Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani Bondowoso Berikan Edukasi Pelestarian Lingkungan pada Seminar Desa Lestari di Pujer
  • Unit Binmas Polsek Tulungagung Kota Dampingi Warga Laksanakan Pemeliharaan Tanaman Jagung
  • Dukung Program Gema Cantik Melesat di RSAR, Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Edukasi Ibu Hamil Soal Gizi
  • *Saya Diam Demi Keluarga,Dari Menelan Sakit Hingga Mencari Keadilan Kini Saya Bangkit”,Tangis HP Bongkar Borok Rumah Tangganya*
  • Polres Situbondo Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Jangkar
  • Proyek Irigasi Puton Rp156 Juta Dipertanyakan, Dinas Pertanian Belum Beri Penjelasan Soal Dua Tahun Anggaran
  • Humanis Dan Profesional, Polsek Kedungwaru Dampingi Rujukan Terlapor Ke RSJ Lawang
  • Plt Bupati Tulungagung Hadiri Tasyakuran Jamaah Haji 1448 H, Ajak Jamaah Jadi Teladan di Tengah Masyarakat
Senin, 13 Juli 2026 - 13:30 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Pendidikan

Cegah Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Ribuan Siswa – Siswi di Kabupaten Kediri Tanda Tangani Ikrar Bersama

Senin, 18 Maret 2024 - 17:44 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20240318 WA0035
Siswa - siswi menandatangani ikrar bersama cegah Kekerasan / bullying di lingkungan sekolah
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Cegah Kekerasan di Lingkungan Sekolah, Ribuan Siswa – Siswi di Kabupaten Kediri Tanda Tangani Ikrar Bersama

KEDIRI,LIPUTAN11.COM,—
Masih maraknya kasus bullying yang terjadi di kalangan anak muda belakangan ini, membuat para siswa siswi di Kabupaten Kediri melakukan ikrar pencegahan.

Para siswa – siswi dari tiap sekolah mendeklarasikan ikrar pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah
Yang mana jumlahnya mencapai ratusan ribu pelajar.

Hal yang menarik perhatian kita adalah, saat ikrar ini turut digelar di tingkat SD sampai SMA se-Kabupaten Kediri dengan total pelajar mencapai 267.487 siswa. Selain membacakan ikrar, para siswa juga membubuhkan tandatangan sebagai bentuk kesepakatan bersama. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Mochamad Muhsin mengatakan, kasus bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah bisa saja terjadi. Tak hanya antar siswa, bisa juga siswa dengan guru, termasuk orang tua terhadap guru.

Baca Juga:  Ditanya Peserta Aksi Damai Terkait Postingan Connie Bakrie, Waka Polres Tulungagung Tegaskan Polri Netral Dalam Pemilu 2024

“Semua kita minta untuk saling menjaga, menghormati dan menyayangi. Kalaupun ada kekerasan yang terjadi di satuan pendidikan saya minta kepada seluruh kepala sekolah untuk segera diselesaikan secepat-cepatnya dan dicegah jangan sampai terulang,” kata Muhsin, Selasa (12/03/2024).

Pencegahan kasus bullying di lingkungan pendidikan diakui menjadi instruksi yang ditekankan Bupati Hanindhito Himawan Pramana.  Tak dipungkiri, kasus kekerasan muncul bermula dari kasus bullying. Untuk itu, Mas Dhito, sapaan akrabnya, meminta Dinas Pendidikan dan pihak sekolah dapat lebih peka memantau para siswanya.

Baca Juga:  Kapolres Bersilaturahmi,Jaga Kamtibnas Dengan Dukungan Ulama Dan Ziarah Ke Makam Pahlawan

Secara riil, lanjut Muhsin, di tingkat pemerintah Kabupaten telah dibentuk tim pencegahan tindak kekerasan di satuan pendidikan. Tim itu juga dibentuk sampai ke tingkat sekolah. 

“Tim ini dibentuk pada bulan Februari (kemarin), dengan pembentukan tim pencegahan tindak kekerasan kalaupun ada kekerasan baik itu bulying langsung bisa diselesaikan oleh sekolah,” ungkapnya.

Di sisi lain, bagi pelajar maupun orang tua siswa yang mengalami atau mendapati laporan tindak kekerasan di sekolah dapat mengadukan ke kepala sekolah, Dinas Pendidikan maupun melalui aplikasi Halo Mas Bup.

“Kita membuka seluas-luasnya tempat untuk menyampaikan informasi terkait yang terjadi di satuan pendidikan,” ujar Muhsin. (Ctr)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani Bondowoso Berikan Edukasi Pelestarian Lingkungan pada Seminar Desa Lestari di Pujer

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:10 WIB

Unit Binmas Polsek Tulungagung Kota Dampingi Warga Laksanakan Pemeliharaan Tanaman Jagung

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:38 WIB

Dukung Program Gema Cantik Melesat di RSAR, Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo Edukasi Ibu Hamil Soal Gizi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:27 WIB

*Saya Diam Demi Keluarga,Dari Menelan Sakit Hingga Mencari Keadilan Kini Saya Bangkit”,Tangis HP Bongkar Borok Rumah Tangganya*

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:58 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.