Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen
  • Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026
  • Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak
  • Pemkab Jombang Gelar POPKAB 2026 Piala Bupati, SMP Budi Utomo Perak Tampil Perkasa dengan Kemenangan 5-0
  • Satpol PP Jombang Perkuat Pengamanan Jombang Bersholawat, Pastikan Jamaah Aman dan Tertib
  • Buka TMMD ke-130 Tahun 2026, Plt. Bupati Tulungagung “Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”
  • Ludruk Kontemporer “WUH” Tombo Ati Pikat Gen Z, Gedung Kesenian Jombang Dipadati Penonton
Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:23 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Proyek Jalan Baderan-Taman Kursi Rp370 Juta Diduga Dikerjakan ‘Asal Rata’, Kualitas Jalan Dikorbankan!

redaksiMinggu, 7 Desember 2025 - 22:40 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251207 WA0170
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11SITUBONDO, Jawa Timur – Niat mulia Pemerintah Kabupaten Situbondo di bawah kepemimpinan Bupati Rio untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui infrastruktur jalan berkualitas kini ternoda. Proyek peningkatan jalan hotmix Ruas Baderan-Taman Kursi (R.84) di Kecamatan Sumbermalang, senilai Rp370.624.511,88, disorot tajam karena diduga dikerjakan asal Rata , mengancam kualitas dan ketahanan jalan yang seharusnya menopang roda perekonomian daerah.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. JITARA JAYA dengan volume 565 meter ini menjadi sorotan utama. Investigasi lapangan mengungkap indikasi pengerjaan yang jauh dari standar. Sumber yang enggan disebut namanya dari kalangan warga sekitar mengungkapkan, “Pengerjaan proyek tidak menggunakan Asphalt Finisher. Aspal langsung diturunkan dari dump truck dan diratakan secara manual, baru setelah itu dipadatkan.”7/12/2025

Baca Juga:  Transformasi Perizinan di Jombang: PINTER NGAJI Jadi Andalan Pelaku Usaha Mikro

Metode pengerjaan manual ini, yang bertentangan dengan standar pengerjaan jalan hotmix, memicu kekhawatiran terkait kualitas dan daya tahan aspal, terutama mengingat lokasi proyek di daerah pegunungan yang rawan terhadap perubahan cuaca dan beban kendaraan.

Kekhawatiran ini diperkuat oleh pengamatan Hepi, seorang warga Situbondo yang dikenal kritis terhadap pembangunan daerah. Setelah meninjau lokasi, Hepi menemukan sejumlah kejanggalan serius, termasuk dugaan pengurangan ketebalan aspal yang tidak sesuai standar. Berdasarkan perhitungan awal, potensi kerugian negara akibat kualitas buruk proyek ini diperkirakan mencapai Rp73.248.000.

“Seharusnya untuk di daerah pegunungan, pekerjaan lebih dimaksimalkan karena jalan tersebut akan digunakan dalam jangka waktu yang lama,” ujar Hepi kepada awak media. Ia juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan dari Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Kabupaten Situbondo.

Baca Juga:  Berbagi Kasih, Polsek Pare Sambangi Panti Asuhan Muhammadiyah Putra

Hepi mendesak Dinas PUPP untuk segera mengambil tindakan tegas. “Jika hal ini terus berlanjut, negara dan masyarakat akan dirugikan. Kami meminta Dinas PUPP segera mengevaluasi hasil kerja CV. JITARA JAYA dan meningkatkan pengawasan secara ketat agar proyek infrastruktur benar-benar sesuai standar kualitas yang ditetapkan,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk memastikan bahwa setiap proyek pembangunan, khususnya yang menggunakan dana publik, dilaksanakan dengan integritas dan sesuai standar yang berlaku. Peningkatan pengawasan dan evaluasi berkala sangat krusial untuk mencegah kerugian negara dan memastikan manfaat pembangunan infrastruktur dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Tim

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

RSUD Jombang Angkat Suara Hati Tenaga Kesehatan Lewat Buku, Kesehatan Mental Jadi Perhatian Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Sidak Proyek Pekerjaan Gorong-gorong dan Trotoar di Jalan Teuku Umar, Plt Bupati Tulungagung Targetkan Selesai Desember 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:20 WIB

Dinas Pertanian Serahkan Alsintan Pada Kelompok Tani, Plt. Bupati Tulungagung: Untuk Meningkatkan Produksi Padi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Plt Bupati Ahmad Baharudin Tinjau Revitalisasi Empat Los dan Pembenahan Fasilitas Pasar Ngemplak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:07 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.