Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
  • Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
  • Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0
  • Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib
  • Buka TMMD ke-130 Tahun 2026, Plt. Bupati Tulungagung “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”
  • Ludruk Kontemporer “WUH” Tombo Ati Pikat Gen Z, Gedung Kesenian Jombang Dipadati Penonton
Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:03 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Kualitas Hotmix Proyek Jalan Curah Jeru Situbondo Diduga Bobrok, Warga Tuding Kerugian Negara Puluhan Juta Rupiah

redaksiSelasa, 25 November 2025 - 15:09 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251125 WA0148
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11Situbondo – Kualitas pekerjaan hotmix pada proyek Peningkatan Jalan ruas Curah Jeru (Dsn. Tengah) – Jalan Irigasi, Situbondo, menjadi sorotan tajam warga. Proyek senilai Rp. 248.692.600 yang bersumber dari APBD Kabupaten Situbondo, diduga kuat dikerjakan asal jadi oleh CV. MEDYATAMA. Warga menuding, kualitas buruk proyek ini mengindikasikan kerugian negara hingga puluhan juta rupiah.

Sejak beberapa hari terakhir, sorotan publik tertuju pada dugaan kualitas buruk proyek yang dikelola Dinas PUPP Kabupaten Situbondo, Bidang Bina Marga. Proyek hotmix sepanjang 368 meter ini menjadi perbincangan hangat akibat dugaan penyimpangan kualitas.

Hepi, warga Situbondo yang vokal, memimpin kritik terhadap proyek tersebut. Ia menuturkan, meski tampak mulus di permukaan, hasil pantauan langsung di lapangan mengungkap kejanggalan signifikan. Pengambilan sampel di beberapa titik menunjukkan ketebalan hotmix jauh di bawah spesifikasi. Hal ini mengindikasikan pengurangan volume material, yang diduga kuat dilakukan kontraktor.

Baca Juga:  Usai Aksi Damai Mahasiswa, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPRD Tulungagung

“Uang rakyat seperti dipermainkan. Kualitas pekerjaan ini sangat buruk, tidak sesuai anggaran,” tegas Hepi. Ia memperkirakan kerugian negara mencapai puluhan juta rupiah akibat penggunaan material di bawah standar.

Kritik Hepi tidak hanya tertuju pada kualitas pekerjaan, tetapi juga pada lemahnya pengawasan dari Dinas PUPP dan konsultan pengawas. Ia menduga adanya “kongkalikong” antara kontraktor, konsultan pengawas, dan pengawas dinas PUPP. “Apakah ada unsur kesengajaan dalam pembiaran kualitas buruk ini?” tanya Hepi, mempertanyakan komitmen Dinas PUPP dalam mengawal proyek yang dibiayai publik.

Baca Juga:  Perkuat Kompetensi Pelajar, SMPN 1 Kedungwaru Ajak Anak Didiknya Berkunjung ke Kantor DPRD Tulungagung

Hepi mendesak Bupati Situbondo, Mas Rio, untuk segera bertindak. Ia meminta pengecekan langsung ke lokasi proyek dan penindakan tegas terhadap pihak yang terlibat, jika terbukti bersalah. “Kami siap mempertanggungjawabkan temuan dan membantu pengujian material,” ujar Hepi, menegaskan transparansi dan akuntabilitas penggunaan uang negara.

Hepi juga mendesak Dinas PUPP untuk memberikan sanksi tegas kepada CV. MEDYATAMA, termasuk kemungkinan pem-blacklist-an dan proses hukum. “Berikan efek jera, jangan biarkan penyalahgunaan uang rakyat terus terjadi,” tegas Hepi.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi Dinas PUPP dan CV. MEDYATAMA untuk mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi terkait tuduhan tersebut.

Tim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:07 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.