di Rutan Polres Tulungagung dan dijerat dengan pasal 76 D Jo pasal 81 ayat (1) dan (2) dan atau 76 E Jo pasal 82 ayat (1) UU RI nomor 23 tahun 2002 sebagai mana diubah UU RI nomor 35 tahun 2014 sebagaimana diubah dengan UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPU nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi Undang-Undang.

“Tersangka bakal terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara,” tutupnya.(win/ger)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Hadiri HUT PPNI ke-52, Ini Pesan Plt Bupati Tulungagung

Sabtu, 9 Mei 2026 - 16:43 WIB

Jamaah Calon Haji Tulungagung 1447 Hijriyah Diberangkatkan, Ini pesan Plt. Bupati Ahmad Baharudin

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:36 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pejabat Jenjang IV

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:53 WIB

Polres Situbondo Gelar Donor Darah dan Hapus Tato Gratis, Disambut Antusias Masyarakat

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:16 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:58 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.