Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • *Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Kewirausahaan Tahun Anggaran 2026, Diskoperindag Situbondo Gelar Pelatihan Batik di Tempat Aula Desa Sumberkolak*
  • Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SMAN Jogoroto Juara 1 Chemical Engineering Competition X 2026
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Ikuti KAI JLS 100 Tulungagung
  • Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
  • Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
Selasa, 20 Oktober 2026 - 18:06 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Gelegar Malam Karangtalun Night Festival: Ajang Kreasi Seni Tradisional Dan Kreasi Kontemporer

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:17 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

f03ba0eb 2038 4a21 84ee 527810ff6b69

Tulungagung LIPUTAN11.COM, — Malam Karangtalun Night Festival digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Festival ini menjadi ajang unjuk kreasi seni warga dari 36 Rukun Tetangga (RT) se-desa, yang menampilkan beragam tarian tradisional dan kreasi kontemporer.

Warga tumpah ruah memadati area utama desa yang disulap menjadi panggung terbuka. Jalanan ditutup, lampu sorot dinyalakan, dan irama musik mengalun mengiringi langkah para penari dari anak-anak hingga dewasa. Suasana malam itu seolah menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa hadir lewat bahasa seni.

Drs. Agus Imam Wijayanto, M.Si, kepala desa Karangtalun dalam sambutannya menyebut festival ini sebagai manifestasi kekompakan warga sekaligus wujud pelestarian budaya di tengah derasnya arus modernisasi. Ia menekankan bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan, tetapi juga alat pemersatu.

Baca Juga:  Detektif Sungai Lakukan Kajian Tingkat Kesehatan Sungai Brantas Kota Kediri

“ Kegiatan bukan sekadar tontonan. Ini adalah jati diri kita sebagai bangsa yang kaya budaya. Saya bangga pada seluruh RT yang tampil dengan totalitas,” ujar Agus yang juga ikut tampil dengan kostum Dayak Apache.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Camat Kalidawir, Rusdianto, S.STP, MM, turut memberikan apresiasi atas antusiasme warga. Menurutnya, festival semacam ini mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan budaya.

“ bukan hanya selebrasi, ini bentuk edukasi. Warga dilibatkan langsung, dan itu penting dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya nasionalisme,” kata Rusdianto.

Bukan hanya seni pertunjukan, tata panggung, pencahayaan, dan kostum para peserta pun menjadi sorotan. Sentuhan profesional terlihat dalam detil dekorasi yang disiapkan secara swadaya oleh warga. Kreativitas lokal benar-benar menjadi roh utama acara ini.

Baca Juga:  Ahli Paparkan Pentingnya Peran Forensik dalam Penegakan Hukum

Festival berlangsung hingga larut malam dengan pertunjukan kolosal: tarian gabungan dari seluruh RT yang mengangkat tema perjuangan kemerdekaan. Gerakan serentak dan nyala api obor menambah dramatika di akhir acara, menciptakan momen haru yang membekas di benak penonton.

Karangtalun Night Festival, yang tahun ini digelar dalam skala besar, digadang menjadi agenda rutin tahunan. Bagi warga, ini lebih dari sekadar perayaan — ini adalah panggung bersama untuk merawat semangat gotong royong, seni, dan nasionalisme. (Tot)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

*Tingkatkan Kapasitas UMKM dan Kewirausahaan Tahun Anggaran 2026, Diskoperindag Situbondo Gelar Pelatihan Batik di Tempat Aula Desa Sumberkolak*

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Torehkan Prestasi Gemilang, Siswa SMAN Jogoroto Juara 1 Chemical Engineering Competition X 2026

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:13 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Ikuti KAI JLS 100 Tulungagung

Senin, 19 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Perhutani Bondowoso dan Rutan Situbondo Gelar Panen Raya Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:06 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.