Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Patut Di Contoh,.Kepedulian Haji Nono Zalwa Secara Sukarela Memperbaiki Jalan Rusak Di Desa Jangkar
  • Polisi Cek Distribusi Gas Melon di Situbondo, Pastikan Pasokan Lancar dan Stok Tersedia
  • Kajati Jatim Apresiasi Pengelolaan Agroforestry dan Wisata Hutan di Bondowoso
  • KPK OTT di Tulungagung, 16 Orang Diamankan Termasuk Bupati
  • Pemkab Jombang Tertibkan PKL di Zona Merah, Alun-Alun Kembali Bersih dan Nyaman
  • Kolaborasi Zulkifli Hasan dan Warsubi Percepat Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
  • Pemkab Jombang Launching Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Ribuan Warga Plandaan Terima Beras dan Minyak
  • Sinergi Tiga Pilar Penegak Hukum, Polres Bondowoso Bersama Kejari Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkrah
Minggu, 12 April 2026 - 00:24 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
You are at:Berita Utama » Daerah

SMP Negeri 2 Pare Gelar Apel, Ribuan Pelajar Ikrar Anti Kekerasan dan Ramadan Tanpa Petasan

redaksiSelasa, 10 Maret 2026 - 15:12 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260310 WA0000
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

KEDIRI, Liputan11.com – Semangat membangun sekolah yang aman dan berkarakter menggema kuat dari halaman SMP Negeri 2 Pare, Selasa (3/3/2026). Tepat pukul 07.00 WIB, ribuan pelajar berdiri tegak mengikuti Apel Ikrar Pencegahan Kekerasan di Sekolah dan Deklarasi Ramadan–Idul Fitri Tanpa Petasan yang digelar serentak se-Kabupaten Kediri.

Suara lantang para siswa membacakan ikrar menjadi penanda tekad bersama: memutus mata rantai perundungan, tawuran, dan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Di bulan suci Ramadan, komitmen itu diperluas dengan ajakan menjaga ketertiban dan keamanan, termasuk menolak penggunaan petasan yang kerap memicu kecelakaan dan keresahan warga.

Kepala SMP Negeri 2 Pare Niam Isbat Futhona S.Pd., M.M., menegaskan, bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan gerakan moral yang harus hidup dalam keseharian siswa.

Baca Juga:  Ribuan Warga Tiru Kidul Kediri Meriahkan Jalan Sehat LBH Elang Maut Indonesia, Rebutkan Hadiah Utama Sepeda Motor

IMG 20260310 WA0001

“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman. Tidak boleh ada ruang bagi bullying, intimidasi, apalagi kekerasan. Komitmen ini harus diwujudkan dalam sikap saling menghargai, saling menjaga, dan berani melapor jika melihat pelanggaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pendidikan karakter. Nilai kesabaran, empati, dan pengendalian diri harus tercermin dalam perilaku nyata, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Pare Habib Adnan turut memberikan pesan tegas kepada para pelajar. Ia mengingatkan bahwa penggunaan petasan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

Baca Juga:  Polres Kediri Gelar Sholat Ghoib Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

“Kami tidak ingin ada korban akibat petasan atau aksi kenakalan remaja selama Ramadan. Jadikan bulan suci ini sebagai momen memperbaiki diri, bukan justru mencari masalah,” ujarnya.

Sebagai simbol komitmen kolektif, para siswa membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi yang terbentang di halaman sekolah. Spanduk itu seketika penuh coretan nama menjadi saksi tekad generasi muda untuk menjaga sekolah tetap ramah anak dan bebas kekerasan.

Gerakan serentak ini menunjukkan langkah konkret dunia pendidikan di Kabupaten Kediri dalam membangun generasi berkarakter, berakhlak, dan bertanggung jawab. Pesannya jelas dan tanpa kompromi: sekolah harus aman, Ramadan harus nyaman, dan Idul Fitri dirayakan tanpa dentuman petasan melainkan dengan kedamaian dan kebersamaan. (Als)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Tertibkan PKL di Zona Merah, Alun-Alun Kembali Bersih dan Nyaman

Sabtu, 11 April 2026 - 04:01 WIB

Kolaborasi Zulkifli Hasan dan Warsubi Percepat Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 11 April 2026 - 03:32 WIB

Pemkab Jombang Launching Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Ribuan Warga Plandaan Terima Beras dan Minyak

Sabtu, 11 April 2026 - 03:05 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.