Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
  • Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan
  • Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi
  • Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan
  • *AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*
  • *Kepala Sekolah (*Saiful Hasan 2 *) Penerima Program Revitalisasi di Situbondo Sampaikan Terima Kasih ke Kementrian Pendidikan Pemerintah Pusat dan Pemkab Situbondo*
  • Proyek Revitalisasi TK (*Saiful Hasan*) Rp700 Juta Tercium Amis: Material Diduga “Sunat” Spek, Mutu Bangunan Memprihatinkan
Selasa, 3 November 2026 - 20:09 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Dinas Pendidikan Luncurkan Aplikasi SIMPATUH BOSP, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Pengelolaan Dana Pendidikan Harus Berbasis Data dan Akuntabel

redaksiJumat, 11 September 2026 - 06:48 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260911 WA0015
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, Liputan11.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung mengembangkan inovasi SIMPATUH BOSP (Sistem Monitoring dan Pendampingan Berbasis Kepatuhan BOSP) sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), sekaligus memastikan setiap perencanaan dan penganggaran sekolah benar-benar berdampak terhadap peningkatan mutu pendidikan.

Inovasi tersebut diluncurkan Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di Pendopo Kongas Arum Kusumoning Bongso, Kamis (10/9/2026). Launching SIMPATUH BOSP dirangkai dengan Sosialisasi Perencanaan dan Penganggaran Sekolah yang Berdampak Menuju Transformasi Pendidikan yang Bermutu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Fajar Widariyanto, SP., M.M., Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Uun Sancahya Hendrayana Sukma, jajaran Dinas Pendidikan, MKKS SMP Negeri se-Kabupaten Tulungagung, K3S SD se-Kabupaten Tulungagung, serta operator sekolah.

SIMPATUH BOSP dirancang sebagai instrumen monitoring sekaligus pendampingan bagi satuan pendidikan agar proses perencanaan, penganggaran, hingga penggunaan dana BOSP dilakukan secara tepat, transparan, efektif, berbasis data, dan sesuai regulasi.

Melalui inovasi ini, Dinas Pendidikan tidak ingin pengelolaan dana sekolah berhenti pada pemenuhan administrasi. Setiap rupiah anggaran harus memiliki dasar kebutuhan yang jelas dan memberikan dampak nyata terhadap proses pembelajaran serta pelayanan pendidikan.

Plt Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, kepala sekolah, guru, bendahara, komite sekolah, operator, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan harus memiliki komitmen yang sama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga:  Berlangsung Sukses, Owner GOR Plosokuning Apresiasi Kejuaraan Bulutangkis Pendopo Cup 2 Tahun 2023

Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang. Karena itu, seluruh pihak yang mendapatkan amanah mengelola anggaran pendidikan wajib menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Penggunaan anggaran harus sesuai dengan ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administratif maupun substansi,” tegas Ahmad Baharudin.

Ia juga meminta berbagai temuan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang muncul setiap tahun tidak sekadar menjadi catatan, tetapi harus dijadikan bahan evaluasi dan perbaikan.

Kesalahan yang sama, menurutnya, tidak boleh terus berulang hanya karena lemahnya perencanaan maupun pengawasan,Ahmad Baharudin menekankan seluruh pengelolaan anggaran harus berbasis data.

Ia juga mengingatkan agar perencanaan sekolah tidak dilakukan dengan sekadar menyalin program dari tahun sebelumnya. Setiap satuan pendidikan memiliki kebutuhan dan kondisi yang berbeda sehingga perencanaan harus disusun berdasarkan persoalan serta kebutuhan nyata di lapangan.

Kepala sekolah, bendahara, komite sekolah, guru, operator, serta unsur terkait lainnya perlu dilibatkan sehingga setiap program memiliki dasar kebutuhan yang jelas, dapat dilaksanakan, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Ahmad Baharudin secara khusus menekankan agar pengelolaan keuangan sekolah tidak terlalu tersentralisasi pada kepala sekolah. Tata kelola anggaran harus dilakukan secara terbuka, terukur, dan melibatkan unsur yang memiliki tugas serta fungsi dalam pengelolaan pendidikan.

Setiap keputusan harus dapat dijelaskan dan dipertanggungjawabkan sehingga tidak menimbulkan kecurigaan maupun persoalan di kemudian hari,” katanya.

Ia menambahkan, program yang telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran harus benar-benar dilaksanakan untuk mendukung pelayanan pendidikan. Jangan sampai program yang sudah direncanakan justru tidak berjalan, kemudian muncul alasan bahwa anggaran tidak tersedia.

Baca Juga:  Bapenda Sosialisasikan PBB-P2 Tahun 2026, Bupati Tulungagung Sebut Capaian 2025 Sudah Lampaui Target

Sebagai bagian dari penguatan pengawasan, Pemerintah Kabupaten Tulungagung juga akan menurunkan tim Inspektorat untuk melakukan pendampingan terhadap lembaga pendidikan. Pendampingan tersebut diarahkan untuk memperbaiki tata kelola sekaligus mencegah kesalahan dalam pengelolaan anggaran.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung Fajar Widariyanto, SP., M.M., mengatakan, peluncuran SIMPATUH BOSP merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung memperkuat sistem perencanaan, penganggaran, dan pengelolaan dana pendidikan.

Program tersebut diarahkan agar tata kelola anggaran di satuan pendidikan semakin tertib, transparan, berbasis data, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Fajar Widariyanto menegaskan, perencanaan dan penganggaran sekolah tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban administratif. Setiap rupiah yang dikelola harus memiliki tujuan yang jelas dan memberikan dampak terhadap proses pembelajaran maupun pelayanan kepada peserta didik.

Karena itu, melalui SIMPATUH BOSP, kami mendorong sekolah menyusun perencanaan berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dengan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Menurut Fajar Widariyanto, keberhasilan SIMPATUH BOSP sangat bergantung pada komitmen seluruh unsur pendidikan. Kepala sekolah dan bendahara harus memahami tata kelola anggaran, sementara unsur sekolah, operator, dan komite turut memastikan perencanaan berjalan sesuai kebutuhan.

Peluncuran SIMPATUH BOSP menjadi langkah Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung untuk mendorong perubahan tata kelola dari sekadar memenuhi administrasi menuju perencanaan berbasis kebutuhan, penganggaran berbasis data, serta penggunaan anggaran yang benar-benar menghasilkan dampak bagi peserta didik.(tot)

Dinas Pendidikan Tulungagung Inovasi SIMPATUH BOSP Plt Bupati Tulungagung Tata Kelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP)
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Plt. Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Sosialisasi Implementasi ETPD, Bapenda Tulungagung Dorong Transaksi Non-Tunai Hingga Perdesaan

Senin, 2 November 2026 - 21:04 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan

Selasa, 3 November 2026 - 19:52 WIB

Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel

Selasa, 3 November 2026 - 18:40 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

Pengadaan Gabah DKPP Jombang Rp395,32 Juta Disorot, Harga Kontrak dan Proses Penunjukan Penyedia Perlu Transparansi

Selasa, 3 November 2026 - 06:49 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.