Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tabur Bunga Penuh Makna, Polres Bondowoso Kenang Para Perjuangan Pahlawan dan Kapolri Keempat
  • Fasilitasi Mediasi Di Balai Desa Ketowan ,*LAPORAN* Pasangan Duga’an Perselingkuhan Tetap Berjalan
  • Gudang Tembakau PT Sadhana Arifnusa Bondowoso Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta
  • Kapolres Situbondo Dorong Transformasi Digital, Inovasi SIPANTER Permudah Akses Layanan Polri untuk Masyarakat
  • Polisi Amankan Terduga Pencuri Sapi dari Amuk Massa di Banyuputih
  • Dalam Rangka Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Situbondo Gelar Turnamen Mini Soccer: Tim PJU Mengakui Keunggulan PKDI
  • DPRD Jombang Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025, Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Pelayanan Publik dan Optimalkan PAD
  • Perhutani KPH Bondowoso Bersama RS Bhayangkara Serahkan Kartu Prioritas Pelayanan Kesehatan kepada Karyawan
Rabu, 24 Juni 2026 - 22:24 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Ketua PAC GP Ansor Arjasa Tegas Tolak PT KEI Tanpa Kompromi

redaksiJumat, 21 November 2025 - 13:23 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251121 WA0060
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Kangean, Jawa Timur — Penolakan keras terhadap rencana survei seismik dan eksplorasi migas oleh PT KEI di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, semakin menguat. Dalam acara “Doa Bersama Cinta Tanah Leluhur” yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Arjasa pada Kamis (20/11/2025), perhatian publik tertuju pada orasi yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Arjasa.

Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Pulau Kangean berkumpul bersatu padu untuk menyuarakan penolakan mereka. Momentum ini dijadikan arena untuk menegaskan sikap organisasi pemuda Nahdlatul Ulama tersebut terhadap isu vital yang mengancam lingkungan dan mata pencaharian warga.

IMG 20251121 WA0060 1

GP Ansor Tolak Tambang Migas Demi Masyarakat

Husnul Taufik, Ketua PAC GP Ansor Arjasa, menyampaikan orasi yang membakar semangat massa. Dengan lantang, Taufik menyatakan sikap resmi organisasinya yang menolak tanpa kompromi rencana pertambangan migas di Kepulauan Kangean.

Baca Juga:  Peringati Isro’ Mi’roj 1447 H, Wabup Ahmad Baharudin Ajak Masyarakat Perkuat Karakter Bangsa dan Ukhuwah

“Kami PC GP Ansor Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean Menolak dengan tegas rencana tambang migas,” ujar Taufik di hadapan ribuan peserta aksi. Ia menekankan bahwa penolakan ini didasarkan pada prinsip perjuangan dan komitmen organisasi.

Taufik mengingatkan bahwa GP Ansor didirikan oleh para alim ulama dengan mandat untuk berdiri dan berjuang bersama masyarakat. Ia menegaskan bahwa kedaulatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Mengutip Falsafah Sesepuh: “Kalau Ikut, Jangan Takut”

Untuk memperkuat semangat penolakan, Husnul Taufik mengutip falsafah dari sesepuh, yang disampaikan dalam bahasa Madura:
“Mun takok jhe’ noro’ Mun noro’ jhe’ tako’ (Kalau takut tidak usah ikut, kalau ikut tidak usah takut),” seru Taufik, yang disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari massa aksi.

Baca Juga:  Pemkab Jombang Rayakan Hari Jadi Ke-115 dengan Lomba Kreasi Polo Pendem dan Flash Mob Gedruk 1.115 Penari

Kutipan ini secara implisit menantang semua pihak yang terlibat dalam aksi untuk tetap teguh dan berani memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan korporasi dan pemerintah.

Aksi doa bersama ini menegaskan bahwa penolakan terhadap PT KEI di Kangean bukan hanya muncul dari elemen masyarakat umum, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari organisasi kepemudaan berbasis keagamaan yang memiliki akar kuat di tingkat akar rumput.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pusat mendengarkan suara penolakan ini sebagai manifestasi dari kedaulatan rakyat.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Tabur Bunga Penuh Makna, Polres Bondowoso Kenang Para Perjuangan Pahlawan dan Kapolri Keempat

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:27 WIB

Fasilitasi Mediasi Di Balai Desa Ketowan ,*LAPORAN* Pasangan Duga’an Perselingkuhan Tetap Berjalan

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:50 WIB

Gudang Tembakau PT Sadhana Arifnusa Bondowoso Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp300 Juta

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:38 WIB

Kapolres Situbondo Dorong Transformasi Digital, Inovasi SIPANTER Permudah Akses Layanan Polri untuk Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:40 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.