Pencuri HP dan Perhiasan di Warung Makan JLS Tulungagung Berhasil Ditangkap Polisi
Tulungagung, liputan11.com, Unit Reskrim Polsek Besuki Polres Tulungagung berhasil mengungkap kasus pencurian sebuah HP dan perhiasan di salah satu warung makan yang ada di Jalur Lintas Selatan (JLS) Kecamatan Besuki. Korbannya Bu Kasimah (57) warga Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung.
Petugas berhasil menangkap terduga pelaku MJ (46) yang beralamatkan di Desa Karangsari, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.
Kapolres Tulungagung AKBP M. Taat Resdi melalui Kasihumas Ipda Nanang mengatakan pencurian terjadi pada Rabu (18/6/25), sekira pkl. 06.30 Wib. Saat itu korban bekerja sebagai penjual makanan di warung JLS Bu Kamti.
“Pada saat itu ada pembeli makanan dan pelapor melayani pembeli tersebut namun setelah pembeli tersebut dilayani dan meninggalkan lokasi warung makan, lalu pelapor menyadari bahwa satu buah Hp merk Redmi 13C dan dompet berisikan emas perhiasan milik pelapor telah hilang diambil oleh orang lain,” terang Kasihumas Ipda Nanang, Minggu (29/6/2025).
Merasa kehilangan barang berharga, korban kemudian ke Polsek Besuki untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Kemudian anggota Unit Reskrim Polsek Besuki dipimpin Kanit Reskrim IPDA Dwi Cipto B, SH bersama anggota melakukan serangkaian penyelidikan.
“Pada Rabu (22/6/25) sekira pkl. 15.00 Wib, petugas berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial MJ (46). Saat diamankan pelaku bersembunyi di daerah ladang masuk Desa Pucangan Kecamatan Kauman, Tulungagung”, sambungnya.
Petugas mengamankan pelaku beserta barang bukti 4 HP berbagai merk, 1 unit sepeda motor Honda Beat beserta kunci kontak tanpa plat nomor tanpa STNK tanpa BPKB, 1 buah helm, 1 celana dan 1 baju dibawa ke Polsek Besuki untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.
Dari hasil penyidikan, diketahui pelaku mengalami gangguan jiwa dan pernah dirawat di RSJ. Pelaku diketahui juga pernah mencuri di wilayah Karangrejo.
“Untuk barang bukti HP dan lainnya juga hasil curian dan proses penyidikan bisa dihentikan,” tandas Ipda Nanang. (Nuha/humas)



