Sambut Ramadhan, IGTKI Tanggunggunung Gelar Megengan, ini Pesan Ustadz Eko Ali Sadikin

Tulungagung liputan11, Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) menggelar megengan bersama di Gedung TK Dharma Wanita Tanggunggunung Kabupaten Tulungagung, Jumat (13/2/2026), dengan tema membersihkan hati, mempererat silaturrahim, menjemput keberkahan di bulan suci Ramadhan.

Lantunan doa dan tahlil bersama bergema yang dipimpin Yulingsih, S. Pd, bendahara IGTKI Kecamatan Tanggunggunung.

Turut hadir di acara megengan, Ketua KPRI Dr. Suprianto, Mpd., Pengawas TK dari Korwil UPA SP, Setyohartiti, S.Pd., dan seluruh guru TK Se-kecamatan Tanggunggunung serta ketua Tanfidziyah MWCNU Tanggunggunung ustadz Eko Ali Sadikin yang didapuk menyampaikan mauidhoh hasanah.

Ketua IGTKI PGRI Kecamatan Tanggunggunung, Siti Romelah, S.Pd., dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur dan memberikan apresiasi atas antusiasme para guru TK. Ia berharap guru TK khususnya di Kecamatan Tanggunggunung harus terus menjaga kekompakan.

Baca Juga:  Pak Guru Komar Ketua PGSI Tulungagung Terpilih Jadi Kades PAW Desa Betak Kecamatan Kalidawir
IMG 20260213 WA0030.jpg
Foto bersama Megengan IGTKI Tanggunggunung

“Semoga kekompakan antar guru TK tetap terjalin dalam rangka sinergitas mengenalkan anak bangsa pada dunia sejak dini,” ujarnya.

Senada dengan Ketua IGTKI PGRI Kecamatan Tanggunggunung, pengawas TK, Setyohartiti, S. Pd turut mengapresiasi acara megengan yang kompak penuh kebersamaan. “Kegiatan ini membuktikan kuatnya kualitas pendidikan dalam menjaga tradisi, budaya dan religi sebagai cerminan karakter bagi peserta didik,” ungkapnya.

Sementara Dr. Supriyanto, S. Pd M., ketua PGRI Kecamatan Tanggunggunung menegaskan pendidik harus terus berinovasi dalam pengembangan metode pendidikan. Menurutnya tanpa inovasi, eksistensi pendidik akan tergerus oleh waktu.

“Apabila pendidik tidak mau berinovasi, maka akan menjadi bola salju yang tinggal menunggu waktu maka akan menggerus eksistensi instansi pendidikan kita,” tandasnya.

Pada acara inti Mauidhoh hasanah disampaikan oleh ustadz Eko Ali Sadikin ketua Tanfidziyah MWCNU Tanggunggunung. Dalam Mauidhohnya ustad Eko yang aktif dalam membangun karakter umat memberi pesan tentang pentingnya penanaman keiklasan.

“Bahwa penanaman keiklasan tingkat tinggi harus terus dikuatkan, karena buah dari keiklasan adalah keberkahan,” pesannya.

Baca Juga:  Polres Tulungagung Gencar Patroli, Tertibkan Ronda Sahur Dengan Sound System

“Guru TK adalah pahlawan pertama yang mengenalkan anak pada dunia. Dasar pendidikan anak ada pada taman kanak-kanak, maka kesempatan para guru untuk menanamkan karakter pada anak terutama pendidikan aklaq,” tuturnya.

Acara berlangsung khidmad dan kompak dengan semangat kekeluargaan diakhiri dengan pembacaan doa dan ramah tamah. (Nuha)

Berita Terkait

Back to top button