Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan
  • Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
  • Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak
  • Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental
  • Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi
  • Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027
  • Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
  • Hadiri Bersih Desa Gombang, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ingatkan Warga Jaga Kerukunan
Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:01 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Pimpin Sterilisasi TKP Ledakan, Kapolres Situbondo Larang Warga Mendekat Radius 10 Meter

redaksiKamis, 19 Februari 2026 - 12:11 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260219 WA0036
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO – Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., memimpin langsung proses sterilisasi di lokasi ledakan yang merobohkan sebuah bangunan di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu siang (18/2/2026). Area di sekitar pusat ledakan kini diberi garis Polisi guna mengantisipasi potensi bahaya susulan yang bisa mengancam keselamatan warga.

Langkah pengamanan ketat ini diambil menyusul adanya dugaan aktivitas perakitan bahan peledak di lokasi tersebut. Untuk memastikan keamanan total, garis polisi dipasang melingkar dalam radius 10 meter dari titik pusat ledakan, dan warga dilarang keras melintasi area tersebut.

“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan TKP steril dan aman sepenuhnya. Sterilisasi area adalah harga mati karena kita tidak mau mengambil risiko jika ada pemicu ledakan susulan yang mungkin masih tertimbun di bawah reruntuhan puing-puing bangunan,” tegas AKBP Bayu.

Baca Juga:  Aksi Nyata PASSABER: Polisi Situbondo Berikan Perhatian Khusus bagi Anak Cerebral Palsy

IMG 20260219 WA0007

Sambil menunggu tim ahli, personel Polres Situbondo bersama Tim Inafis mulai melakukan penyisiran di area luar untuk mengamankan barang bukti. Hasil identifikasi awal cukup mengejutkan; petugas menemukan puluhan butir petasan berukuran jumbo dalam kondisi sudah jadi. Temuan ini menjadi bukti kuat adanya aktivitas produksi bahan peledak ilegal di tengah permukiman penduduk.

Guna penanganan yang lebih mendalam, Polres Situbondo telah berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. Kehadiran ahli penjinak bom tersebut sangat dibutuhkan mengingat material peledak yang ditemukan memiliki daya rusak tinggi dan sifat yang sangat sensitif.

“Kami bekerja secara profesional dan ekstra hati-hati. Mengingat material yang meledak ini memiliki dampak kerusakan yang besar, kami menunggu penyisiran teknis dari rekan-rekan Gegana. Peralatan khusus mereka diperlukan untuk mendeteksi sisa mesiu atau bahan peledak lain yang mungkin belum terpicu,” tambah Kapolres.

Baca Juga:  Sinergi Pemkab Situbondo dan Perhutani KPH Bondowoso dalam Gerakan Penanaman Pohon Peringatan Hari Bumi 2026

 

AKBP Bayu juga sangat menyayangkan adanya oknum warga yang masih nekat merakit bahan berbahaya dengan dalih tradisi menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat.

IMG 20260219 WA0038

“Ini bukan lagi soal tradisi, ini murni pelanggaran hukum berat yang mengancam nyawa orang banyak. Penyelidikan akan terus kami kembangkan untuk mengungkap asal-usul bahan peledak ini dan siapa pemilik utamanya,” pungkasnya.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Polres Bondowoso Ungkap Kasus Pencurian Sepeda Motor , Satu Pelaku Ditangkap dan Satu Masuk DPO

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:26 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:33 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.