Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025
  • Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.
  • Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri
  • Keadilan yang Terpaksa: Cerita Pilu Istri oknum Polisi di Situbondo Berdamai Demi Masa Depan Anak
  • Polres Situbondo Tetapkan Empat Orang Tersangka Perjudian Sabung Ayam di Mangaran
  • Ratusan Gamer Ramaikan Kapolres Cup Mobile Legends di Situbondo Jawa Timur
  • Hadiri HUT PPNI ke-52, Ini Pesan Plt Bupati Tulungagung
  • Jamaah Calon Haji Tulungagung 1447 Hijriyah Diberangkatkan, Ini pesan Plt. Bupati Ahmad Baharudin
Selasa, 12 Mei 2026 - 16:36 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Gelegar Malam Karangtalun Night Festival: Ajang Kreasi Seni Tradisional Dan Kreasi Kontemporer

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:17 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

f03ba0eb 2038 4a21 84ee 527810ff6b69

Tulungagung LIPUTAN11.COM, — Malam Karangtalun Night Festival digelar untuk memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80. Festival ini menjadi ajang unjuk kreasi seni warga dari 36 Rukun Tetangga (RT) se-desa, yang menampilkan beragam tarian tradisional dan kreasi kontemporer.

Warga tumpah ruah memadati area utama desa yang disulap menjadi panggung terbuka. Jalanan ditutup, lampu sorot dinyalakan, dan irama musik mengalun mengiringi langkah para penari dari anak-anak hingga dewasa. Suasana malam itu seolah menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan bisa hadir lewat bahasa seni.

Drs. Agus Imam Wijayanto, M.Si, kepala desa Karangtalun dalam sambutannya menyebut festival ini sebagai manifestasi kekompakan warga sekaligus wujud pelestarian budaya di tengah derasnya arus modernisasi. Ia menekankan bahwa kebudayaan bukan sekadar warisan, tetapi juga alat pemersatu.

Baca Juga:  Baksos Presisi Polres Tulungagung Bagikan 1000 Paket Sembako dan Pengobatan Gratis di Bandung

“ Kegiatan bukan sekadar tontonan. Ini adalah jati diri kita sebagai bangsa yang kaya budaya. Saya bangga pada seluruh RT yang tampil dengan totalitas,” ujar Agus yang juga ikut tampil dengan kostum Dayak Apache.

Turut Hadir dalam acara tersebut, Camat Kalidawir, Rusdianto, S.STP, MM, turut memberikan apresiasi atas antusiasme warga. Menurutnya, festival semacam ini mencerminkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan melalui pendekatan budaya.

“ bukan hanya selebrasi, ini bentuk edukasi. Warga dilibatkan langsung, dan itu penting dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya nasionalisme,” kata Rusdianto.

Bukan hanya seni pertunjukan, tata panggung, pencahayaan, dan kostum para peserta pun menjadi sorotan. Sentuhan profesional terlihat dalam detil dekorasi yang disiapkan secara swadaya oleh warga. Kreativitas lokal benar-benar menjadi roh utama acara ini.

Baca Juga:  Percepat Herd Immunity, Polres Tulungagung Gelar Vaksinasi Booster di Ngunut

Festival berlangsung hingga larut malam dengan pertunjukan kolosal: tarian gabungan dari seluruh RT yang mengangkat tema perjuangan kemerdekaan. Gerakan serentak dan nyala api obor menambah dramatika di akhir acara, menciptakan momen haru yang membekas di benak penonton.

Karangtalun Night Festival, yang tahun ini digelar dalam skala besar, digadang menjadi agenda rutin tahunan. Bagi warga, ini lebih dari sekadar perayaan — ini adalah panggung bersama untuk merawat semangat gotong royong, seni, dan nasionalisme. (Tot)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Perhutani KPH Bondowoso Hadiri Closing Meeting Evaluasi RTT Semester II Tahun 2025

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:12 WIB

Dishub Jombang Tegaskan Lahan Terminal Ploso Hanya Dipinjamkan untuk Penataan Pedagang, Bukan Alih Fungsi Pasar.

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:58 WIB

Ribuan Jamaah Padati Haul KH Abdul Wahab Chasbullah di Jombang, Wapres Gibran Gaungkan Semangat Persatuan dan Kemajuan Santri

Minggu, 10 Mei 2026 - 16:24 WIB

Keadilan yang Terpaksa: Cerita Pilu Istri oknum Polisi di Situbondo Berdamai Demi Masa Depan Anak

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:47 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.