Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
  • Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak
  • Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
  • Wasev TMMD ke-130 di Desa Pojok, Pembangunan Fisik Tunjukan Capaian Signifikan
  • Disperkim Tulungagung Perkuat Sanitasi Layak, Pembangunan Jamban Keluarga Dituntut Tepat Sasaran dan Akuntabel
Jumat, 6 November 2026 - 10:25 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Hearing Pajak MBLB Mandek, DPRD Kabupaten Blitar Soroti Absennya OPD

redaksiRabu, 8 April 2026 - 17:34 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260415 WA0035 e1776221828380
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11.com, Kabupaten Blitar

Rapat dengar pendapat (hearing) antara DPRD Kabupaten Blitar dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait sektor Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) berakhir tanpa hasil. Agenda yang dijadwalkan pada Rabu (08/04/2026) itu tidak dapat terlaksana karena seluruh OPD yang diundang tidak hadir.

Kondisi tersebut memicu tanggapan dari Ketua DPD Ormas Bidik Jawa Timur, Sultan Abimanyu. Ia menilai ketidakhadiran OPD secara bersamaan bukan sekadar kendala teknis, melainkan patut diduga adanya kepentingan tertentu di baliknya.

“Sulit jika ini dianggap hanya persoalan teknis. Ketidakhadiran secara kolektif menimbulkan tanda tanya dan perlu ditelusuri lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut Sultan, absennya OPD dalam forum resmi yang digelar oleh DPRD menunjukkan kurangnya penghormatan terhadap fungsi pengawasan legislatif. Padahal, undangan hearing tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Supriadi.

Baca Juga:  Wabup Tulungagung Berangkatkan Ratusan Peserta Jelajah Budaya Kawasan Candi Dadi

“Forum ini merupakan bagian dari mekanisme resmi pengawasan. Ketika OPD tidak hadir, tentu hal ini menjadi perhatian serius karena menyangkut kepentingan publik,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kemungkinan adanya penundaan pembahasan terkait Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 60 Tahun 2025 tentang pajak MBLB. Regulasi ini dinilai penting karena berhubungan dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan.

“Pembahasan regulasi ini sangat strategis. Kami berharap prosesnya berjalan terbuka dan tidak berlarut-larut, mengingat dampaknya terhadap penerimaan daerah,” jelasnya.

Perbub yang ditetapkan pada 13 Mei 2025 tersebut menjadi salah satu dasar dalam pengelolaan pajak sektor tambang di Kabupaten Blitar. Tanpa pembahasan yang komprehensif, implementasinya dikhawatirkan tidak berjalan optimal.

Baca Juga:  Nahas, Lansia di Rejotangan Tewas Kepalanya Tertimpa Pohon Jati di Lokasi Galian Batu

DPD Ormas Bidik Jawa Timur sendiri telah mengajukan permohonan hearing sejak 19 Januari 2026 dan terus melakukan pengawalan agar agenda tersebut dapat terlaksana.

Namun demikian, hingga hari pelaksanaan, kursi perwakilan OPD tetap kosong. Pimpinan rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blitar, M. Rifa’i, bersama Wakil Ketua Komisi II Suwito Saren Satoto akhirnya memutuskan untuk menunda hearing tersebut.

“Untuk sementara rapat kami tunda. Pengawasan tetap berjalan dan kami berharap ke depan seluruh pihak dapat lebih responsif dalam mengikuti agenda resmi,” ujar pimpinan rapat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak OPD Pemerintah Kabupaten Blitar belum memberikan keterangan resmi terkait ketidakhadiran mereka dalam hearing tersebut.(ATIK)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

*AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*

Minggu, 1 November 2026 - 09:39 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi

Kamis, 5 November 2026 - 11:40 WIB

Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak

Kamis, 5 November 2026 - 09:32 WIB

Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg

Kamis, 5 November 2026 - 09:02 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.