Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB
  • Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan
  • Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Lantik Kadisnakertrans Sebagai Pj Sekdakab Tulungagung 
  • Ini Kasus Yang DiSorot LBH Cakra DPC Situbondo Karena DiNilai Mandek Sejak Tahun2023
  • Pasabber Polres Situbondo Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim di Panji dan Mangaran
  • May Day di Situbondo Diwarnai Dialog Interaktif dan Berbagi Sembako, Kapolres Siap Jadi Mitra Strategis Pekerja
Kamis, 7 Mei 2026 - 12:50 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Banyuwangi

Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Handphone dalam Kue Tart

Selasa, 14 Juni 2022 - 13:02 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20220614 125715
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

BANYUWANGI.LIPUTAN11.COM–Upaya penyelundupan handphone yang disembunyikan dalam kue tart, berhasil digagalkan petugas Lapas Banyuwangi Kanwil Kemenkumham Jatim. Senin, (13/6/2022).

Hal tersebut disampaikan Kalapas Banyuwangi, Wahyu Indarto, bahwa upaya penyelundupan tersebut berusaha dilakukan melalui layanan penitipan barang dan makanan. Namun dengan ketelitian petugas, handphone yang terbungkus rapi dalam kue tart tersebut gagal masuk ke dalam Lapas.

Menurut Kalapas Banyuwangi, kejadian bermula saat pengunjung atas nama DM dan AA sekira pukul 10.30 WIB mendaftar untuk menitipkan barang kepada kerabatnya yang menjalani pembinaan di Lapas Banyuwangi. Petugas dari awal sudah curiga dengan gelagat DM dan AA yang berbeda dengan pengunjung lainnya.

“Berdasarkan informasi dari petugas di bagian pemeriksaan, kedua orang tersebut memang menunjukkan gerak gerik yang mencurigakan” ujar Wahyu.

Pada saat menyerahkan barang di meja penggeledahan, lanjut Wahyu, memang kue tart yang akan dikirim tampak utuh. Namun sesuai dengan SOP yang berlaku, petugas kemudian membelah kue tart tersebut.

Baca Juga:  Aniaya Tetangganya, Pria Asal Desa Jeli Mendekam di Sel Tahanan

“Benar saja, ketika kue tart itu dibelah dan diangkat, terdapat sebuah handphone yang terbungkus rapi oleh plastik di bagian bawah kue” terangnya.

Berdasarkan data pada formulir pendaftaran, DM dan AA berniat mengirimkan barang tersebut kepada AR yang merupakan warga binaan asal Kecamatan Muncar, Banyuwangi. AR terjerat kasus narkotika dengan pidana 5 tahun 4 bulan.

Wahyu menyebutkan bahwa DM dan AA awalnya mengaku tidak mengetahui jika kue tart yang dibawanya berisi handphone. “Menurut pengakuannya, mereka hanya disuruh dan tidak mengetahui isi dari barang yang dikirimnya” imbuhnya.

Namun petugas tidak percaya begitu saja, DM dan AA kemudian dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan lebih lanjut.

“Dari pengembangan yang dilakukan oleh jajaran Keamanan dan Ketertiban (kamtib) bersama dengan jajaran Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) akhirnya DM dan AA mengaku bahwa memang handphone tersebut sengaja diselundupkan dalam kue tar untuk mengelabui petugas” urai Wahyu.

Baca Juga:  Perempuan Asal Kelurahan Kutoanyar Dilaporkan Ke Polisi, Ini Kasusnya

Warga binaan AR yang menjadi sasaran pengiriman dari barang terlarang tersebut juga dilakukan pemeriksaan. Ia pun tak mampu mengelak bahwa memang handphone tersebut sengaja dipesannya untuk digunakan di dalam Lapas.

“Berdasarkan keterangannya, AR memesan handphone tersebut kepada temannya dengan memanfaatkan layanan video call gratis yang ada di Lapas Banyuwangi” ungkapnya.

Wahyu pun mengatakan bahwa temuan tersebut juga dikoordinasikan dengan Satnarkoba Polresta Banyuwangi untuk dilakukan pengembangan, karena sasaran pengiriman merupakan warga binaan dengan kasus narkotika.

“Tadi Kanit Opsnal Reskoba Polresta Banyuwangi juga hadir langsung ke Lapas untuk melakukan pengembangan terkait dengan ada atau tidaknya indikasi transaksi barang terlarang” pungkas Wahyu. (Ynt/hum)

Banyuwangi dalam Kue Tart Gagalkan Penyelundupan Handphone Petugas Lapas
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Suntikan LPG Subsidi ke Tabung Portabel, Pemuda Asal Kauman Diamankan Satreskrim Polres Tulungagung

Kamis, 30 April 2026 - 00:15 WIB

Satreskrim Polres Tulungagung Amankan Pria Asal Banaran, Sita 135 liter BBM Jenis Partalite

Kamis, 30 April 2026 - 00:12 WIB

OTT di Tulungagung, KPK Tetapkan Bupati Gatut Sunu Wibowo dan Ajudan Tersangka

Minggu, 12 April 2026 - 05:42 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Tingkatkan Kesadaran Wajib Pajak, Bapenda Jombang Sosialisasikan Peran Strategis Opsen PKB dan BBNKB

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:40 WIB

Satpolairud Polres Situbondo Jawa Timur Intensif Patroli, Nelayan Diingatkan Prioritaskan Untik Keselamatan

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:03 WIB

Rabu, 6 Mei 2026 - 10:05 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Teken PKS Optimalisasi Aset Dukung Program KDMP

Senin, 4 Mei 2026 - 19:35 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.