Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
Selasa, 22 September 2026 - 03:55 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Pimpin Sterilisasi TKP Ledakan, Kapolres Situbondo Larang Warga Mendekat Radius 10 Meter

redaksiKamis, 19 Februari 2026 - 12:11 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260219 WA0036
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO – Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., memimpin langsung proses sterilisasi di lokasi ledakan yang merobohkan sebuah bangunan di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu siang (18/2/2026). Area di sekitar pusat ledakan kini diberi garis Polisi guna mengantisipasi potensi bahaya susulan yang bisa mengancam keselamatan warga.

Langkah pengamanan ketat ini diambil menyusul adanya dugaan aktivitas perakitan bahan peledak di lokasi tersebut. Untuk memastikan keamanan total, garis polisi dipasang melingkar dalam radius 10 meter dari titik pusat ledakan, dan warga dilarang keras melintasi area tersebut.

“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan TKP steril dan aman sepenuhnya. Sterilisasi area adalah harga mati karena kita tidak mau mengambil risiko jika ada pemicu ledakan susulan yang mungkin masih tertimbun di bawah reruntuhan puing-puing bangunan,” tegas AKBP Bayu.

Baca Juga:  LPBI MWC NU Tanggunggunung Bantu Evakuasi Mayat Penjual Bakso di Pantai Sine

IMG 20260219 WA0007

Sambil menunggu tim ahli, personel Polres Situbondo bersama Tim Inafis mulai melakukan penyisiran di area luar untuk mengamankan barang bukti. Hasil identifikasi awal cukup mengejutkan; petugas menemukan puluhan butir petasan berukuran jumbo dalam kondisi sudah jadi. Temuan ini menjadi bukti kuat adanya aktivitas produksi bahan peledak ilegal di tengah permukiman penduduk.

Guna penanganan yang lebih mendalam, Polres Situbondo telah berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. Kehadiran ahli penjinak bom tersebut sangat dibutuhkan mengingat material peledak yang ditemukan memiliki daya rusak tinggi dan sifat yang sangat sensitif.

“Kami bekerja secara profesional dan ekstra hati-hati. Mengingat material yang meledak ini memiliki dampak kerusakan yang besar, kami menunggu penyisiran teknis dari rekan-rekan Gegana. Peralatan khusus mereka diperlukan untuk mendeteksi sisa mesiu atau bahan peledak lain yang mungkin belum terpicu,” tambah Kapolres.

Baca Juga:  Ribuan Warga Tiru Kidul Kediri Meriahkan Jalan Sehat LBH Elang Maut Indonesia, Rebutkan Hadiah Utama Sepeda Motor

 

AKBP Bayu juga sangat menyayangkan adanya oknum warga yang masih nekat merakit bahan berbahaya dengan dalih tradisi menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat.

IMG 20260219 WA0038

“Ini bukan lagi soal tradisi, ini murni pelanggaran hukum berat yang mengancam nyawa orang banyak. Penyelidikan akan terus kami kembangkan untuk mengungkap asal-usul bahan peledak ini dan siapa pemilik utamanya,” pungkasnya.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB

Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur

Kamis, 17 September 2026 - 18:05 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.