Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
  • Hardiknas 2026 Jadi Panggung Prestasi, SMPN 1 Peterongan Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Unggul
  • May Day dan Ilusi Solusi: Saat Tuntutan Belum Menjadi Kebijakan
Rabu, 6 Mei 2026 - 16:46 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Banyuwangi

Malam Puncak Harmoni Gemilang Nusantara Jawa Timur 2022, Polresta Banyuwangi Kirim Tari Jejer Gandrung Kembang Menur

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 20:52 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220813 202405
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

BANYUWANGI.LIPUTAN11.COM – Setelah masuk menjadi salah satu perwakilan yang akan tampil dalam malam puncak Harmoni Gemilang Nusantara Jawa Timur dari Polresta Banyuwangi terus melaksanakan latihan.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kasi Humas Iptu Moch. Agus Winarno mengatakan, ada 7 orang perwakilan dari Polresta Banyuwangi yang akan ikut tampil pada malam puncak Harmoni Gemilang Nusantara Jawa Timur 2022 yaitu 5 (lima) orang penari dan 2 (dua) orang model.

Ketujuh orang ini nanti akan tampil pada malam puncak pertunjukan Kolosal Harmoni Gemilang Nusantara pada pada hari Senin 15 Agustus 2022 mendatang di Ballroom Grand City Surabaya yang digelar oleh Polda Jatim.

IMG 20220813 202632

“Para talent perwakilan Polresta Banyuwangi sebelumnya menampilkan tarian Gandrung Kembang Menur yang sudah dua kali tampil di istana negara RI,” kata Iptu Agus, Sabtu (13/8/22). Namun menurut Kasi Humas para telent akan bergabung dengan 450 talent lainnya dalam pagelaran sendratari kolosal dengan mendapatkan segmen gunungan.

Baca Juga:  Lanal Banyuwangi Berhasil Gagalkan Upaya Penjualan Ribuan Baby Lobster.

Meskipun malam puncak Harmoni Nusantara masih akan digelar pada Senin 15 Agustus 2022 mendatang di Ballroom Grand City Surabaya, para talent sejak Selasa kemarin antusias dalam berlatih bersama talent dari Polres lainnya.

“Kami ingin bisa tampil maksimal dalam pentas Kolosal Harmoni Gemilang Nusantara yang digelar Polda Jatim nanti,” ujar Iptu Agus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polda Jawa Timur telah menggelar penjurian live kegiatan ini pada tanggal 30 hingga 31 Juli 2022 lalu di Gedung Mahameru Polda Jatim.

Perwakilan Polresta Banyuwamgi pada waktu itu membawakan tarian Jejer Gandrung Kembang Menur. Tari Gandrung merupakan salah satu kesenian dari Kabupaten Banyuwangi. Kata Gandrung berasal dari Bahasa Jawa yang berarti suka, cinta, dan pesona.

Baca Juga:  Mobil Senyum Polres Tulungagung Tiba di Panti Asuhan Ahmad Yani Al Muslimun, Bagikan Makan Bergizi Gratis untuk Bukber

“Tari Gandrung memiliki filosofi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, di antaranya adalah manusia dan keindahan, manusia dan tanggung jawab, manusia dan pandangan hidup, serta manusia dan harapan,” papar Kasihumas.

Lebih lanjut Iptu Agus menyampaikan bahwa gandrung bukanlah sekadar kesenian tari, hiburan atau menyambut tamu, Gandrung juga merupakan ikon Banyuwangi sebagai sarana pementasan rakyat, hingga instrumen perjuangan mengusir penjajah.

“Penari Gandrung adalah sosok yang kuat, berani, dan mempesona. Tari Gandrung juga bukan sekadar tontonan, tapi juga jadi tuntunan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi masyarakat Osing dan umumnya bagi masyarakat Banyuwangi,” lanjut Iptu Agus.

Gandrung memiliki empat unsur warna, yakni Hitam yang melambangkan kekuatan dan kewibawaan, Putih mewakili kesederhanaan dan kerendahan hati, Merah yang berarti keberanian, dan Emas yang merepresentasikan kemewahan, pesona, serta kecantikan. (Yanto/hms)

Harmoni Gemilang Nusantara Jawa Timur Kirim Tari Jejer Gandrung Kembang Menur Malam Puncak Polresta Banyuwangi
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 

Senin, 4 Mei 2026 - 18:07 WIB

Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:57 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.