Situbondo Darurat Pengawasan: Proyek Rehabilitasi PUSTU Desa Tenggir Berjalan Tanpa Kontrol

liputan11Situbondo – Proyek rehabilitasi Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Tenggir, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, menuai sorotan. Saat awak media meninjau lokasi pada Kamis (13/11/2025), terlihat sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembangunan dengan susunan dinding yang mulai berdiri. Namun, ketika ditanya terkait gambar kegiatan,juga tidak memakai molen dan tidak ada pengawas lapangan dari pihak kontraktor maupun Dinas Terkait, mereka mengaku tidak mengetahui.

“Tidak tahu, Pak. Kami hanya pekerja, soal pengawas dan pelaksana kami tidak paham, ujar salah seorang pekerja di lokasi.
Proyek ini sendiri tercatat dalam papan informasi kegiatan dengan nilai kontrak mencapai Rp 205.216.887 Sumber dana berasal dari APBD Tahun 2025, dengan pelaksana CV. PUTRA KANGEAN, serta waktu pengerjaan selama 70 hari kalender.

Minimnya informasi di lapangan terkait kehadiran pengawas teknis maupun konsultan proyek memunculkan dugaan lemahnya kontrol dari pihak pelaksana maupun instansi terkait. Padahal, dalam setiap pekerjaan konstruksi, keberadaan pengawas sangat penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai standar serta mencegah potensi penyimpangan anggaran.

Proyek yang menyangkut fasilitas kesehatan masyarakat ini seharusnya menjadi prioritas, mengingat keberadaan Pustu sangat vital bagi warga Desa Tenggir dalam memperoleh layanan medis dasar. Jika pengawasan tidak berjalan optimal, dikhawatirkan hasil rehabilitasi tidak sesuai dengan perencanaan yang telah dianggarkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak dines kesehatan Situbondo maupun kontraktor pelaksanaan masih di upayakan dikonfirmasi terkait dugaan absennya pengawasan di lapangan.(tim)



