Pisah Sambut Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Rahadi Puspita Bintara Pamit, Pak Suko Siap Lanjutkan Kepemimpinan

Tulungagung, Liputan11.com – Dengan suasana haru dan hangat , di gelar acara pisah sambut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung beserta jajaran Administrator dan Pegawai di lingkup Dinas Pendidikan setempat. Momentum ini menandai berakhirnya masa bakti Rahadi Puspita Bintara di instansi tersebut dan dimulainya nakhoda baru di bawah kendali Pelaksana Tugas (Plt).
Rahadi Puspita Bintara, yang akrab disapa Pipit, dalam sambutanya menyampaikan kilas balik perjalanannya memimpin Dinas Pendidikan selama kurang lebih 4,5 tahun. Ia mengungkapkan rasa syukur atas berbagai prestasi yang berhasil ditorehkan berkat kerja keras seluruh tim.
Meski demikian, dengan kerendahan hati, Pipit menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama menjabat.
”Saya memohon maaf jika masih ada capaian target yang belum terpenuhi, serta mohon maaf bila ada salah dan khilaf selama saya menjabat,” ungkapnya.
Pipit yang kini mengemban amanah baru sebagai Sekretaris DPRD Kabupaten Tulungagung menaruh harapan besar agar dunia pendidikan di Tulungagung semakin melesat. Ia optimistis di bawah pimpinan Plt Kepala Dinas yang baru, Tulungagung mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih unggul.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Tulungagung, Suko Winarno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Rahadi Puspita Bintara. Menurutnya, kepemimpinan Pipit telah membawa kemajuan signifikan, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
”Kami atas nama keluarga besar Dinas Pendidikan menyampaikan terima kasih atas dedikasi Bapak Rahadi selama 4,5 tahun ini. Prestasi yang ada akan kami jadikan pijakan untuk melangkah ke arah yang lebih baik lagi,” ujar Suko.
Suko Winarno, yang juga menjabat sebagai Kepala Bapenda dan sebelumnya pernah memimpin BKPSDM Kabupaten Jember, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dinamika pendidikan di Tulungagung. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan infrastruktur pendidikan tetap mumpuni.
Terkait hal tersebut, pihak Dinas Pendidikan telah mengusulkan revitalisasi untuk 336 sekolah. Langkah strategis ini merupakan upaya nyata Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam memperlancar proses belajar mengajar serta meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh.
Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan pemberian cinderamata. (Ags)



