Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata
  • Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026
  • Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang
  • DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan
  • Sempat Kabur Ke Kalimantan,Akhirnya Pelaku Curanmor Burnik City Di Tangkap Oleh Resmob Polres Sirubondo 
  • *Jubir Aliansi Media Peduli Situbondo Soroti Buruknya Kualitas Udara di Sekitar PG Asembagus*
  • PJU Kabuh–Tapen Dikebut, 160 Titik Lampu Disiapkan untuk Terangi Jalur Menuju Kawasan Industri
  • Aroma ‘Makelar’ Proyek Irigasi Perpompaan Menyengat, Pengadaan Diduga Dikendalikan Supplier Paralon
Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:47 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Tulungagung

Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas, Plt Bupati Ahmad Baharudin: Simbol Pelestarian Sejarah dan Budaya Tulungagung

redaksiSabtu, 4 Juli 2026 - 07:01 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260703 WA0112
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, Liputan11.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) kembali menggelar Upacara Tradisi Jamasan Tombak Pusaka Kanjeng Kyai Upas di Griya Dalem Kanjengan Kepatihan, Jumat (3/7/2026). Tradisi tahunan yang digelar setiap bulan Suro tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan warisan budaya sekaligus memperkuat identitas daerah.

Prosesi jamasan tidak hanya dimaknai sebagai ritual membersihkan pusaka peninggalan leluhur, tetapi juga sebagai momentum untuk merawat sejarah, memperkuat nilai-nilai kearifan lokal, dan menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, SM, MM, hadir langsung dalam prosesi tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, kepala perangkat daerah, para camat, lurah, tokoh budaya, sesepuh Majelis Luhur Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI), Perkumpulan PERMADANI Cabang Tulungagung, keluarga besar Pringgo Koesoeman, Komunitas Wadya Wimbasara, serta berbagai elemen masyarakat.

Kehadiran berbagai unsur itu menunjukkan bahwa Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas telah berkembang menjadi agenda budaya yang menyatukan pemerintah, pegiat budaya, tokoh adat, dan masyarakat dalam upaya bersama menjaga warisan budaya Tulungagung.

Baca Juga:  Jelang Hingga Pengumuman Kenaikan BBM, Polres Tulungagung Lakukan Pengamanan di SPBU

Dalam sambutannya, Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan tradisi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulungagung, saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia penyelenggara dan semua pihak yang telah memberikan dukungan. Semoga Allah Yang Mahakuasa membalas segala pengabdian dan kerja keras dengan pahala serta keberkahan,” ujarnya.

Ia mengatakan, Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas merupakan tradisi luhur yang terus dipertahankan sebagai bentuk penghormatan terhadap peninggalan sejarah sekaligus ikhtiar menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur.

Menurutnya, pelestarian budaya tidak cukup hanya diwujudkan melalui seremoni tahunan, tetapi harus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar mengenal sejarah daerah, memahami kearifan lokal, dan memiliki kebanggaan terhadap identitas budaya Tulungagung.

“Tradisi ini merupakan wujud nyata komitmen kita dalam melestarikan budaya adiluhung. Di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, penghormatan kepada sejarah, serta semangat menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman,” katanya.

Ahmad Baharudin menambahkan, pelestarian budaya merupakan investasi jangka panjang dalam membangun karakter masyarakat. Tradisi, menurutnya, bukan sekadar peninggalan masa lalu, tetapi sumber nilai yang mampu memperkuat persatuan di tengah dinamika kehidupan modern.

Baca Juga:  Hadiri Bersih Desa Gombang, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ingatkan Warga Jaga Kerukunan

Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam Upacara Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas terus diwariskan kepada generasi penerus sehingga tumbuh menjadi kesadaran kolektif masyarakat untuk menghargai sejarah, menjaga persatuan, dan mencintai warisan budaya daerah.

Dalam sejarah Tulungagung, Tombak Kanjeng Kyai Upas dikenal sebagai pusaka yang memiliki nilai historis tinggi dan menjadi simbol kewibawaan pemerintahan pada masa lampau. Berbagai tradisi lisan yang berkembang di masyarakat juga menempatkan pusaka tersebut sebagai bagian penting dari identitas budaya daerah.

Prosesi jamasan sendiri mengandung makna filosofis sebagai simbol penyucian diri, penghormatan kepada sejarah, serta ungkapan rasa syukur kepada Allah Yang Mahakuasa. Melalui doa-doa yang dipanjatkan, masyarakat berharap Kabupaten Tulungagung senantiasa diberikan perlindungan, keselamatan, kedamaian, kesejahteraan, dan kemakmuran.

Melalui penyelenggaraan tradisi ini, Pemkab Tulungagung kembali menegaskan komitmennya menjadikan pelestarian kebudayaan sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah. Di tengah arus modernisasi, Jamasan Tombak Kanjeng Kyai Upas diharapkan terus menjadi warisan budaya yang hidup dan mampu memperkuat jati diri masyarakat Tulungagung. (tot)

Griya Dalem Kanjengan Kepatihan Pemkab Tulungagung Prosesi Jamasan Upacara Tradisi Jamasan Tombak Pusaka Kanjeng Kyai Upas
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Plt Bupati Ahmad Baharudin Kukuhkan 77 Paskibraka

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Jembatan Perintis Garuda Diresmikan Plt Bupati Tulungagung, Akses dan Ekonomi Warga Rejosari Kian Terbuka

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:57 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Tuntaskan Drainase Karangrejo, Perkim Tegaskan Infrastruktur Harus Berdampak Nyata

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:54 WIB

Pawai Budaya Semarakkan Gelar Potensi Desa Denanyar 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Perumdam Tirta Kencana Tampil Menonjol, Bawa Pesan Air dan Pelayanan dalam Karnaval Kemerdekaan Jombang

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:51 WIB

DPRD Kabupaten Blitar Bahas Perubahan KUA-PPAS 2026, Dorong Pemerataan Pembangunan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:01 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.