Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Jombang Tertibkan PKL di Zona Merah, Alun-Alun Kembali Bersih dan Nyaman
  • Kolaborasi Zulkifli Hasan dan Warsubi Percepat Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
  • Pemkab Jombang Launching Bantuan Pangan Februari–Maret 2026, Ribuan Warga Plandaan Terima Beras dan Minyak
  • Sinergi Tiga Pilar Penegak Hukum, Polres Bondowoso Bersama Kejari Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkrah
  • Kapolres Situbondo Bagikan Ratusan Nasi Kotak Usai Salat Jumat
  • Perhatian Serius Polisi Ingatkan Kepada Siswa SMP di Situbondo Tidak Bawa Motor Sendiri ke Sekolah
  • Jumat Asri Desa Ngariboyo Jadi Bukti Kebersamaan Pemdes Dengan Warga
  • Pemkab Jombang Perkuat Komitmen Pengentasan RTLH, Bantuan Rp35 Juta per Unit Jadi Harapan Baru Warga
Sabtu, 11 April 2026 - 05:32 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
You are at:Berita Utama » Peristiwa

Pimpin Sterilisasi TKP Ledakan, Kapolres Situbondo Larang Warga Mendekat Radius 10 Meter

redaksiKamis, 19 Februari 2026 - 12:11 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260219 WA0036
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO – Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., memimpin langsung proses sterilisasi di lokasi ledakan yang merobohkan sebuah bangunan di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu siang (18/2/2026). Area di sekitar pusat ledakan kini diberi garis Polisi guna mengantisipasi potensi bahaya susulan yang bisa mengancam keselamatan warga.

Langkah pengamanan ketat ini diambil menyusul adanya dugaan aktivitas perakitan bahan peledak di lokasi tersebut. Untuk memastikan keamanan total, garis polisi dipasang melingkar dalam radius 10 meter dari titik pusat ledakan, dan warga dilarang keras melintasi area tersebut.

“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan TKP steril dan aman sepenuhnya. Sterilisasi area adalah harga mati karena kita tidak mau mengambil risiko jika ada pemicu ledakan susulan yang mungkin masih tertimbun di bawah reruntuhan puing-puing bangunan,” tegas AKBP Bayu.

Baca Juga:  Ngopi Bareng Bersama Awak Media, Kapolres Tulungagung Kenalkan Jargon Selaras

IMG 20260219 WA0007

Sambil menunggu tim ahli, personel Polres Situbondo bersama Tim Inafis mulai melakukan penyisiran di area luar untuk mengamankan barang bukti. Hasil identifikasi awal cukup mengejutkan; petugas menemukan puluhan butir petasan berukuran jumbo dalam kondisi sudah jadi. Temuan ini menjadi bukti kuat adanya aktivitas produksi bahan peledak ilegal di tengah permukiman penduduk.

Guna penanganan yang lebih mendalam, Polres Situbondo telah berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. Kehadiran ahli penjinak bom tersebut sangat dibutuhkan mengingat material peledak yang ditemukan memiliki daya rusak tinggi dan sifat yang sangat sensitif.

“Kami bekerja secara profesional dan ekstra hati-hati. Mengingat material yang meledak ini memiliki dampak kerusakan yang besar, kami menunggu penyisiran teknis dari rekan-rekan Gegana. Peralatan khusus mereka diperlukan untuk mendeteksi sisa mesiu atau bahan peledak lain yang mungkin belum terpicu,” tambah Kapolres.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Rotasi PJU dan Dua Kapolsek, IPTU Andi Wiranata Tamba Jabat Kasat Reskrim Baru

 

AKBP Bayu juga sangat menyayangkan adanya oknum warga yang masih nekat merakit bahan berbahaya dengan dalih tradisi menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat.

IMG 20260219 WA0038

“Ini bukan lagi soal tradisi, ini murni pelanggaran hukum berat yang mengancam nyawa orang banyak. Penyelidikan akan terus kami kembangkan untuk mengungkap asal-usul bahan peledak ini dan siapa pemilik utamanya,” pungkasnya.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Sinergi Tiga Pilar Penegak Hukum, Polres Bondowoso Bersama Kejari Gelar Pemusnahan Barang Bukti Inkrah

Jumat, 10 April 2026 - 18:25 WIB

Kapolres Situbondo Bagikan Ratusan Nasi Kotak Usai Salat Jumat

Jumat, 10 April 2026 - 18:21 WIB

Perhatian Serius Polisi Ingatkan Kepada Siswa SMP di Situbondo Tidak Bawa Motor Sendiri ke Sekolah

Jumat, 10 April 2026 - 18:10 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.