Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sinergi KPK dan Polri di Situbondo Jawa Timur, Sosialisasi Pencegahan Korupsi Pengelolaan APBD
  • Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung
  • Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite
  • HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan
  • Setengah Abad Berkarya, SMKN 2 Jombang Rayakan HUT ke-50 dengan Meriah Lewat Pawai Budaya Nusantara
  • Plt Bupati Tulungagung Hadiri Peringatan Hari Tari Dunia 2026
  • Prestasi Gemilang! Kabupaten Jombang Peringkat 4 Nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
  • Kapolres Situbondo Jawa Timur Pimpin Langsunh Kerja Bakti Bangun Jembatan Merah Putih Untuk Akses Warga dan Anak Sekolah di Jatibanteng
Kamis, 30 April 2026 - 11:44 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah

SMP Negeri 2 Pare Gelar Apel, Ribuan Pelajar Ikrar Anti Kekerasan dan Ramadan Tanpa Petasan

redaksiSelasa, 10 Maret 2026 - 15:12 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260310 WA0000
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

KEDIRI, Liputan11.com – Semangat membangun sekolah yang aman dan berkarakter menggema kuat dari halaman SMP Negeri 2 Pare, Selasa (3/3/2026). Tepat pukul 07.00 WIB, ribuan pelajar berdiri tegak mengikuti Apel Ikrar Pencegahan Kekerasan di Sekolah dan Deklarasi Ramadan–Idul Fitri Tanpa Petasan yang digelar serentak se-Kabupaten Kediri.

Suara lantang para siswa membacakan ikrar menjadi penanda tekad bersama: memutus mata rantai perundungan, tawuran, dan segala bentuk kekerasan di lingkungan pendidikan. Di bulan suci Ramadan, komitmen itu diperluas dengan ajakan menjaga ketertiban dan keamanan, termasuk menolak penggunaan petasan yang kerap memicu kecelakaan dan keresahan warga.

Kepala SMP Negeri 2 Pare Niam Isbat Futhona S.Pd., M.M., menegaskan, bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan gerakan moral yang harus hidup dalam keseharian siswa.

Baca Juga:  Hampir Ricuh, Petugas Gabungan Mendapatkan Perlawanan dari PKL

IMG 20260310 WA0001

“Sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman dan nyaman. Tidak boleh ada ruang bagi bullying, intimidasi, apalagi kekerasan. Komitmen ini harus diwujudkan dalam sikap saling menghargai, saling menjaga, dan berani melapor jika melihat pelanggaran,” tegasnya.

Ia menambahkan, Ramadan menjadi momentum strategis untuk memperkuat pendidikan karakter. Nilai kesabaran, empati, dan pengendalian diri harus tercermin dalam perilaku nyata, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Pare Habib Adnan turut memberikan pesan tegas kepada para pelajar. Ia mengingatkan bahwa penggunaan petasan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga berpotensi melanggar hukum.

Baca Juga:  Jelang Malam Puncak Gebyar Nusantara Gemilang, Para Peserta Antusias Tingkatkan Latihan

“Kami tidak ingin ada korban akibat petasan atau aksi kenakalan remaja selama Ramadan. Jadikan bulan suci ini sebagai momen memperbaiki diri, bukan justru mencari masalah,” ujarnya.

Sebagai simbol komitmen kolektif, para siswa membubuhkan tanda tangan pada spanduk deklarasi yang terbentang di halaman sekolah. Spanduk itu seketika penuh coretan nama menjadi saksi tekad generasi muda untuk menjaga sekolah tetap ramah anak dan bebas kekerasan.

Gerakan serentak ini menunjukkan langkah konkret dunia pendidikan di Kabupaten Kediri dalam membangun generasi berkarakter, berakhlak, dan bertanggung jawab. Pesannya jelas dan tanpa kompromi: sekolah harus aman, Ramadan harus nyaman, dan Idul Fitri dirayakan tanpa dentuman petasan melainkan dengan kedamaian dan kebersamaan. (Als)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Prestasi Gemilang! Kabupaten Jombang Peringkat 4 Nasional dalam Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

Senin, 27 April 2026 - 05:20 WIB

Sukses Raih Golden Trophy TOP BUMD 2026, Perumdam Tirta Kencana Jombang Jadi Rujukan Pemkab Blora

Jumat, 24 April 2026 - 18:01 WIB

Desa Sentul Launching Budidaya Ayam Petelur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan

Kamis, 23 April 2026 - 07:52 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sinergi KPK dan Polri di Situbondo Jawa Timur, Sosialisasi Pencegahan Korupsi Pengelolaan APBD

Kamis, 30 April 2026 - 10:43 WIB

Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Kamis, 30 April 2026 - 00:15 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite

Kamis, 30 April 2026 - 00:12 WIB

HUT Emas SMKN 2 Jombang, Wiwin Sumrambah Tegaskan Lulusannya Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Menjadi Pemimpin Masa Depan

Rabu, 29 April 2026 - 10:55 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.