Jombang,Liputan11.com -Pemerintah Kabupaten Jombang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang profesional dan berprestasi. Hal itu terlihat saat menerima kunjungan studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Blora terkait tata kelola Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Kabupaten Jombang, Jumat (22/05/2026), di Ruang Rapat Perumdam Air Minum Tirta Kencana Jombang.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Blora, Hj. Sri Setyorini, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Blora dan Perumdam Tirta Amerta Blora. Rombongan disambut Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., didampingi para asisten, kepala perangkat daerah terkait, serta Direktur Perumdam Tirta Kencana Jombang Khoirul Hasyim, S.Pd., M.Pd., beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Jombang Salmanudin menyampaikan bahwa kunjungan kedua dari Pemkab Blora ini merupakan tindak lanjut positif dari pertemuan sebelumnya yang berlangsung pada 23 April 2026 lalu. Menurutnya, kegiatan studi tiru semacam ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi demi kemajuan bersama.
“Melalui pertemuan ini kami berharap dapat saling berbagi pengalaman dan inovasi, khususnya dalam pengelolaan sektor air minum, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Salmanudin.
Pria yang akrab disapa Gus Wabup itu menjelaskan, Perumdam Tirta Kencana Jombang memiliki peran strategis sebagai BUMD yang bergerak di bidang pelayanan air bersih.
Tidak hanya sebatas menyediakan kebutuhan dasar masyarakat, namun juga menjadi bagian penting dalam mendukung kesehatan, kesejahteraan, serta pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Menurutnya, tata kelola perusahaan daerah yang baik menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pelayanan publik. Karena itu, Perumdam dituntut mampu menjalankan fungsi pelayanan secara optimal dengan tetap mengedepankan profesionalitas, efisiensi, dan keberlanjutan usaha.
Saat ini, lanjut Salmanudin, arah pengembangan Perumdam Tirta Kencana Jombang difokuskan pada peningkatan cakupan pelayanan air bersih, penguatan manajemen dan tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, hingga peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Oleh sebab itu, Pemkab Jombang terus mendorong peningkatan kualitas layanan BUMD, khususnya sektor air minum, agar semakin mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Melalui kegiatan studi tiru tersebut, Pemkab Jombang berharap Perumdam Tirta Kencana dapat memberikan berbagai informasi, pengalaman, serta praktik terbaik kepada Pemerintah Kabupaten Blora sebagai referensi dalam meningkatkan performa dan kualitas pelayanan BUMD air minum di daerahnya.
Selain itu, kerja sama dan pertukaran inovasi antar daerah diharapkan dapat terus terjalin secara berkelanjutan, khususnya dalam pengembangan sistem pengelolaan air minum yang profesional, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Ia mengaku kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Pemkab Blora dan Perumdam Tirta Amerta Blora untuk belajar langsung dari daerah yang dinilai sukses dalam mengelola perusahaan air minum daerah.
“Kunjungan kami ini untuk melihat secara langsung bagaimana tata kelola Perumdam Tirta Kencana Kabupaten Jombang hingga mampu meraih penghargaan enam kali berturut-turut. Karena itu, tidak salah jika Pemkab Blora memilih Jombang sebagai tujuan studi tiru,” ungkapnya.
Menurutnya, berbagai prestasi yang diraih Perumdam Tirta Kencana Jombang menjadi bukti nyata keberhasilan dalam membangun perusahaan daerah yang sehat, efektif, efisien, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Itu yang menjadi tujuan kami datang ke sini, untuk belajar dan mengadopsi sistem yang sudah berjalan baik di Jombang. Kalau belum bisa 100 persen, paling tidak kami bisa meniru 60 sampai 70 persen demi kemajuan pelayanan air bersih di Blora,” ujarnya.
Di akhir kunjungan, kedua pemerintah daerah sepakat bahwa kegiatan studi tiru ini menjadi langkah positif dalam memperkuat sinergi antardaerah, khususnya dalam pengelolaan BUMD sektor air minum. Melalui pertukaran pengalaman, inovasi, dan strategi pengelolaan yang baik, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat terus meningkat secara profesional, efektif, dan berkelanjutan.(im)
