JOMBANG,Liputan11.com – RSUD Jombang bersiap menghadirkan transformasi besar dalam pelayanan kesehatan melalui pembangunan gedung pelayanan terpadu setinggi 10 lantai. Proyek strategis ini bukan hanya menjadi solusi atas persoalan parkir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, tetapi juga menjadi langkah besar menuju rumah sakit daerah dengan fasilitas modern, nyaman, dan berstandar tinggi.
Semula, gedung baru tersebut hanya dirancang tujuh lantai. Namun setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, desain itu direvisi menjadi 10 lantai karena kebutuhan ruang dinilai jauh lebih besar, terutama untuk menampung area parkir kendaraan roda dua dan roda empat yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan dan ketidaknyamanan di lingkungan rumah sakit.
Direktur RSUD Jombang, dr. Pudji Umbaran, mengatakan perubahan itu merupakan hasil perhitungan matang agar pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar menambah bangunan fisik semata.
“Awalnya hanya tujuh lantai, tetapi setelah dihitung ulang ternyata kebutuhan parkir masih belum cukup. Karena itu langsung kami tingkatkan menjadi 10 lantai agar persoalan parkir bisa terselesaikan secara maksimal, baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat,” jelas dr. Pudji.
Ia menambahkan, saat ini dokumen perencanaan pembangunan sudah hampir rampung. Proposal proyek tersebut telah mencapai sekitar 90 persen dan dalam waktu dekat akan segera diajukan kepada Bupati Jombang untuk memperoleh persetujuan akhir.
“Proposal sudah hampir selesai dan segera kami ajukan kepada Abah Bupati. Harapannya, proses pembangunan bisa segera berjalan dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Gedung pelayanan terpadu ini akan dibangun di atas lahan eks Dinas Kesehatan yang berada di belakang kompleks RSUD Jombang. Lahan strategis dengan ukuran sekitar 25 x 150 meter itu dinilai sangat ideal untuk pembangunan vertikal sekaligus pengembangan jangka panjang.
Lebih dari sekadar gedung parkir, bangunan ini dirancang sebagai pusat layanan kesehatan terpadu yang modern dan representatif. Di dalamnya akan tersedia pelayanan rawat jalan reguler dan eksekutif, rawat inap VIP dan VVIP, layanan penunjang medis, hingga fasilitas Cathlab yang sangat vital untuk penanganan pasien jantung dan pembuluh darah.
Fasilitas lain yang juga disiapkan meliputi area resepsionis dan ruang tunggu yang nyaman, ruang rawat inap VVIP dan VIP, ruang Medical Check Up (MCU), area food court, poliklinik gigi dan mulut, poliklinik syaraf, ruang inap kelas 1, poliklinik eksekutif, ruang farmasi, hingga ruang radioaktif yang menunjang pelayanan medis berbasis teknologi tinggi.
Yang paling penting, kehadiran area parkir mobil dan motor dalam kapasitas besar diharapkan menjadi solusi permanen atas persoalan parkir yang selama ini menjadi sorotan masyarakat saat mengakses layanan kesehatan di RSUD Jombang.
Menariknya, pembangunan gedung megah ini tidak dilakukan secara mandiri oleh rumah sakit, melainkan melalui skema dukungan pemerintah pusat. Langkah ini diharapkan mempercepat realisasi proyek sekaligus memperkuat posisi RSUD Jombang sebagai rumah sakit rujukan utama dengan fasilitas yang semakin kompetitif.
Pembangunan gedung pelayanan terpadu 10 lantai ini menjadi simbol keseriusan RSUD Jombang dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan masa depan. Bukan hanya menghadirkan kenyamanan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan layanan medis terbaik tanpa harus dibayangi persoalan parkir dan keterbatasan fasilitas.
Jika terealisasi, gedung ini bukan sekadar bangunan baru—melainkan wajah baru pelayanan kesehatan Kabupaten Jombang.(im)