Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • *XL SMART Kembali Gelar Workshop Strategi Perencanaan Masa Depan Cemerlang di Aula SMAN 2 Situbondo*
  • Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Wakil Administratur KSKPH Bondowoso Selatan
  • Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan, Polisi Ungkap Motifnya
  • Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
  • Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan
  • Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga
  • Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo
  • Dinsos Tulungagung Serahkan Bantuan Atensi Sentra Terpadu Kartini Bagi PPKS, Ini Kata Plt. Bupati Ahmad Baharudin
Selasa, 9 Juni 2026 - 18:45 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Ketua PAC GP Ansor Arjasa Tegas Tolak PT KEI Tanpa Kompromi

redaksiJumat, 21 November 2025 - 13:23 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251121 WA0060
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Kangean, Jawa Timur — Penolakan keras terhadap rencana survei seismik dan eksplorasi migas oleh PT KEI di Kepulauan Kangean, Kabupaten Sumenep, semakin menguat. Dalam acara “Doa Bersama Cinta Tanah Leluhur” yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Arjasa pada Kamis (20/11/2025), perhatian publik tertuju pada orasi yang disampaikan oleh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Arjasa.

Ribuan masyarakat dari berbagai desa di Pulau Kangean berkumpul bersatu padu untuk menyuarakan penolakan mereka. Momentum ini dijadikan arena untuk menegaskan sikap organisasi pemuda Nahdlatul Ulama tersebut terhadap isu vital yang mengancam lingkungan dan mata pencaharian warga.

IMG 20251121 WA0060 1

GP Ansor Tolak Tambang Migas Demi Masyarakat

Husnul Taufik, Ketua PAC GP Ansor Arjasa, menyampaikan orasi yang membakar semangat massa. Dengan lantang, Taufik menyatakan sikap resmi organisasinya yang menolak tanpa kompromi rencana pertambangan migas di Kepulauan Kangean.

Baca Juga:  Wujudkan Sitkamtibmas, Ratusan Sopir di Tulungagung Diberikan Edukasi Peraturan Lalu Lintas

“Kami PC GP Ansor Kecamatan Arjasa Kepulauan Kangean Menolak dengan tegas rencana tambang migas,” ujar Taufik di hadapan ribuan peserta aksi. Ia menekankan bahwa penolakan ini didasarkan pada prinsip perjuangan dan komitmen organisasi.

Taufik mengingatkan bahwa GP Ansor didirikan oleh para alim ulama dengan mandat untuk berdiri dan berjuang bersama masyarakat. Ia menegaskan bahwa kedaulatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat lokal adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Mengutip Falsafah Sesepuh: “Kalau Ikut, Jangan Takut”

Untuk memperkuat semangat penolakan, Husnul Taufik mengutip falsafah dari sesepuh, yang disampaikan dalam bahasa Madura:
“Mun takok jhe’ noro’ Mun noro’ jhe’ tako’ (Kalau takut tidak usah ikut, kalau ikut tidak usah takut),” seru Taufik, yang disambut tepuk tangan dan teriakan dukungan dari massa aksi.

Baca Juga:  Kapolsek Pakel Bersama Anggota Sambang ke Sejumlah Warkop di Wilayahnya, Ini Yang Disampaikannya

Kutipan ini secara implisit menantang semua pihak yang terlibat dalam aksi untuk tetap teguh dan berani memperjuangkan hak-hak mereka di hadapan korporasi dan pemerintah.

Aksi doa bersama ini menegaskan bahwa penolakan terhadap PT KEI di Kangean bukan hanya muncul dari elemen masyarakat umum, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari organisasi kepemudaan berbasis keagamaan yang memiliki akar kuat di tingkat akar rumput.

Masyarakat berharap pemerintah daerah dan pusat mendengarkan suara penolakan ini sebagai manifestasi dari kedaulatan rakyat.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

*XL SMART Kembali Gelar Workshop Strategi Perencanaan Masa Depan Cemerlang di Aula SMAN 2 Situbondo*

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:35 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Laksanakan Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Wakil Administratur KSKPH Bondowoso Selatan

Senin, 8 Juni 2026 - 13:59 WIB

Terduga Pelaku Pembunuhan di Banyuglugur Situbondo Diamankan, Polisi Ungkap Motifnya

Minggu, 7 Juni 2026 - 19:40 WIB

Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:14 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.