Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ahmad Baharudin Resmi Jabat Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK
  • Wakil Walikota Kediri Hadiri Halal Bihalal Bersama PGRI, Tingkatkan Kualitas Pendidikan Untuk Kediri Mapan
  • Pj Sekda Endang Kartika Sari di Lantik Walikota Kediri
  • Mbak Walikota Kediri Hadiri Pelantikan Pengurus Gerkatin 2023–2028
  • Perkuat Sinergi Pembangunan Daerah Mbak Wali dan Gus Qowim Silaturahmi Ke PD Muhammadiyah
  • Wujudkan Kota Kediri Mapan, Mbak Wali dan Gus Qowim Silaturahmi ke Pondok Pesantren
  • Pembinaan Teknis Perhutani Perkuat Produktivitas Getah Pinus Secara Berkelanjutan oleh Kadivre Jatim
  • Tren Sepeda Listrik di Kalangan Anak Meningkat, Polisi Turun Tangan Edukasi Siswa SDN 3 Olean
Senin, 13 April 2026 - 18:42 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
You are at:Berita Utama » Update

Kualitas Hotmix Ruas Pasir Putih – Nyamplong Jadi Sorotan: Proyek Ratusan Juta Diduga Rugikan Negara, Pengawasan Dinilai Lemah

redaksiJumat, 7 November 2025 - 20:07 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251107 WA0189
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11 , SITUBONDO –

Kualitas proyek Pemeliharaan Berkala Jalan Ruas Pasir Putih – Nyamplong (R. 134) di Kabupaten Situbondo menjadi sorotan tajam. Proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah ini diduga kuat bermasalah dan berpotensi merugikan negara.

Warga Situbondo, Hepi, menjadi salah satu yang lantang menyuarakan dugaan kecurangan dalam proyek yang dikerjakan oleh CV SIVA MANDIRI KONSTRUKSI. Berdasarkan hasil pengamatannya langsung di lapangan, Hepi menemukan sejumlah kejanggalan yang mengindikasikan ketidaksesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Kualitas hotmix yang dikerjakan sangat buruk, jauh dari standar yang seharusnya,” ungkap Hepi. “Ketebalan aspal juga diduga tidak sesuai dengan ketentuan. Kami sebagai masyarakat merasa dirugikan dengan kualitas pekerjaan yang seperti ini.”

Baca Juga:  Polres Tulungagung Amankan 10 Tersangka Kasus Perjudian, Satu Diantaranya adalah Selebgram Cantik

Proyek dengan volume 366 meter ini memiliki anggaran sebesar Rp 274.746.448,55. Hepi memperkirakan potensi kerugian negara akibat proyek ini mencapai sekitar Rp 47.446.000, yang mengindikasikan adanya pengurangan volume dan mutu pekerjaan untuk keuntungan pribadi.

IMG 20251107 WA0190

Sorotan utama Hepi bukan hanya pada pelaksana proyek, tetapi juga pada lemahnya pengawasan. Ia menilai baik Konsultan Pengawas maupun Pengawas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Permukiman (DPUPP) Bidang Bina Marga Kabupaten Situbondo gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

“Lemahnya pengawasan membuka celah bagi pihak rekanan untuk melakukan kecurangan,” tegas Hepi. “Mereka seolah-olah leluasa mengambil keuntungan tanpa memperdulikan kualitas pekerjaan. Ini jelas merupakan bentuk pengkhianatan terhadap uang rakyat.”

Hepi mendesak pihak terkait untuk segera mengambil tindakan tegas. Ia menyerukan kepada Konsultan Pengawas dan Pengawas Dinas untuk lebih profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. “Mereka digaji dari uang rakyat, jadi mereka harus memastikan uang tersebut digunakan dengan benar dan menghasilkan infrastruktur yang berkualitas,” ujarnya.

Baca Juga:  Danlanal Banyuwangi Dampingi Menko Marves RI Hadiri Final Kompetisi Selancar WSL Championship Tour di G-Land Pantai Plengkung

Sebagai bentuk komitmennya dalam mengawal uang rakyat, Hepi mengaku telah mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan penyimpangan ini. Ia berjanji akan melaporkan kasus ini kepada pihak yang berwenang, termasuk Aparat Penegak Hukum (APH).

Kasus ini kini menjadi perhatian serius publik Situbondo. Masyarakat menanti tindakan nyata dari Dinas PUPP dan aparat hukum untuk mengusut tuntas dugaan “proyek asal jadi” ini. Harapan besar tertuju pada terwujudnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran negara, demi pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh masyarakat Situbondo.

Tim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.