Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • HUT Jombang ke-116, RSUD Ploso Gandeng PERDAMI Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 116 Pasien
  • RSUD dr. Iskak Tulungagung Jadi Pilot Project Integrasi Tiga Kebijakan JKN
  • *Laporan Dugaan Pencemaran Limbah PG Asembagus Situbondo Ditindaklanjuti, Ditreskrimsus Polda Jatim Periksa Pelapor AMPS*
  • Disdagrin Jombang Kembalikan Pedagang ke Dalam Pasar Ploso, Relokasi ke Terminal Batal
  • Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Pesisir Berjalan Sesuai Rencana dan Standar Regulasi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Buka Pameran Museum Daerah Tulungagung 2026, Enam Museum Ikut Ambil Bagian
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
Rabu, 30 September 2026 - 18:09 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Pendidikan

Cegah Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Ribuan Siswa – Siswi di Kabupaten Kediri Tanda Tangani Ikrar Bersama

Senin, 18 Maret 2024 - 17:44 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20240318 WA0035
Siswa - siswi menandatangani ikrar bersama cegah Kekerasan / bullying di lingkungan sekolah
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Cegah Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Ribuan Siswa – Siswi di Kabupaten Kediri Tanda Tangani Ikrar Bersama

KEDIRI,LIPUTAN11.COM,—
Masih maraknya kasus bullying yang terjadi di kalangan anak muda belakangan ini, membuat para siswa siswi di Kabupaten Kediri melakukan ikrar pencegahan.

Para siswa – siswi dari tiap sekolah mendeklarasikan ikrar pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah
Yang mana jumlahnya mencapai ratusan ribu pelajar.

Hal yang menarik perhatian kita adalah, saat ikrar ini turut digelar di tingkat SD sampai SMA se-Kabupaten Kediri dengan total pelajar mencapai 267.487 siswa. Selain membacakan ikrar, para siswa juga membubuhkan tandatangan sebagai bentuk kesepakatan bersama. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin mengatakan, kasus bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah bisa saja terjadi. Tak hanya antar siswa, bisa juga siswa dengan guru, termasuk orang tua terhadap guru.

Baca Juga:  Samapta Polres Situbondo Tebar Kepedulian untuk Santri di Ponpes Nurur Rahman

“Semua kita minta untuk saling menjaga, menghormati dan menyayangi. Kalaupun ada kekerasan yang terjadi di satuan pendidikan saya minta kepada seluruh kepala sekolah untuk segera diselesaikan secepat-cepatnya dan dicegah jangan sampai terulang,” kata Muhsin, Selasa (12/03/2024).

Pencegahan kasus bullying di lingkungan pendidikan diakui menjadi instruksi yang ditekankan Bupati Hanindhito Himawan Pramana.  Tak dipungkiri, kasus kekerasan muncul bermula dari kasus bullying. Untuk itu, Mas Dhito, sapaan akrabnya, meminta Dinas Pendidikan dan pihak sekolah dapat lebih peka memantau para siswanya.

Baca Juga:  Kolaborasi Spektakuler RSUD Jombang dan RSUD Ploso Meriahkan Karnaval Hasil Bumi HUT RI ke-80

Secara riil, lanjut Muhsin, di tingkat pemerintah Kabupaten telah dibentuk tim pencegahan tindak kekerasan di satuan pendidikan. Tim itu juga dibentuk sampai ke tingkat sekolah. 

“Tim ini dibentuk pada bulan Februari (kemarin), dengan pembentukan tim pencegahan tindak kekerasan kalaupun ada kekerasan baik itu bulying langsung bisa diselesaikan oleh sekolah,” ungkapnya.

Di sisi lain, bagi pelajar maupun orang tua siswa yang mengalami atau mendapati laporan tindak kekerasan di sekolah dapat mengadukan ke kepala sekolah, Dinas Pendidikan maupun melalui aplikasi Halo Mas Bup.

“Kita membuka seluas-luasnya tempat untuk menyampaikan informasi terkait yang terjadi di satuan pendidikan,” ujar Muhsin. (Ctr)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

HUT Jombang ke-116, RSUD Ploso Gandeng PERDAMI Gelar Operasi Katarak Gratis untuk 116 Pasien

Senin, 28 September 2026 - 20:53 WIB

RSUD dr. Iskak Tulungagung Jadi Pilot Project Integrasi Tiga Kebijakan JKN

Sabtu, 26 September 2026 - 11:37 WIB

*Laporan Dugaan Pencemaran Limbah PG Asembagus Situbondo Ditindaklanjuti, Ditreskrimsus Polda Jatim Periksa Pelapor AMPS*

Jumat, 25 September 2026 - 13:38 WIB

Disdagrin Jombang Kembalikan Pedagang ke Dalam Pasar Ploso, Relokasi ke Terminal Batal

Jumat, 25 September 2026 - 07:43 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.